-advertisement-
-advertisement-
HomeNewsKang Dede, Buzzer Jokowi yang jadi Komisaris Pelni, Kini Batalkan Ceramah Karena...

Kang Dede, Buzzer Jokowi yang jadi Komisaris Pelni, Kini Batalkan Ceramah Karena Isu Radikalisme

JAKARTA- Komisaris Independen PT Pelayaran Nasional atau Pelni (Persero), Kristia Budiyarto alias Kang Dede kini jadi sorotan warga net setelah dirinya memecat sejumlah pejabat yang mengundang penceramah jelang Ramadan. Sebab para penceramah itu dikaitkan dengan isu radikalisme.

Lalu siapa Kristia Budiyarto alias Kang Dede ini? Dia adalah buzzer Joko Widodo-Maruf Amin pada Pilpres 2014 dan 2019.

Dia cukup dikenal di Twitter dengan nama akun @kangdede78. Kang Dede sudah aktif mendukung Jokowi sejak Pemilihan Gubernur DKI Jakarta bersama Basuki Tjahaja Purnama. Kang Dede kembali menjadi relawan Jokowi pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 dan Pilpres 2019.

Pada masa Pilpres 2019 lalu, Kang Dede berperan sebagai salah satu koordinator tim media sosial Jokowi-Ma’ruf. Kang Dede yang terbilang populer di Twitter berperan sebagai buzzer pasangan Jokowi-Ma’ruf untuk mendulang suara para pengguna media sosial.

Hingga kemudian, Jokowi kembali terpilih pada periode ke dua, Kang Dede akhirnya diangkat menjadi Komisaris Independen PT Pelni pada November 2020 oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

Pengangkatan Kang Dede, sempat menjadi pro kontra di kalangan warga net. Kang Dede dianggap tidak memiliki kapabilitas, hanya bermodal dukungan ke Pemerintah. Namun begitu, Kang Dede Kini telah menjabat selama 6 bulan.

Baru 6 bulan menjabat, Kang Dede telah membuat keputusan yang menuai polemik. Yakni membatalkan ceramah islam hanya karena ada isu radikalisme dengan para ustad yang diundang.

Sejumlah penceramah atau ulama yang diundang tapi kemudian dibatalkan, diantaranya Ustad Firanda Andirja. KH Cholil Nafis yang juga pengurus MUI Pusat. Ustad Rizal Yuliar Putrananda. Ustad Syafiq Riza Basalamah, dan Ustad Subhan Bawazier. Poster undangan itu sempat tersebar.

Melalui akun Twitter, Kang Dede mengabarkan hal itu. Dia bilang bahwa pembatalan ceramah itu katena tidak ada izin dari direksi PT Pelni.

“Sehubungan flyer info penceramah dalam kegiatan Ramadhan di lingkungan PT Pelni dari Badan Dakwah Pelni yang sudah beredar luas perlu saya sampaikan bahwa: Panitia menyebarkan info terkait pembicara Ramadhan belum ada izin dari Direksi. Oleh sebab itu kegiatan tersebut DIBATALKAN,” tulis Kang Dede dalam unggahan Twitter-nya.

Kang Dede juga mengatakan bahwa para pejabat Pelni yang mengundang para ustad tersebut telah dicopot. Dia menilai, para penceramah yang diundang tersebut kebanyakan mempunyai pemikiran radikalisme.

“Selain itu pejabat yang terkait dengan kepanitiaan acara tersebut telah DICOPOT. Ini pelajaran sekaligus WARNING kepada seluruh BUMN, jangan segan-segan MENCOPOT ataupun MEMECAT pegawainya yg terlibat radikalisme. Jangan beri ruang sedikitpun, BERANGUS,” tulisnya. (dal/fin). 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-advertisement-
-advertisement-