-advertisement-
-advertisement-
HomePendidikanMahasiswa PTKI Dapat Kuota Internet Gratis

Mahasiswa PTKI Dapat Kuota Internet Gratis

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan memberikan subsidi bantuan paket data internet bagi seluruh Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) untuk mendukung Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Suyitno mengatakan, bahwa pemberian bantuan paket data internet akan diberikan kepada Mahasiswa PTKI yang berada di seluruh Indonesia.

“Seluruh mahasiswa PTKI akan diberikan bantuan paket data untuk mendukung pemberlakuakan PJJ yang saat ini mereka lakukan. Jadi, pastikan seluruh mahasiswa terdata dengan baik berikut nomor ponselnya,” kata Suyitno, Selasa (10/11).

BACA JUGA: Ferdinand Usul Rizieq Shihab jadi Wantimpres, Syaratnya Akui Pancasila dan NKRI

Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang ini menegaskan, bantuan paket data ini bentuk kepedulian pemerintah pada pendidikan anak bangsa di tengah krisis.

“Dalam situasi dan kondisi apapun pendidikan harus tetap berjalan dan harus berkualitas, karenanya sarana prasarana pembelajaran harus terpenuhi,” katanya.

Suyitno menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk bantuan paket data sehingga diharapkan dapat terserap semua. “Anggaran telah tersedia dan perangkat pedoman bantuan sebentar lagi akan ditandatangani oleh Bapak Menteri Agama,” paparnya.

Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Ruchman Basori mengatakan, proses bantuan paket data diawali dengan verifikasi dan validasi (verval) data dan nomor ponsel mahasiswa yang dilakukan Bagian EMIS.

BACA JUGA: Harus Diakui, Fenomena Penjemputan Habib Rizieq Baru Pernah Terjadi Sepanjang Sejarah Indonesia

“Kami meminta partisipasi bapak dan ibu dari PTKI untuk secara aktif melakukan pendataan yang dimaksud melalui aplikasi EMIS, sehingga mahasiswa mendapatkan manfaat bantuan itu,” kata Alumni UIN Walisongo.

Sementara itu, Kasubbag Data Sistem Informasi, Madrasah, Guru, Tenaga Kependidikan Serta Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam, Dodi Irawan Syarif menjelaskan terkait sistem pendataan mahasiswa dengan aplikasi EMIS.

“Data yang sudah masuk dan di verval baru mencapai 592.725 orang. Artinya, baru separuh mahasiswa. Karenanya, kita harus bekerja keras untuk melengkapinya,” kata Dodi. (der/fin)

-advertisement-
-advertisement-