Perkuat Sistem Kesehatan Nasional

BerandaCovid-19Perkuat Sistem Kesehatan Nasional

JAKARTA – Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB-IDI) meminta pemerintah memperkuat sinergitas regulasi Sistem Kesehatan Nasional tepat setahun pandemi COVID-19 berlangsung di Tanah Air.

“Pertama, memperkuat sinergitas regulasi tentang sistem kesehatan nasional yang adaptif dengan pandemi,” ujar Ketua Tim Mitigasi PB-IDI yang juga merupakan Ketua terpilih PB-IDI periode 2021-2024 dr Adib Khumaidi di Jakarta, Selasa (2/3).

Ia menyampaikan pemerintah dapat melakukan penguatan melalui Puskesmas dalam rangka meningkatkan fungsi promotif dan preventif serta pelayanan kesehatan di daerah-daerah sulit.

“Yang paling penting adalah kemampuan testing dan tracing-nya. Kita punya kekuatan yang cukup besar di dalam kemampuan itu. Yakni Puskesmas,” jelasnya.

Strategi kedua, mempersiapkan Sistem Kesehatan Nasional (SKN). Yakni mengklaster rumah sakit yang memang difokuskan untuk penanganan COVID-19. Namun tetap memperhatikan penanganan yang bukan pasien COVID-19.

“Sudah diperbanyak rumas sakit rujukan COVID-19. Kalau kita bicara rumah sakit rujukan COVID-19 artinya diekskalasi untuk menjadi rumah sakit COVID-19. Padahal, masalah kesehatan bukan hanya COVID-19 saja. Ini melakukan redesain rumah sakit dengan zonasi. Supaya pelayanan non COVID-19 masih bisa dilakukan. Tetapi tidak berpotensi tertular COVID-19,” terangnya.

Untuk strategi ketiga, harus memperkuat industri teknologi dan kesehatan. “Itu bisa dengan membangun kesiapan infrastruktur industri. Baik obat, alat kesehatan. Termasuk vaksin. Ini menjadi upaya yang harus dilakukan,” tuturnya.

Untuk strategi keempat, wajib memperkuat kesadaran dan kepatuhan masyarakat dengan memberdayakan organisasi informal. “Di antaranya memberdayakan organisasi informal di tingkat masyarakat khususnya RT dan RW sebagai garda terdepan. Kemudian, meningkatan ketersediaan literasi dan sumber-sumber informasi tentang COVID-19,” paparnya.(rh/fin)

Baca Juga

Berita Terbaru

spot_img