-advertisement-
-advertisement-
HomePolitikMahfud MD Bilang Pemerintah Bisa Langgar Konstitusi, Iwan Sumule: Sontoloyo!

Mahfud MD Bilang Pemerintah Bisa Langgar Konstitusi, Iwan Sumule: Sontoloyo!

JAKARTA- Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan, negara bisa melanggar konstitusi demi sebuah kebijakan yang menyelamatkan rakyat.

Dia mengatakan dalam hukum ada dalil yang berbunyi salus, populi, suprema lex. Dalil itu menafaskan sebuah prinsip bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.

Artinya, jika sebuah aturan menghambat pada upaya penyelamatan rakyat, boleh dilanggar.

”Dalil yang berlaku umum kalau di dalam ilmu konstitusi itu adalah salus, pupuli, suprema lex. Keselamatan rakyat itu adalah hukum tertinggi. Kalau kamu ingin menyelamatkan rakyat, boleh kamu melanggar konstitusi, bahkan begitu,” kata Mahfud di Surabaya, Rabu (17/3) kemarin.

Dia mengatakan, prinsip itu yang dipakai pemerintah saat ini dalam menangani pandemi virus Covid-19.

Ia mengambil contoh pada program vaksinasi yang dilakukan pemerintah secara cepat dan massif untuk menekan angka kasus COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

“Menurut hukum anggaran kita harus sekian-sekian untuk ini, sekarang tidak. (Karena) Kita ingin menyelamatkan rakyat,” ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.

Mahfud mengatakan, vaksinasi yang digencarkan pemerintah memakan biaya yang sangat besar. Tapi itu harus dilakukan dengan tujuan utama untuk menyelamatkan rakyat.

Pernyataan direspon keras oleh beberapa kalangan. Ketua Umum Pro Demokrasi (ProDem), Iwan Sumule menilai, konstitusi tidak bisa dilanggar sebab dibuat untuk menjaga negara.

“Sontoloyo! Justru Konstitusi itu yang menjaga Rakyat dan Negara dari Penguasa yang tak adil dan menyengsarakan. Membatasi kekuasaan. Sehingga Konstitusi itu tak boleh dilanggar,” kata Iwan di twitternya, Kamis (18/3).

Iwan kemudian mengutip pernyataan Mahfud bahwa malaikat yang masuk ke pemerintahan bisa menjadi iblis.

“@mohmahfudmd: Malaikat pun kalau masuk ke sistim kita jadi Iblis. Ngawur!” cuitanya. Berkuasa kok jadi keblinger. Ngacok!” imbuh dia. (dal/fin). 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-advertisement-
-advertisement-