PJJ Kurang Maksimal, Mayoritas Siswa Jakarta Ingin Kembali Bersekolah

Beranda Pendidikan PJJ Kurang Maksimal, Mayoritas Siswa Jakarta Ingin Kembali Bersekolah

JAKARTA – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) DKI Jakarta mengungkapkan mayoritas siswa di Jakarta ingin kembali bersekolah lantaran pembelajaran jarak jauh atau daring kurang maksimal.

“Dengan tatap muka, mereka dapat ingin menerima pembelajaran secara maksimal,” kata Ketua PGRI DKI Jakarta Adi Dasmin saat diskusi dialektika demokrasi di gedung DPR, Jakarta, Kamis (3/12).

Dasmin menjelaskan, alasan lain para siswa ingin masuk sekolah karena mereka ingin mengenal teman-temannya di sekolah.

Sebab setelah berapa bulan bersekolah lewat daring, mereka tidak pernah mengenal temannya.

“Mereka juga ingin mengenal guru, pegawai dan lingkungan sekolah sekolah,” ujar Dasmin.

Yang terpenting, menurutnya, para siswa baik di sekolah umum maupun kejuruan ingin mengikuti praktikum.

Bahkan para siswa ingin melakukan pembelajaran olahraga dan ibadah di sekolah bersama teman-temannya.

Dasmin menjelaskan dirinya telah melakukan survei terhadap warga DKI Jakarta dan mendapatkan beberapa pendapat dari orang tua murid dan para siswa.

Namun kata Dasmin, sebagian orang tua juga menyatakan keraguan untuk rencana pembelajaran tatap muka di sekolah. Hal itu berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan saat pandemi Covid-19.

“Saat para siswa istirahat atau keluar kelas, itu sangat sulit sekali dikontrol,” kata Dasmin.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan pada Desember mendatang Pemprov DKI Jakarta akan melakukan kajian lebih dalam kebijakan sekolah tatap muka yang diinstruksikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Mengenai tatap muka di sekolah, kami sudah mendengar arahan dari kementerian, tapi kami akan lebih jauh lagi mengkaji, karena kondisinya di tiap daerah tentu beda-beda,” kata Anies.

Selain itu, kata Anies, pihaknya akan mengkonsultasikan lebih lanjut dengan para ahli di bidang kesehatan dan di bidang pendidikan terkait tatap muka sekolah sehingga keputusan itu akan berdasarkan situasi di Jakarta. (riz/fin)

Baca Juga

Rekomendasi Lainnya

Adhie Massardi Minta Polisi Bongkar Jaringan Ekstrimis Rasis yang Berlindung di Balik Kekuasaan

JAKARTA- Mantan juru bicara Presiden KH Abdurrahman Wahid, Adhie Massardi menduga, adanya jaringan ekstrimis rasis di Indonesia yang dipersiapkan untuk menyerang kelompok oposisi. Menurut...

Siti Badriah Ingin Menetap di Bali

JAKARTA - Pedangdut Siti Badriah bersama sang suami, Krisjiana Baharudin, berencana untuk tginggal di Bali. Mereka menyukai suasana Pulau Dewata itu. Di Jakarta, sudah...

Jokowi Resmi Lantik Listyo Sigit sebagai Kapolri

JAKARTA- Komjen Listyo Sigit Prabowo resmi dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI (Kapolri) di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rabu...

Indonesia Tangkap Kapal Iran

JAKARTA - Indonesia melalui Badan Keamanan Laut (Bakamla) menyita kapal tanker berbendera Iran, MT Horse, dan berbendera Panama, MT Freya. Kedua kapal tersebut diduga...

Baca Juga

Berita Terbaru

Foto-Foto

News