Kapten Afwan Pilot Pesawat SJ-182 Dikenal sebagai Ustad yang Taat

Beranda Nasional Kapten Afwan Pilot Pesawat SJ-182 Dikenal sebagai Ustad yang Taat

JAKARTA- Pilot Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Kapten Afwan dikenal sebagai sosok yang taat beribadah. Aktor tanah air, Arie Untung mengatakan, Kapten Afwan adalah kakak kelasnya di SMA 38 Jakarta angkatan 85.

“Kakak kelas di SMA Pilot SJ182 Capt H Afwan ternyata adalah kakak kelasku di @sman38.jakarta angkatan 85, beda jauh angkatannya belum sempat ketemu tapi banyak kisah-kisah baik mengenai beliau,” tulis Arie Untung dikutip dari akun Instagramnya Ahad (10/1).

Meski tak pernah bertemu, namum Arie Untung mengatakan, dari banyak cerita, Kapten Afwan adalah sosok yang religius. Dia dikenal sebagai seorang Ustad.

“Di kantor ternyata beliau adalah seorang ustadz, orangnya sabar banget, Selalu memakai kopiah putih

Selalu mengajak orang lain sholat, anaknya pun disekolahkan di sebuah SDT di Cibinong,” kata Arie Untung.

Arie juga mengunggah status WhatsApp terakhir Kapten Afwan yang bertuliskan; setinggi apapun aku terbang tidak akan mencapai surga bila tidak salat 5 waktu.

“Terlihat beliau sudah mempersiapkan banyak hal untuk pertemuannya dengan Allah,” tulis Arie Untung

Sementara itu, dikutip dari Antara, menjelang tugasnya menerbangkan pesawat Sriwijaya Air SJ-182, Kapten Afwan hari itu terlihat penuh tergesa-gesa. Keluarga mengatakan, Afwan berangkat dari rumahnya mengenakan baju yang tidak disetrika.

“Semalam istrinya cerita bahwa ini adalah kali pertama dalam 15 tahun, suaminya pergi tergesa-gesa dan tanpa disetrika bajunya,” kata keponakan Kapten Afwan, Muhammad Akbar.

Sebelum berangkat, Kapten Afwan juga mengucapkan permintaan maaf kepada istrinya.

Setelah sampai di bandara, Kapten Afwan tidak melakukan video call dengan Istri dan anak-anaknya.

“Ini hal yang tak lazim dilakukan oleh beliau. Biasanya setiap kali ‘landing’, Kapten Afwan selalu telpon istrinya tapi sampai waktu ‘landing’ ternyata tidak ada kabarnya hingga sekarang,” terang Akbar

Keluarga berharap ada mukjizat dan mendapatkan kabar baik atas keberadaan Kapten Afwan.

Sriwijaya Air SJ-182 jatuh dengan penumpang sebanyak 62 orang. Di antaranya 6 orang awak kabin dan 56 penumpang.

Data dari Flight Radar menyebut, Sriwijaya Air hilang kontak setelah terbang 10.000 kaki dalam jangka waktu hanya 4 menit setelah lepas landas Bandara Soekarno Hatta.

Perusahaan berbasis di Stockholm itu, menjelaskan, berdasarkan data Automatic Dependent Surveillance–Broadcast atau ADS-B, pesawat boeing 737-500 itu terbang dengan ketinggian 10.900 kaki. Lalu jatuh hanya dalam sekian detik pada 250 kaki.

“Inilah yang kami ketahui tentang penerbangan Sriwijaya Air # SJ182 berdasarkan data ADS-B. Rute: Jakarta ke Pontianak. Tanda Panggilan: SJY182. Pesawat: Boeing 737-500, PK-CLC.Lepas landas: 07:36 UTC. Ketinggian tertinggi: 10.900 kaki. Ketinggian terakhir: 250 kaki. Sinyal hilang: 07:40 UTC,” demikian laporan Flight Radar. (dal/fin). 

Baca Juga

Berita Terbaru