Data Pribadi Pengguna Facebook Bocor, Indonesia Capai 130.331

BerandaInternasionalData Pribadi Pengguna Facebook Bocor, Indonesia Capai 130.331

JAKARTA – Sebanyak 533 juta data milik pengguna Facebook dilaporkan bocor dan disebarkan di forum kejahatan dunia maya yang dapat diakses publik. Jumlah itu mencapai sekitar seperlima dari seluruh pengguna media sosial di seluruh dunia.

Menurut sampel yang ditinjau oleh laman The Record, Sabtu (3/4/2021), data bocor itu termasuk informasi yang diunggah para pengguna Facebook di profil mereka.

Informasi tersebut mencakup nomor ID Facebook, nama profil, alamat email, informasi lokasi, detail jenis kelamin, data pekerjaan, serta hal-hal lain yang mungkin dimasukkan pengguna di profil mereka.

BACA JUGA: Ferdinand Sentil TGUPP DKI Jakarta: Bodohnya Bandingkan Formula-E dan Asian Games

Selain itu, database yang disebarkan penjahat siber itu juga berisi nomor telepon para pengguna—informasi yang tidak selalu ditampilkan secara publik pada sebagian besar profil.

Tinjauan sepintas yang dilakukan The Record juga menemukan beberapa nomor telepon pengguna yang tidak memublikasikan nomor mereka di laman Facebook.

Oleh pelaku, bocoran data pribadi pengguna Facebook itu ditawarkan dalam 106 paket unduhan terpisah. Dia juga membagi data itu menurut negara asal pengguna.

BACA JUGA: Jokowi Hadir Nikahan Atta-Aurel, Ketua MUI Heran Artis Lebih Disukai daripada Ustadz

Indonesia juga masuk dalam daftar itu, dengan jumlah data bocor mencapai 130.331 pengguna. Negara paling banyak adalah Mesir, yakni mencapai 44,8 juta pengguna.

Lalu disusul Tunisia 39,5 juta pengguna, Italia, 35,67 juta pengguna, Amerika Serikat 32,3 juta pengguna, dan Arab Saudi 28,8 juta pengguna.

Saat dihubungi wartawan, Facebook mengonfirmasi kebocoran data itu. Menurut perusahaan yang berkantor pusat di Menlo Park, California itu, kebocoran tersebut terjadi dua tahun lalu.

BACA JUGA: Fiersa Besari: Paradoks Negeri Ini, Resepsi Nikah Dilarang, Tapi Pernikahan Seleb Dihadiri Jokowi

Menurut Facebook, peretas pada saat itu menyalahgunakan fitur pengimpor kontak Facebook untuk menyediakan platform Facebook dengan daftar nomor telepon dan mencocokkan profil yang ada. Hal itu, memungkinkan pelaku untuk menautkan nomor telepon acak ke pengguna tertentu.

Menurut jubir Facebook, masalah tersebut telah diselesaikan. “Kami menemukan dan telah memperbaiki masalah ini pada Agustus 2019,” ujarnya.

BACA JUGA: Cihuy! Atta-Aurel Honeymoon ke Dubai

Meskipun data tersebut tampaknya telah dijual secara pribadi, data itu juga digunakan sebagai backend bot Telegram yang diluncurkan pada Januari 2021. Hal itu memungkinkan siapa pun untuk mengambil nomor telepon dan detail akun pengguna Facebook dengan cara yang lebih mudah.

“Mereka mungkin akan menyalahgunakannya untuk spam email atau SMS, robocall, upaya pemerasan, ancaman, pelecehan, dan banyak lagi,” ungkap The Record. (der/fin)

Berikut rincian jumlah pengguna Facebook yang data pribadinya dibocorkan penjahat siber, berdasarkan negara asal:

1) Afghanistan 558.393

2) Afrika 14.323.766

3) Angola 50.889

4) Albania 506.602

5) Algeria 11.505.898

6) Argentina 2.347.553

7) Austria 1.249.388

8) Australia 7.320.478

9) Azerbaijan 99.472

10) Bahrain 1.450.124

11) Bangladesh 3.816.339

12) Belgia 3.183.584

13) Bolivia 2.959.209

14) Botswana 240.606

15) Brasil 8.064.916

16) Brunei Darussalam 213.795

17) Bulgaria 432.473

18) Burkina Faso 6.413

19) Burundi 15.709

20) Kamboja 2.838

21) Kamerun 1.997.658

22) Kanada 3.494.385

23) Cile 6.889.083

24) China 670.334

25) Kolombia 17.957.908

26) Costa Rica 1.464.002

27) Kroasia 659.115

28) Siprus 152.321

29) Ceko 1.375.988

30) Denmark 639.841

31) Djibouti 14.327

32) Ekuador 310.259

33) Mesir 44.823.547

34) El Salvador 4.779

35) Estonia 87.533

36) Ethiopia 12.753

37) Fiji 5.364

38) Finlandia 1.381.569

39) Prancis 19.848.559

40) Georgia 95.193

41) Jerman 6.054.423

42) Ghana 1.027.969

43) Yunani 617.722

44) Guatemala 1.645.068

45) Haiti 15.407

46) Honduras 16.142

47) Hong Kong 2.937.841

48) Hongaria 377.045

49) Islandia 31.343

50) India 6.162.450

51) Indonesia 130.331

52) Iran 301.723

53) Irak 17.116.398

54) Irlandia 1.449.919

55) Israel 3.956.428

56) Italia 35.677.323

57) Jamaika 385.890

58) Jepang 428.625

59) Yordania 3.105.988

60) Kazakhstan 3.214.990

61) Kuwait 4.468.134

62) Lebanon 1.829.661

63) Libya 4.204.514

64) Lithuania 220.160

65) Luksemburg 188.201

66) Makau 414.228

67) Malaysia 11.675.894

68) Maladewa 86.337

69) Malta 115.366

70) Mauritius 848.558

71) Meksiko 13.330.561

72) Moldova 46.237

73) Maroko 18.939.198

74) Namibia 409.356

75) Belanda 5.430.388

76) Nigeria 9.000.131

77) Norwegia 475.809

78) Oman 5.048.532

79) Palestina 3.367.576

80) Panama 1.502.310

81) Peru 8.075.317

82) Filipina 879.699

83) Polandia 2.669.381

84) Portugal 2.277.361

85) Puerto Rico 130.586

86) Qatar 2.526.694

87) Rusia 9.996.405

88) Arab Saudi 28.804.686

89) Serbia 162.898

90) Singapura 3.073.009

91) Slovenia 229.039

92) Korea Selatan 121.744

93) Spanyol 10.894.206

94) Sudan 9.464.772

95) Swedia 1.092.140

96) Swiss 1.592.039

97) Suriah 6.939.528

98) Taiwan 734.807

99) Tunisia 39.526.412

100) Turki 19.638.821

101) Turkmenistan 16.279

102) United Emirat Arab 6.978.927

103) Inggris 11.522.328

104) Uruguay 1.509.317

105) Amerika Serikat 32.315.282

106) Yaman 4.617.359

Total: 533.313.128

Baca Juga

Berita Terbaru

spot_img