Pemberian Plasma Konvalesen Harus Cepat

BerandaCovid-19Pemberian Plasma Konvalesen Harus Cepat

JAKARTA – Pemberian plasma konvalesen kepada pasien penderita COVID-19 harus dilakukan sedini mungkin. Tidak perlu menunggu saat pasien sudah mengalami gejala berat atau kritis.

“Timing ini penting artinya. Harus dini atau cepat. Penyakitnya jangan tunggu terlambat. Tetapi sedang yang mengarah ke berat seharusnya diberikan. Sehingga khasiat yang diinginkan dari plasma itu berguna betul,” ujar Deputi Bidang Penelitian dan Translasional Lembaga Eijkman David Handojo Muljono dalam dialog secara virtual, di Jakarta, Senin (1/3).

Menurutnya, khasiat yang dicari dari plasma konvalesen yakni antivirus dan regulator sistem imun dari penyintas. Ketika pasien yang belum mengalami gejala berat atau kritis, maka antibodinya bisa beradaptasi untuk melawan virus di dalam tubuh. Sehingga dapat meningkatkan keberhasilan sembuh.

BACA JUGA: Kemensos Sebut Vaksinasi Covid-19 untuk Penyandang Disabilitas Perlu Diperhatikan

David mengatakan seseorang yang sedang terpapar COVID-19, sistem imun tubuhnya dalam keadaan tak stabil. Maka apabila pemberian plasma konvalesennya tepat waktu, selain virusnya bisa dihilangkan dengan cepat dan imun bisa dinormalkan kembali.

“Jadi khasiatnya dua. Yakni antivirus. Karena dia memiliki antibodi netralisasi dan kedua adalah menormalkan kembali sistem imun. Jadi mempercepat penyembuhan dan mencegah keparahan,” paparnya.

Berbeda jika diberikan kepada pasien yang tengah mengalami gejala berat, imun dan antivirus di dalam plasma konvalesen tidak akan berjalan efektif. Pasalnya kerusakan organ sudah terjadi dan virus yang ada di dalam tubuh sudah sedikit.

BACA JUGA: Ferdinand: Tak Ada Negara yang Hancur Karena Miras, yang Ada Hancur Karena Mabuk Agama

“Jadi kalau diberikan kepada kasus yang sudah berat ini kerusakan organ sudah terjadi. Perjalanan penyakit, pertama kali virusnya banyak. Kalau tubuh tak bisa membersihkan, maka keluar radang, dan radang itu yang merusak,” tuturnya.

Di samping itu, yang patut diperhatikan saat akan mendonor plasma konvalesen adalah kadar antibodi. Eijkman masih mengembangkan metode mengukur kadar antibodi plasma konvalesen.

Kendari begitu, donor plasma konvalesen terbaik berasal dari penyintas kategori sedang hingga berat. Sedangkan peruntukannya kepada pasien kategori ringan menuju sedang.

“Penting ini untuk penyedia plasma seperti PMI atau rumah sakit lain yang sudah divalidasi. Tahu kadarnya antibodi berapa. Sehingga bisa dengan tepat menolong pasien COVID-19 itu,” tutupnya. (rh/fin)

Baca Juga

Berita Terbaru

spot_img