Banyak Permohonan Cerai di Cianjur, Sehari 150 Perkara

Beranda Nusantara Banyak Permohonan Cerai di Cianjur, Sehari 150 Perkara

CIANJUR – Kasus perceraian di Kabupaten Cianjur saat pandemi Covid-19 meningkat. Berdasarkan data Pengadilan Agama (PA) Cianjur, kenaikannya mencapai 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai angka 4.000 kasus.

Humas PA Cianjur, Asep mengatakan, dalam sehari PA Cianjur bisa menyidangkan perkara perceraian hingga 150 perkara. Masalah ekonomi masih mendominasi. Menjadi penyebab terjadinya perceraian yang masuk ke PA Cianjur.

BACA JUGA: Belum Sepekan Menikah tapi Sudah Kerja, Netizen Puji Istri Denny Sumargo

“Memang belum ada penelitian bahwa dengan pandemi ini lah perkara menjadi naik, karena dari tahun ke tahun itu naiknya seperti itu juga,” kata dia dikutip dari Cianjur Ekspres (Sukabumi Ekspres), belum lama ini.

Asep menuturkan, untuk mengetahui perceraian akibat adanya pandemi, harus ada penelitian dulu, dan hingga saat ini ia mengungkapkan belum ada penelitian ke PA Cianjur.

BACA JUGA: Bermasalah Sejak Awal, Penerima Izin Ekspor Benih Lobster Lain Perlu Diselidiki

“Yang jelas kalau secara umum pandemi ini melihat keadaan sosial banyak laki-laki atau perempuan pekerja yang dirumahkan, jadi kerja di rumah atau pun dia tidak dipekerjakan lagi karena pengaruh pandemi pada aspek pekerjaan di pabrik,” katanya.

Kemudian, lanjut dia, perceraian meningkat apakah karena pengangguran atau tidak, menurutnya yang jelas ia menilai antara tahun sebelumnya dengan tahun sekarang berbeda, dan ada peningkatan.

BACA JUGA: Tak Hanya Indonesia, IFAD sebut SDGs Desa Layak Edukasi Desa-desa Dunia

“Yang ngajuin perceraian rata-rata per hari itu yang jelas kalau satu bulan mencapai sekitar 400-an,” katanya.

Sepengetahuannya sebagai Humas di PA Cianjur, faktor ekonomi masih dominan menjadi penyebab terjadinya perceraian.

“Sepengetahuan saya sebagai humas memang faktor ekonomi yang paling mendominasi,” ungkapnya.(job3/sri)

Baca Juga

Rekomendasi Lainnya

Refly Harun: Jokowi Presiden RI, Bukan Presiden Buat Relawan

JAKARTA- Pakar hukum tata negara, Refly Harun menyoroti adanya eksistensi relawan pro Jokowi-Maruf Amin hingga saat ini. Padahal pemilihan Presiden telah usai.Menurut Refly Harun,...

Kasus Stunting Bakal Naik

JAKARTA - Angka kasus stunting (gagal tumbuh kembang pada balita) akan naik. Pandemi COVID-19 merupakan salah satu penyebabnya.Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan...

Rabu Jadi Kebiasaan Jokowi

JAKARTA – Pelantikan Calon Tunggal Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit tengah dinanti. Beredar kabar, calon yang diajukan Presiden Jokowi ini bakal dilantik besok (27/1)....

Sentil Jokowi, Tengku Zul Bilang Ulama Wafat tak Ucap Duka, Giliran Mau Kumpul Wakaf dari Umat Islam….

JAKARTA- Eks Wasekjen MUI, Ustad Tengku Zulkarnain menyentil pemerintah soal Peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang dan peresmian Brand Ekonomi Syariah. Tengku Zul menilai, Presiden...

Baca Juga

Berita Terbaru

Foto-Foto

News