Iklan
Iklan
News

IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Berikut Catatan Para Analis

  JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan lanjut menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (7/4). Sebagaimana diketahui pada perdagangan kemarin indeks sempat mengalami koreksi, dan turun dari level psikologis 6.000, hingga akhirnya rebound kembali 0,54 persen ke level 6.002 Dalam hasil risetnya, analis PT Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan meski indikator MACD masih menunjukkan sinyal negatif, namun Stochastic dan RSI mulai berada di area netral. Berdasarkan rasio fibonacci, IHSG memiliki support-resistance di level 5.940-6.054. "Pergerakan IHSG telah menguji garis Moving Average 60-Day (MA60), sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance masih terbuka lebar," ujar Badan, dalam keterangannya Rabu (7/4). Di tengah peluang penguatan terbatas pada pergerakan IHSG hari ini, Nafan merekomendasikan pelaku pasar mencermati beberapa saham, diantaranya ASII, BBCA, ICBP, INDY, INTP, MYOR, SMGR dan WSBP. Hal senada disampaikan analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI), Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah, yang mengatakan pergerakan IHSG berpotensi kembali melanjutkan proses kenaikan menuju target resistance 6.093. Secara teknikal, kata Lanjar, IHSG bergerak terkonsolidasi yang membentuk pola rebound di level support dan whipsaw pada posisi 6.000. Indikator Stochastic bergerak mendatar yang mendekati area jenuh jual. Sementara itu, indikator MACD yang bergerak undervalue memiliki divergence positif. "Sehingga IHSG berpotensi menguat, dengan support-resistance di level 5.962-6.093," ujar Lanjar. Lanjar menyebutkan, peluang terjadinya penguatan lanjutan pada laju IHSG hari ini bisa disikapi investor dengan mencermati saham ACST, ADHI, ADRO, ANTM, BBNI, BBRI, BSDE, JSMR, MAPI, PGAS, SMGR, WIKA dan WSKT. (git/fin)

Berita Terkait