-advertisement-
-advertisement-
HomeNewsGP Ansor Dukung PT Pelni Batalkan Undangan Penceramah yang Suka Adu Domba

GP Ansor Dukung PT Pelni Batalkan Undangan Penceramah yang Suka Adu Domba

JAKARTA– Ketua Dewan Politik dan Pemerintah Pimpinan Pusat GP Ansor, Luqman Hakim menyatakan mendukung keputusan BUMN Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero), yang membatalkan undangan ceramah di PT Pelni menjelang bulan suci Ramadan.

“Saya dukung direksi @pelni162 batalkan rencana undang penceramah yang biasa menciptakan ketegangan masyarakat,” cuit Luqman Hakim di Twitter-nya, Sabtu (10/4).

Anggota DPR RI dari PKB ini menilai bahwa, para Ustad yang undangannya dibatalkan itu kerap menyebar kebencian di tengah umat.

“Islam ajarkan kebenaran, cinta dan damai, bukan caci maki dan permusuhan. Silahkan kajian Ramadhan berjalan dengan para ustadz yang mengasihi umat, bukan mengadu-domba umat,” jelasnya.

Sejumlah penceramah atau ulama yang diundang tapi kemudian dibatalkan, diantaranya Ustad Firanda Andirja. KH Cholil Nafis yang juga pengurus MUI Pusat. Ustad Rizal Yuliar Putrananda Ustad Syafiq Riza Basalamah, dan Ustad Subhan Bawazier.

Bahkan, karena kejadian itu, pejabat Pelni yang terlibat mengundang para penceramah tersebut, dicopot dari jabatannya.

Komisaris Independen PT Pelni, Kristia Budiyarto alias Kang Dede menyebut, kegiatan dengan bertemakan ‘Ramadhan Memperkuat dan Memperteguhkan Iman’ itu, dibatalkan karena tidak mendapat izin dari jajaran direksi.

“Sehubungan flyer info penceramah dalam kegiatan Ramadhan di lingkungan PT Pelni dari Badan Dakwah Pelni yang sudah beredar luas perlu saya sampaikan bahwa: Panitia menyebarkan info terkait pembicara Ramadhan belum ada izin dari Direksi. Oleh sebab itu kegiatan tersebut DIBATALKAN,” tulis Kang Dede dalam unggahan Twitter-nya yang diposting Kamis (8/4) lalu.

Dede juga mengatakan bahwa para pejabat Pelni yang mengundang para ustad tersebut akan dicopot. Dia menilai, para penceramah hang diundang tersebut kebanyakan mempunyai pemikiran radikalisme.

“Selain itu pejabat yang terkait dengan kepanitiaan acara tersebut telah DICOPOT. Ini pelajaran sekaligus WARNING kepada seluruh BUMN, jangan segan-segan MENCOPOT ataupun MEMECAT pegawainya yg terlibat radikalisme. Jangan beri ruang sedikitpun, BERANGUS,” tulisnya. (dal/fin). 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-advertisement-
-advertisement-