Pertamina Catat Lonjakan Konsumsi Avtur

fin.co.id - 02/11/2020, 03:00 WIB

Pertamina Catat Lonjakan Konsumsi Avtur

Pesawat milik maskapai Citilink terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Ruang di Bandara Sam Ratuangi, Manado, Sulawesi Utara

CIREBON - PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III mencatatkan pertumbuhan konsumsi Avtur, bahan bakar pesawat terbang, pada masa libur panjang dan Maulid Nabi. Puncak konsumsi terjadi pada hari Rabu(28/10). Terjadi lonjakan hingga 33% dibandingkan konsumsi rata-rata harian Oktober.

"Kami telah memperkirakan kenaikan konsumsi, seiring dengan libur panjang yang dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk berlibur keluar kota dengan moda pesawat udara," kata Unit Manager Communication Relations & CSR MOR III Eko Kristiawan.

BACA JUGA:  DKI Jakarta Kota Terbaik Dunia, Teddy Gusnaidi Klaim Hasil Kerja Jokowi dan Ahok

Eko menjelaskan, pertumbuhan konsumsi Avtur mulai terlihat sejak Selasa (27/10), dimana kebutuhan Avtur meningkat hampir 31%, menjadi 3.614 kilo liter (KL) dibanding konsumsi harian normal bulan Oktober, yang rata-rata mencapai 2.811 KL. Pada Rabu (28/10), konsumsi puncak Avtur mencapai 3.731 KL, naik sekitar 33%.

Masyarakat juga masih melakukan penerbangan pada Kamis (29/10), dimana masih tercatat konsumsi sebanyak 3.500 KL, atau naik sebesar 25% dibanding rata-rata normal.

BACA JUGA:  Bea Cukai Juanda Musnahkan Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal Dan Puluhan Barang Lartas

"Sejak awal Oktober, kami telah mempersiapkan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi ini," ujar Eko seperti dikutip dari Radar Cirebon (Fajar Indonesia Network Grup).

Kesiapan layanan DPPU, dia menambahkan, dilakukan melalui inspeksi Manajemen MOR III guna memastikan kehandalan operasional dan kecukupan stok DPPU. Selain itu, monitoring berkala yang secara intensif dilakukan di masing-masing DPPU.

Di wilayah MOR III yang melingkupi Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten, Pertamina memiliki 6 DPPU yang melayani kebutuhan pesawat terbang di Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdana Kusuma, dan Pondok Cabe. Selain itu, Husein Sastranegara, serta Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati.(via)

Admin
Penulis