Viral Derek Liar Paksa Pengguna Tol, Ini Tanggapan Jasa Marga

HomeMetropolitanViral Derek Liar Paksa Pengguna Tol, Ini Tanggapan Jasa Marga

 

JAKARTA – Beredar cuplikan video yang viral di media sosial Instagram tentang pemaksaan yang dilakukan oleh oknum petugas derek liar terhadap pengguna tol yang kendaraannya mogok. Berdasarkan informasi pada video yang beredar, oknum derek liar yang memaksa untuk menarik kendaran truk tersebut berada di sekitar Km 02-03 Jalan Tol Dalam Kota arah Jakarta, atau sebelum Gerbang Tol Halim, diduga kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu (14/04).

Pihak operator jalan tol, Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) bersama dengan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) selaku service provider pengoperasian jalan tol langsung menindaklanjuti kabar tersebut dengan melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.

Hal ini dijelaskan oleh Manager Area JMTO wilayah Tol Dalam Kota & Prof. Dr. Ir. Soedijatmo, Bismark Purba. “Sesaat setelah mendapatkan informasi terkait video tersebut, petugas kami langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian, namun tidak ditemukan lagi baik oknum derek liar, maupun pengemudi truk tersebut,” ujarnya, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (15/4).

Bismark mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan Kepolisian, untuk penelusuran lebih lanjut terkait kejadian dimaksud.

Namun demikian, sebagai upaya pencegahan terhadap kejadian serupa, pihaknya bersama dengan Patroli Jalan Raya (PJR) melakukan pengawasan rutin terhadap derek liar di jalan tol, memasang rambu hanya derek resmi yang boleh beroperasi di jalan tol Jasa Marga pada akses masuk jalan tol, serta berkoordinasi dengan pihak Kepolisian setempat untuk proses penegakan hukum jika terbukti ditemukan pelanggaran oleh oknum derek liar.

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan kepada pengguna jalan agar senantiasa merasa aman dan nyaman saat melintasi jalan tol yang dikelolanya,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, General Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad Nasrullah menyampaikan, untuk mendapatkan layanan derek resmi Jasa Marga, pengguna jalan dapat menghubungi Call Center Jasa Marga di nomor 14080 atau melalui aplikasi Travoy 3.0 untuk bantuan dan informasi jalan tol.

“Selain melalui call center, pengguna jalan juga dapat menggunakan aplikasi Travoy 3.0 untuk bantuan dan informasi seputar tol. Aplikasi ini memiliki fitur Derek Online dan fitur Panic Shake,” tambahnya.

Fitur Derek Online dapat digunakan untuk pemesanan derek dan pemantauan progres penderekan secara real time. Saat ini Fitur Derek Online baru dapat digunakan di Jalan Tol Ruas Jagorawi, Dalam Kota Jakarta, Jakarta – Cikampek, Jakarta – Tangerang, Prof. Dr. Ir. Soedijatmo, JORR Seksi E, dan Cipularang – Padaleunyi.

Sementara fitur Panic Shake dapat digunakan untuk mendapatkan bantuan Petugas Jasa Marga pada saat situasi darurat. Caranya dengan menggoyangkan gadget yang dimiliki, hal ini guna memberikan sinyal kepada petugas Jasa Marga dan petugas akan segera mendatangi lokasi kejadian.

Selain itu, Nasrullah juga memohon partisipasi aktif pengguna jalan dalam melaporkan kendaraan derek yang dicurigai sebagai derek liar melalui Call Center Jasa Marga di nomor 14080.

“Cara membedakannya yang paling mudah adalah untuk kendaraan derek resmi Jasa Marga memiliki identitas korporasi seperti warna, logo perusahaan hingga keterangan derek resmi dan nomor call center yang tercantum dalam fisik kendaraan derek resmi kami,” tutup Nasrullah. (git/fin)

 

Baca Juga

Berita Terbaru