Misi Sempurna, MU Libas Tottenham 3-1
JAKARTA – Manchester United sukses menuntaskan misi balas dendam pada lanjutan Liga Inggris pekan ke-31 di Stadion Tottenham Hotspur, London, Minggu (11/4) malam. Di mana, pada pekan ke-4, MU dibantai Tottenham 1-6 di Old Trafford dengan sepuluh pemain.
Ya, berstatus sebagai tim tamu, Setan Merah berhasil mempermalukan Tottenham dengan skor meyakinkan 3-1. Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu menggelontorkan tiga gol berkat torehan Fred (57), Cavani (79) dan Mason Greenwood (90).
Dalam laga tersebut, Video Assistant Referee (VAR) sempat membuat misi balas dendam Manchester United pada Tottenham terhalang. Pasalnya, gol Edinson Cavani pada menit ke-36 tidak disahkan oleh wasit Chris Kavanagh.
VAR menilai, terciptanya gol itu, Scott McTominay sempat dianggap menyikut wajah Son Heung-min. Pemain asal Korea Selatan itu pun kemudian terjatuh dengan menunjukkan gestur kesakitan.
Dalam situasi yang masih panas, Tottenham malah berbalik unggul pada menit ke-40 lewat gol yang dilesakkan Son Heung-min usai meneruskan umpan Lucas Moura. Tottenham pun sukses menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Hingga turun minum babak pertama, tidak ada gol tambahan dari kedua tim. Skor masih bertahan 1-0 untuk keunggulan sementara The Lilywhites.
Memasuki babak ke dua, tepat pada menit ke-57, upaya serangan MU akhirnya membuahkan hasil. Fred sukses mencetak gol penyeimbang 1-1 usai melakukan kombinasi apik bersama Cavani dan Paul Pogba.
Kemudian pada menit ke-79, Cavani berhasil mencetak lewat sundulan terbangnya meneruskan umpan Mason Greenwood. MU unggul sementara 2-1 atas Tottenham.
Pada menit ke-90+5, MU berhasil menambah keunggulan melalui sepakan Mason Greenwond. Manchester United pun sukses menutup laga dengan kemenangan 3-1.
Terkait keputusan wasit dan VAR mendapatkan respon keras dari pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer usai pertemuan kedua tim.
"Saya harus bilang, apabila putra saya berbaring sampai tiga menit lamanya dan butuh 10 temannya untuk bangun hanya karena wajahnya terkena sesuatu oleh temannya yang lain, dia tidak akan mendapat jatah makan selama beberapa hari," kata Solskjaer kepada Sky Sports setelah laga.
Solskjaer lantas mengungkit insiden serupa yang terjadi dalam pertemuan pertama kedua tim musim ini ketika Anthony Martial harus diganjar kartu merah oleh wasit karena "memukul" Erik Lamela di Old Trafford awal Oktober 2020.
"Saya mengatakan ini karena hal serupa juga terjadi ketika pertandingan pertama kami melawan mereka musim ini," ujarnya.
Lantas, Pelatih Tottenham Jose Mourinho membela Son Heung-min yang menjadi sasaran kritik Solskjaer. Ketika dikonfrontasi oleh wartawan dalam jumpa pers pasca laga, Mourinho menilai Son sangat beruntung tidak punya ayah seperti Solskjaer.
"Saya cuma mau bilang, Sonny sangat beruntung ayahnya orang yang jauh lebih baik ketimbang Ole," kata Mourinho.
"Sebab saya pikir seorang ayah -saya juga seorang ayah- harus selalu menyediakan makanan anak-anaknya, tanpa peduli apa pun yang mereka lakukan," imbuhnya.
Kritikan untuk Son juga datang dari legenda Manchester United, Roy Keane. Ia merasa bahwa apa yang dilakukan Scott McTominay pada Son Heung-min bukanlah sebuah pelanggaran.
"Saya heran. Jika itu adalah pelanggaran [dalam proses 'gol' United], kita semua harus pulang," ketus Keane pada Sky Sports.
Tak cukup sampai di situ, Keane juga melabrak Son. Ia menyebut, aksi pemain asal Korea Selatan itu memalukan karena dianggapnya bersikap lebay.
"Untuk seorang pemain berguling-guling seperti itu memalukan. Itu tidak mungkin pelanggaran," tegasnya.
Sementara itu, pihak PGMOL sempat memberikan pernyataan terkait kontroversi yang terjadi di laga Tottenham vs Manchester United itu. Seperti dilansir Sky Sports, mereka menyatakan:
"Itu bukan bagian dari gerakan lari alami McTominay dan ceroboh," katanya.
Kekalahan ini membuat Tottenham masih tercecer di papan tengah klasemen. Klub London Utara itu kini duduk di peringkat ketujuh klasemen dengan nilai 49.
Sementara bagi MU kemenangan ini tak membuat pasukan Solskjaer beranjak dari posisi klasemen. MU masih bertengger di tangga kedua bermodalkan nilai 63. Mereka masih tertinggal 11 angka dari rival sekota Manchester City di singgasana. (der/fin)
Susunan Pemain
Tottenham XI: H. Lloris; S. Aurier, Reguilon, E. Dier, J. Rodon; P. Hojbjerg, T. Ndombele, G. Lo Celso; Lucas Moura, Son Heung-min, Harry Kane
Manchester United XI: D. Henderson; V. Lindelof, H. Maguire, L. Shaw, A. Wan-Bissaka; S. McTominay, Fred; P. Pogba, Bruno Fernandes, M. Rashford; E. Cavani