News

All Out Untuk Korban Tragedi Sriwijaya Air

All Out Untuk Korban Tragedi Sriwijaya Air

[caption id="attachment_504398" align="aligncenter" width="1080"]All Out Untuk Korban Tragedi Sriwijaya Air All Out Untuk Korban Tragedi Sriwijaya Air[/caption] JAKARTA - Pencarian terhadap korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak dilakukan secara maksimal. Ribuan personel, ratusan armada laut, udara, dan darat. Tim Pencari Polairud (Polri) 64 penyelam (polairud) Armada Kapal Patroli (KP) Bisma KP Kolibri - 4015 KP Kasturi - 6002 KP Elang Laut - 2003 KP Sundaicus - 2001 KPC - 2004 serta tiga Kapal Patroli dari Ditpolairud Polda Metro Jaya 4 helikopter jenis Dauphin AS 365 N.3 dan Bell 429 Armada BASARNAS KN SAR Wisnu, KP 301, KP 204, KNP-348, KN SAR Basudewa, KN P Marore, KN Alugara, KN Trisula, KN P Nipah, KN Celurit, KN SAR Karna, KP Karya, KN Belati, Catamaran 504, RIB 01 Jakarta, RIB 03 Jakarta, RHIB 607, dan RHIB 612, KRI Rigel, KR Baruna Jaya, dan Tim MGS. TNI AL 14 Penyelam dari Search and Rescue (SAR) Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) Marinir 2 perahu karet serta peralatan selam lengkap Detasemen Jalamangkara (Denjaka) 17 personel dengan dua sea rider dan dua perahu karet Armada KRI Teluk Gilimanuk-531 KRI Rigel-933 milik Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) KRI Parang Armada Kementerian Perikanan dan Kelautan Kapal Pengawas Perikanan Hiu 010 Sea Rider dari Pangkalan PSDKP Masyarakat Sejumlah Nelayan Metode Pencarian: Pencarian di Udara dengan helikopter TNI AU serta satu unit bantuan dari Basarnas, AW-139 (HR-1301) dan Bell 429 (P-3202) Pencarian di laut menggunakan kapal: Pencarian di bawah permukaan laut menggunakan kapal yang memiliki alat pendeteksi bawah laut. Temuan (hingga pukul 16.00 WIB)

  • 4 kantong serpihan pesawat termasuk barang-barang korban
  • 6 kantong potongan tubuh manusia

Berita Terkait