News

Tegas! Messi Dipersilakan Hengkang Jika Tidak Terima Gajinya Dipotong

fin.co.id - 14/12/2020, 20:10 WIB

JAKARTA - Calon Presiden Barcelona Emili Rousaud menyebut megabintang Lionel Messi harus meninggalkan Barca jika tidak menerima kebijakan pemotongan gaji akibat dampak pandemi Covid-19.

"Saat ini, dengan segala sesuatunya sebagaimana adanya, itu (gaji Messi) tidak bisa terus dilanjutkan. Kami akan memintanya untuk berkorban. Bila tidak ada kesepakatan, maka Messi akan pergi," kata Rousaud kepada ARA yang dikutip Goal, Senin (14/12).

Meski telah menorehkan segudang prestasi selama berseragam Barca, Rossaud menilai, Messi harus menerima kenyataan terkait kondisi keuangan klub.

"Saya percaya bahwa segala sesuatunya harus dikatakan sebagaimana adanya. Kami tidak bisa membodohi pemain kami. Kami akan melakukan segala upaya untuk memastikan ia bertahan, tetapi kepentingan klub harus didahulukan," kata dia.

Adapun masa depan Messi belakangan ini menjadi topik utama pembahasan Barca setelah ia mengungkapkan keinginan hengkang pada musim 2019/2020 lalu.

Pemenang enam Ballon d'Or tersebut santer dikaitkan dengan klub Liga Premier Inggris Manchester City sebelum memilih untuk bertahan di Spanyol.

Ia juga sempat dirumorkan bakal bereuni dengan Neymar di Paris Saint-Germain hingga memulai petualangan baru di Internazionale.

Messi sejauh ini sudah mencetak 449 gol di La Liga. Ia hanya satu butuh satu gol lagi untuk mencetak rekor sebagai pemain pertama yang menorehkan 450 gol dengan hanya membela satu klub di lima liga top Eropa.

Diketahui, Rousaud mencalonkan diri dalam pemilihan presiden yang akan berlangsung pada 24 Januari 2021 mendatang usai pengunduran diri Josep Maria Bartomeu pada Oktober 2020 lalu. (riz/fin)

Admin
Penulis
-->