Wali Kota Bogor Pastikan Vaksin Sinovac Aman

Beranda Nusantara Wali Kota Bogor Pastikan Vaksin Sinovac Aman

BOGOR – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengingatkan vaksin Sinovac aman untuk disuntikkan kepada sasaran penerima karena sudah mendapat izin penggunaan darurat dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

“Vaksin Sinovac juga telah lulus uji kehalalan dari MUI (Majelis Ulama Indonesia), sehingga aman untuk disuntikkan kepada sasaran penerimanya,” kata Bima Arya di Kota Bogor, Rabu (13/1).

Menurut Bima, Pemerintah Kota Bogor sebelumnya telah menerima sebanyak 9.160 dosis vaksin Sinovac dan akan disuntikkan kepada sasaran penerimanya mulai Kamis (14/1) dan seterusnya secara bertahap selama sekitar dua bulan.

Dari 9.160 dosis vaksin tersebut, kata dia, sebanyak 10 dosis untuk disuntikkan kepada pejabat serta selanjutnya 9.150 dosis lainnya untuk disuntikkan kepada tenaga kesehatan di Kota Bogor.

“Lokasi pemberian vaksin itu disebar di 64 fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan), baik rumah sakit, Puskesmas, maupun poliklinik,” katanya.

Pemberian vaksin Sinovac akan mendahulukan kepada 10 pejabat yang akan menjadi contoh bagi tenaga kesehatan maupun bagi masyarakat pada saatnya nanti.

Ke-10 pejabat yang akan disuntikkan vaksin Sinovac lebih dulu antara lain, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Ketua MUI Kota Bogor KH Mustofa Abdullah bin Nuh, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bogor menerima kiriman sebanyak 9.160 dosis vaksin Sinovac dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang tiba di Kota Bogor pada Selasa (12/1) siang.

Vaksin dibawa menggunakan kendaraankontainer tersebut diterima oleh Wali Kota Bogor Bima Arya yang didampingi Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno.

Vaksin yang ditempatkan di dalam lima dus tersebut setelah diterima segera ditempatkan dalam lima “cold chain” yakni lemari pendingin khusus vaksin dengan temperatur tertentu, untuk menjaga kualitas vaksin dan disimpan di ruang farmasi di Dinas Kesehatan. (riz/fin)

Baca Juga

Rekomendasi Lainnya

Infografis: Statistik Covid-19 di Indonesia Minggu, 24 Januari 2021

JAKARTA - Update Infografis percepatan penanganan COVID-19 di Indonesia per tanggal 24 Januari 2021 Pukul 12.00 WIB.

Keluarga Korban Sriwijaya Air Perlu Pendampingan Hukum Soal Kompensasi dari Boeing

JAKARTA - Guru Besar Hukum Universitas Tarumanegara Ahmad Sudiro mengatakan keluarga korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 perlu pendampingan pengacara yang berpengalaman dalam...

Kasus Covid-19 Nasional Masih Meningkat, Epidemiolog Minta Pemerintah Evaluasi PPKM

JAKARTA - Epidemiolog dari Universitas Andalas (Unand) Defriman Djafri mengatakan pemerintah harus mengevaluasi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diterapkan.Sebab, selama sepekan belaku...

PT KAI Bakal Gunakan GeNose C19 untuk Screening Penumpang

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendukung penggunaan alat Gajah Mada Electric Nose Covid-19 atau GeNose C19 di layanan KAI untuk screening virus corona...

Baca Juga

Berita Terbaru

Foto-Foto

News