Tahapan Pilkada dan Pemilu Beririsan Harus Disikapi Dengan Matang

HomePolitikTahapan Pilkada dan Pemilu Beririsan Harus Disikapi Dengan Matang

JAKARTA – Kepastian belum adanya revisi atas Undang-undang (UU) Pemilu dan Pemilihan 2024 jadi ruang bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) memiliki waktu yang cukup untuk menyusun regulasi yang berkualitas ke depan. Terlebih, tantangan penyelenggaraan tahapan yang beririsan harus disikapi dengan kesiapan yang matang.

Kajian atas Peraturan KPU (PKPU) juga bisa dilakukan terutama mengantisipasi apabila masih berlangsungnya pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga hari ini.

Pelaksana tugas (Plt) Ketua KPU RI Ilham Saputra mengatakan. penting dibahas tata naskah dinas. Misalnya bagaimana saat pimpinan tanda tangan saat dinas di luar kota.

“Padahal kita perlu cepat, apakah memungkinkan Plh yang tanda tangan. Perlu dikaji bagaimana kementerian/lembaga lainnya, seperti Komnas HAM dan MK yang sudah memakai barcode, dan apakah memungkinkan dengan e-signature. Ini harus dikaji menyeluruh, untuk menghindari bongkar pasang regulasi,” tutur Ilham lewat keterangan resminya, Rabu (24/3).

Senada dengan Ilham, Komisioner KPU RI Arief Budiman memandang kajian PKPU ini hanya tinggal melihat kembali. Karena tidak memulai dari nol. Meski demikian, perlu ketelitian dan kehati-hatian, serta mengacu bagaimana prakteknya di lapangan.

PKPU itu nantinya perlu dibimtekkan dan dipublikasikan, karena PKPU itu sifatnya tidak hanya untuk internal, tetapi banyak berkaitan dengan pihak umum. Untuk itu, penting mengundang orang di luar KPU untuk turut melihat rancangan PKPU ini dari sudut pandang pihak eksternal juga. (khf/fin)

Baca Juga

Berita Terbaru