Risma Antarkan 15 Gelandangan Bekerja, Gus Umar: Biar Adil Jangan di Jakarta Saja, Seluruh Indonesia Juga

Beranda Metropolitan Risma Antarkan 15 Gelandangan Bekerja, Gus Umar: Biar Adil Jangan di Jakarta...

JAKARTA – Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Gus Umar Hasibuan menyoroti langkah Menteri Sosial Tri Rismaharini yang mengantar 15 gelandangan dan pemulung untuk bekerja di PT Waskita Karya.

Menurutnya, wanita yang karib disapa Risma itu seharusnya jangan hanya mempekerjakan gelandangan dan pengemis yang berada di jakarta.

Ia meminta Risma untuk mempekerjakan seluruh gelandangan dan pengemis yang ada di Indonesia agar adil.

“Biar adil jgn gelandangan dan pengemis dijakarta aja dipekerjakan. Pekerjakan semua gelandangan dan pengemis diseluruh indonesia,” ujar Gus Umar melalui akun Twitter @Umar75Hasibuan, dilihat Jumat (22/1).

Sebelumnya, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengantar 15 pemulung binaan Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi dan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Education, Religion Bee Entertainment (ERBE) untuk bekerja di PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

“Saya mewakili pemerintah dan Kemensos mengucapkan terima kasih kepada PT Waskita Karya yang telah memberikan kesempatan kepada saudara-saudara kita. Saya yakin mereka akan mendapatkan penghasilan yang lebih baik,” kata Risma saat menyampaikan sambutannya di Kantor PT Waskita Karya Lokasi Proyek Becakayu, Bekasi, Kamis (21/1).

Sebanyak lima pemulung di antaranya Riyadi, Agus Suprijadi, Agus Hardian, Pertinatus Aunsi, dan Andri Gunawan Prasetyo merupakan binaan Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi.

Sementara sisanya yaitu Sogiandi, Hendra Kuswara, Dedi Mulyadi, Didi Kanadi, Abdullah, Achmad Faisal, Nurcholis, Zul Arsyil Mazid, Maimunah, dan Muslimin binaan LKS ERBE.

Saat ini mereka tinggal sementara di Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi dan mendapatkan berbagai pelatihan.

Selama menjadi pemulung, rata-rata mereka hanya mendapatkan uang sebesar Rp30.000 sehingga mereka sulit memiliki akses tempat tinggal dan memilih berada di kolong jembatan atau tidur di trotoar.

Nantinya, lanjut Risma, setelah mandiri mereka akan ditempatkan di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) yang saat ini sedang dalam proses pembangunan bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Kuncinya Teman-teman harus jujur, rajin dan disiplin. sulit mendapat pekerjaan saat ini. Saya yakin kehidupan kalian akan lebih baik. Susah dan berat sudah pasti, tapi harus yakin Tuhan bisa memberikan kemudahan di balik kesulitan kita,” pesan Risma. (riz/fin)

Baca Juga

Berita Terbaru