Polisi Masih Dalami Laporan terhadap Fadli Zon Soal Like Konten Pornografi di Twitter

Beranda Hukum dan Kriminal Polisi Masih Dalami Laporan terhadap Fadli Zon Soal Like Konten Pornografi di...

JAKARTA – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri saat ini masih mendalami laporan tindak pidana pornografi yang diduga melibatkan Anggota Komisi I DPR Fadli Zon.

“LP (laporan polisi) masih didalami oleh penyidik,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divhumas Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (13/1).

Ramadhan mengatakan setelah didalami, penyidik akan memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan.

“Saksi pertama yang akan dilakukan pemeriksaan adalah pelapor,” kata Ramadhan.

Diektahui pada Jumat (8/1), Ketua Umum Aliansi Pejuang Muda Indonesia (APMI) Febriyanto Dunggio melaporkan Fadli Zon ke Bareskrim Polri lantaran akun media sosial Twitter milik Fadli @fadlizon menyukai (like) konten pornografi.

“Iya, (Fadli Zon dilaporkan) ke Bareskrim Polri,” kata Febriyanto Dunggio.

Menurut dia, tindakan Fadli ini sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang anggota dewan sehingga pihaknya memutuskan untuk melaporkan Fadli ke polisi agar dilakukan penyelidikan.

“Kan tidak elok wakil rakyat like konten berbau pornografi. Dengan dia like secara enggak langsung ikut mendistribusikan video porno itu,” tuturnya.

Menurut dia, aktivitas media sosial Fadli sebagai wakil rakyat pasti disorot oleh masyarakat.

“Apa yang dilakukan wakil rakyat itu dipantau sama rakyat. Cara dia like, entah sengaja atau enggak, ya, semua orang bisa lihat,” kata Febriyanto.

Laporan yang dibuat Febriyanto terhadap Fadli ini terdaftar dengan nomor: LP/B/0018/I/2021/Bareskrim tanggal 8 Januari 2021.

Dalam laporan itu, Fadli dituding melakukan tindak pidana pornografi/prostitusi melalui media elektronik/media sosial yang melanggar Pasal 27 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE, Pasal 4 Ayat (1) UU Pornografi dan atau Pasal 14 dan/atau Pasal 15 UU No. 1 Tahun 1946 tentang KUHP. (riz/fin)

Baca Juga

Rekomendasi Lainnya

Keluarga Korban Sriwijaya Air Perlu Pendampingan Hukum Soal Kompensasi dari Boeing

JAKARTA - Guru Besar Hukum Universitas Tarumanegara Ahmad Sudiro mengatakan keluarga korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 perlu pendampingan pengacara yang berpengalaman dalam...

Kasus Covid-19 Nasional Masih Meningkat, Epidemiolog Minta Pemerintah Evaluasi PPKM

JAKARTA - Epidemiolog dari Universitas Andalas (Unand) Defriman Djafri mengatakan pemerintah harus mengevaluasi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diterapkan.Sebab, selama sepekan belaku...

PT KAI Bakal Gunakan GeNose C19 untuk Screening Penumpang

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendukung penggunaan alat Gajah Mada Electric Nose Covid-19 atau GeNose C19 di layanan KAI untuk screening virus corona...

Disebut Gorilla oleh Pendukung Jokowi, Natalius Pigai: Negara Memelihara Rasisme

JAKARTA- Tokoh Papua, Natalius Pigai angkat bicara terkait ucapan rasis yang dilontarkan oleh Ketua Relawan Pro Jokowi Amin (Projamin), Ambroncius Nababan di akun Facebook.Pigai...

Baca Juga

Berita Terbaru

Foto-Foto

News