Vaksinasi Disebut Memiliki Lebih Banyak Manfaat Ketimbang Efek Samping

Beranda Kesehatan Vaksinasi Disebut Memiliki Lebih Banyak Manfaat Ketimbang Efek Samping

JAKARTA – Vaksinolog dan dokter spesialis penyakit dalam Dirga Sakti Rambe mengatakan manfaat vaksinasi lebih banyak dibandingkan efek sampingnya.

“Namanya produk medis pasti punya efek samping. Tapi perlu diketahui manfaatnya jauh lebih besar dari pada efek sampingnya,” kata Dirga pada dialog produktif tentang vaksin yang dipantau secara daring di Jakarta, Senin (30/11).

Dirga mengatakan, seluruh vaksin maupun obat memiliki efek samping. Meski begitu, ia menyampaikan efek samping vaksinasi hanya bersifat lokal seperti kemerahan atau bengkak di bekas suntikan.

BACA JUGA: Pemerintah Bebaskan Pajak Impor Vaksin Covid-19

Namun ia tidak memungkiri vaksinasi juga berefek pada demam. Tapi demam tersebut merupakan tanda vaksin itu bekerja sehingga tidak perlu dikhawatirkan.

Vaksin, kata dia, bertahan di dalam tubuh tergantung dari jenis vaksin maupun penyakitnya, hal itu diketahui dari penelitian yang ada.

Ia mengungkapkan, ada vaksin yang memberi perlindungan seumur hidup, atau ada yang beberapa tahun, tapi kekebalan biasanya baru muncul dua minggu setelah vaksinasi.

BACA JUGA: Vaksin Merah Putih Dapat Diekspor

“Vaksin melatih sistem imunitas kita sehingga terbentuk antibodi. Tidak ada gejala tertentu, tapi sebagian bisa mengalami demam, kemerahan di bekas suntikan dan itu semua sifatnya ringan, wajar dan akan hilang dengan sendirinya,” tambah dia.

Bagi yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid, lanjut dia, perlu dilihat jenis vaksinnya.

Misalnya vaksin influenza, pada orang-orang yang memiliki penyakit komorbid seperti jantung, ginjal, diabetes menurut Dirga justru dianjurkan untuk divaksin.

BACA JUGA: Pemerintah Siap Gelar Vaksinasi Nasional 

Tapi ada juga jenis-jenis vaksin lain yang tidak boleh diberikan pada kondisi tertentu. Karena itu perlu diketahui dari hasil penelitian dan jenis vaksinnya masing-masing.

Maka sebelum menerima vaksinasi, tubuh perlu dipastikan dalam kondisi sehat secara umum. Namun, kata dia, tidak ada syarat spesifik bagi orang yang akan divaksinasi.

​​​​​​Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak perlu ragu menjalani vaksinasi Covid-19 jika nantinya telah diedarkan.

BACA JUGA: WHO: Vaksin Bawa Kehidupan Kembali Normal

Sebab, kata dia, sebelum diedarkan vaksin sudah mendapat izin edar dari BPOM yang sudah dipastikan keamanan dan efektivitasnya.

Diketahui, pemerintah saat ini tengah mengembangkan vaksin Merah Putih dan menjajaki kerjasama dengan produsen negara lain untuk pengembangan vaksin guna penanganan pandemi Covid-19. (riz/fin)

Baca Juga

Rekomendasi Lainnya

Tim DVI Identifikasi Enam Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182

JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusat Kedokteran dan Kesehatan RS Polri Kramat Jati, Jakarta, hingga Selasa (19/1) pukul 17.00 WIB berhasil mengidentifikasi...

BNPB: 154 Bencana Terjadi Sepanjang 1-18 Januari

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 154 bencana alam yang terjadi di Indonesia dalam tiga pekan pertama tahun 2021."BNPB mencatat dalam...

Satgas Akui Tes Covid-19 Belum Merata Secara Nasional

JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengakui pengetesan corona di berbagai wilayah di Indonesia belum merata."Angka testing yang tinggi saat ini sebarannya tidak...

Ada di Lokasi Dekat Jatuhnya Sriwijaya Air, Maia Estianty Ceritakan yang Dialaminya

JAKARTA - Musisi Maia Estianty diketahui berada di Kepulauan Seribu saat terjadi peristiwa jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 pada 9 Januari 2021 lalu.Maia mengungkapkan...

Baca Juga

Berita Terbaru

Foto-Foto

News