Banser akan Jaga Rumah Ibunda Mahfud MD, Denny Siregar: Negara Hilang Kredibilitas

Beranda News Banser akan Jaga Rumah Ibunda Mahfud MD, Denny Siregar: Negara Hilang Kredibilitas

JAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan anggota Banser untuk menjaga kediaman rumah orang tua Mahfud MD.

Hal tersebut untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan seperti kejadian pengepungan oleh sekelompok orang pada Selasa (1/12) siang.

Yaqut mengatakan, pihaknya memiliki kewajiban melakukan pengamanan karena Mahfud MD adalah salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang sudah semestinya dijaga dari berbagai ancaman.

“Ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab utama seluruh kader Banser untuk melindungi para kiai, dan juga tokoh-tokoh NU dari ancaman atau gangguan yang datang. Dengan demikian tanpa diminta pun kita pasti akan beri perlindungan,” kata Gus Yaqut, panggilan akrabnya, Rabu, (2/12).

Penjagaan rumah di daerah Bugih, Pamekasan, yang kini sehari-hari dihuni ibunda Mahfud MD itu akan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar dinilai aman.

Untuk pengamanan, ungkap Gus Yaqut, pihaknya menerjunkan anggota Banser dari wilayah Pamekasan dan sekitarnya. Mereka akan bertugas bergantian dan berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat.

Menanggapi itu, pegiat media sosial, Denny Siregar menilai, keterlibatan Banser dalam menjaga kediaman Ibunda Mahfud MD, seolah menggambarkan bahwa negara telah kehilangan keredibilitas.

“Kalau harus Banser yang jaga rumah Prof @mohmahfudmd di Pamekasan, itu berarti negara sudah kehilangan kredibilitasnya,” ujar Denny Siregar di twitternya, Rabu (2/12).

Denny Siregar bilang, keterlibatan Banser juga ditakutkan akan memicu konflik di tengah masyarakat karena aparat tidak berfungsi.

“Dan itu bisa memicu konflik antar rakyat. Semua orang bisa membentuk komunitas untuk melindungi diri mereka sendiri, karena aparat tidak berfungsi. Hati-hati. (dal/fin). 

Baca Juga

Rekomendasi Lainnya

RUU Pemilu Harus Tepat Waktu

JAKARTA - Revisi UU Pemilu bukanlah hal baru. Hampir lima tahun sekali terjadi agenda rutin untuk merevisi UU Pemilu. Bedanya, revisi UU Pemilu kali...

Korban Meninggal Gempa Mamuju dan Majene Capai 42 Orang

JAKARTA-  Kepanikan warga Mamuju dan Majene belum hilang. Berselang 11 jam 53 menit, gempa mengguncang lagi. Lebih kuat, 6,2 SR. Korban meninggal dunia mencapai...

Syekh Ali Jaber Wafat, Jokowi tak Ucap Duka, Netizen: Keterlaluan, Hati mu Terbuat dari Apa

JAKARTA- Publik berduka dengan wafatnya ulama, Syekh Ali Jaber pada Kamis (14/1). Ali Jaber meninggal di usia ke-44 tahun. Dia meninggal di Rumah Sakur...

351 Prodi Sarjana Terapan Ikut SNMPTN 2021

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mencatat, sebanyak 351 program studi sarjana terapan ikut serta dalam seleksi yang diselenggarakan Lembaga Tes Masuk Perguruan...

Baca Juga

Berita Terbaru

Foto-Foto

News