News

Asah Kreativitas Anak selama Pandemi

fin.co.id - 13/12/2020, 08:09 WIB

Pesawat milik maskapai Citilink terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Ruang di Bandara Sam Ratuangi, Manado, Sulawesi Utara

  JAKARTA - Pandemi COVID-19 bukan halangan untuk tetap produktif dan kreatif. Justru karena aktivitas lebih banyak di rumah, waktu-waktu ini bisa dimanfaatkan untuk lebih dekat dengan keluarga. Terutama memberikan waktu lebih kepada anak-anak.

Pendiri Komunitas PRAKARDUS, Muhammad Luqman Baehaqi, bercerita pengalaman inspiratifnya memanfaatkan waktu secara kreatif bersama anak-anak.

“Awalnya berkreasi dengan kardus ini sebagai solusi untuk memberi kegiatan sekaligus hiburan pada anak. Karena rumah kami jauh dari pusat hiburan dan pusat perbelanjaan. Kemudian kegiatan kami pun diminati banyak orang sehingga berlanjut memberi workshop tiap akhir minggu,” kaya Luqman di Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Jakarta, Sabtu (12/12).

Berbicara mengenai kreativitas, Psikolog Anak dan Pendidikan Elizabeth Santosa  mengungkapkan kreativitas adalah salah satu kemampuan manusia yang sudah ada dalam diri manusia. “Jadi kalau saya bisa katakan, kreatif itu hubungannya dengan solusi, mencari jalan keluar, proses membuat keputusan. Bukan selalu tentang menghasilkan prakarya saja,” tutur Elizabeth.

Dia berpesan kepada orang tua, agar di masa pandemi ini jangan memberikan terlalu banyak fasilitas gadget. Tujuannya agar menstimulus kreativitas anak-anak.

“Biarkan mereka berpikir. Seperti yang dilakukan Pak Luqman Baehaqi. Kasih kardus atau spidol. Terserah nanti itu mau jadi apa. Nanti kalau anak-anak menyerah, baru kita ajak untuk bikin sesuatu bersama-sama. Tapi, kalau selalu dibantu, dan diberikan terlalu banyak fasilitas, kemampuan kreativitasnya tidak berkembang, tidak terstimulus,” terangnya.

Menurutya, pandemi Covid-19 ini dapat digunakan sebaik-baiknya untuk proses perkembangan anak. "Buat semua orang tua, kita berharap vaksin segera ada di 2021. Bertahan lebih lama lagi di rumah untuk anak-anak kita. Gunakan waktu sebaik-baiknya untuk keluarga. Namun jangan lupa tetap jalankan protokol kesehatan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak). Ini juga penting untuk menjaga kesehatan anak-anak,” tutupnya. (rls/rh/fin)

Admin
Penulis