Pelajar Tetap Dipidana

Beranda Hukum dan Kriminal Pelajar Tetap Dipidana

JAKARTA – Polda metro Jaya menangkap 11 pelajar penyebar hasutan melalui media sosial serta terlibat bentrokan dengan petugas dalam unjuk rasa menolak Omnibus Law pada 8 dan 13 Oktober 2020. Meski berstatus pelajar, mereka tetap akan dipidana.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan anak di bawah umur tetap bisa dipidana dengan aturan tertentu. Mereka ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka pasal 212 KHUP tentang perlawanan kepada petugas, Pasal 218 KUHP tentang larangan berkumpul dan Pasal 170 KUHP tentang perlawanan kepada petugas dan dan 406 KUHP tentang perusakan.

“Selama ini bahwa ada beberapa masyarakat yang menyampaikan anak-anak itu tidak bisa dipidana. Sebenarnya tidak demikian, hal ini kita mengacu pada Undang-Undang Praperadilan Anak,” terang Nana saat konferensi pers, Selasa (27/10).

BACA JUGA: Tak Banyak yang Tahu, Inul Daratista Sering Minta Cerai ke Adam Suseno

Menurutnya, anak-anak di bawah 18 tahun atau di bawah umur tidak bisa ditahan ketika ancaman hukuman di bawah 7 tahun sesuai Undang Undang No 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

“Tetapi ketika yang mereka lakukan ancamannya di atas 7 tahun maka mereka bisa dilakukan penyidikan atau penahanan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Meski demikian, dalam prosesnya, penanganan anak di bawah umur dengan orang dewasa jelas berbeda. Salah satunya terkait proses penahanan dan penyidikan, orang dewasa dikenakan 20 hari dengan perpanjangan 20 hari lagi. Namun khusus anak di bawah umur dikenakan 7 hari dengan perpanjang 8 hari.

“Jadi anak-anak yang sudah melakukan tindak pelanggaran hukum dengan ancaman di atas 7 tahun bisa dipidana tetapi dengan aturan khusus,” jelasnya.

BACA JUGA: Sebelas Power Bank Berisi Narkotika Berhasil Diringkus Bea Cukai Dan Kepolisian Polres Tanjung Perak

Dikatakan Nana, pada demo anarkis 8 dan 13 Oktober, pihaknya mengamankan 2.667 orang yang 70 persen diantaranya pelajar dari Bogor, Subang, Jakarta, Bekasi, Tangerang, maupun Cilegon.

“Dari 2.667 orang itu kemudian ada 143 tersangka dan 67 orang ditahan,” katanya.

Disebutkannya, ada 2 kelompok dari 67 orang yang telah ditahan. Yakni, pelaku lapangan dan penghasut.

“Kemudian dari 67 tersangka yang ditahan, saya kelompokkan menjadi 2 kelompok, yaitu yang pertama kelompok pelaku lapangan yaitu yang melempar, merusak, membakar di beberapa TKP seperti di ESDM dan beberapa fasilitas umum yaitu halte busway, pos polisi,” jelasnya.

BACA JUGA: Artis yang Berhenti Kredit dan Hindari Dosa Riba, Emang Seperti Apa Bahaya Dosa Riba?

Lalu, untuk kelompok berikutnya yaitu kelompok yang untuk menghasut sejumlah orang melakukan kerusuhan atau anarkis saat mengikuti aksi unjuk rasa.

“Kelompok 2, pelaku yang menggerakkan, dimana kelompok yang menghasut, memposting, kemudian menyebarkan dan mengajak demo rusuh melalui media sosial dan melalui ajakan langsung,” ungkapnya.

Selain itu, Nana juga menyebut, satu orang tersangka yaitu FN merupakan pelajar yang diduga sebagai admin akun instagram @panjang.umur.perlawanan dan memiliki keterkaitan dengan kelompok admin anarko.

“Di sini kami sudah menangkap admin dari akun Instagram panjang umur perlawanan yang ini merupakan admin kelompok anarko. Atas nama inisial FN 17 tahun yang masih pelajar,” katanya.

BACA JUGA: Film Pendek Gus Muwafiq, Tengku Zulkarnain: Film Sampah, Segitu Bencinya ke Cadar

Atas hal itu, Nana menyampaikan polisi terus melakukan pengembangan serta mendalami baik dari kelompok pelajar dan anarko guna mencari siapa oknum yang penggeraknya.

“Kaitannya antara pelajar dengan kelompok anarko. Kalau kita lihat kelompok Facebook STM Sejabodetabek hampir mirip perilaku yang mereka lakukan. Jadi isinya hasutan untuk demo anarkis, demo rusuh,” katanya.

“Atas hal ini, kami akan mendalami keterkaitan antara kelompok pelajar dan anarko ini. Untuk mengungkap siapa penggerak dan kami akan terus lakukan pengejaran terhadap mereka ini. Untuk pengungkapan jaringan demo anarkis yang terjadi beberapa waktu lalu,” pungkasnya.

Ditambahkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus penangkapan 11 pelajar penghasut demo rusuh berawal dari pengembangan dari 143 tersangka. Penyidik memeriksa handphone tersangka satu per satu ditemukan sebuah WhatsApp ‘Omnibus Law Jakarta Timur’.

BACA JUGA: Ngabalin Harap Polri Juga Tangkap Refly Harun dan Ustad Waloni: Biar Kalian Tahu Ini Demokrasi

“Semua total 11 orang yang kita amankan terdiri dari 10 tersangka satu rangkaian terkait STM Se-Jabodetabek. Sementara yang satu adalah anarko yang menghasut memakai Instagram, dia juga anak STM, tetapi masuk ke Anarko,” katanya.

Mereka yang diringkus yakni DS (17) anggota grup WA Dewan Penyusah Rakyat dan melempari petugas dengan batu, kemudian AH (16) dan MNI (15) anggota WAG Ruang Guru, AS (15), FIQ (16), FSR (15), dan AP (15) anggota WAG Omnibus Law Jakarta Timur. Sedangkan MA (15), AP (15) yang mengajak anggota grup WA STM Sejabodetabek membawa petasan.

Selanjutnya tersangka K (18) yang ditangkap atas perannya membuat grup WhatsApp STM Sejabodetabek dan melakukan perlawanan kepada petugas, serta MAR (16) yang menjadi admin grup WhatsApp STM Sejabodetabek dan turut melakukan perlawanan kepada petugas.

Dijelaskannya, pengungkapan dimulai dengan menelusuri grup-grup di WhatsApp Grup ‘Omnibus law’, Grup WhatsApp ‘STM Sejabodetabek’ dan Grup Facebook ‘STM Se-Jabodetabek’.

“Mereka memposting foto untuk mengajak anarkis,” katanya.(gw/fin)

Baca Juga

KPK Tangkap 10 Orang dalam OTT Wali Kota Cimahi

JAKARTA - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan total 10 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Bandung, Jawa Barat, Jumat (27/11) sekira...

Di-OTT, Wali Kota Cimahi Jalani Pemeriksaan di Kantor KPK

JAKARTA - Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna tengah menjalani pemeriksaan usai ditangkap oleh Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Sudah di K4 (Gedung Merah...

Wali Kota Cimahi Ajay Priatna yang Di-OTT KPK Miliki Harta Rp8 Miliar

JAKARTA - Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (27/11). Ajay...

KPK Sita Rp420 Juta dalam OTT Wali Kota Cimahi

JAKARTA - Selain menangkap Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna, Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga turut menyita barang bukti uang senilai Rp420...

Rekomendasi Lainnya

Pengampunan Kalkun

Oleh: Dahlan Iskan HARI raya kalkun kali ini begitu banyak diwarnai persoalan politik. Maka meja-meja makan pun dipenuhi pembicaraan politik. Tidak lagi seperti tahun-tahun lalu:...

Brighton vs Liverpool: Lawan Lelah

BRIGHTON — Liverpool melakoni jadwal gila pasca jeda internasional. Dalam sepekan, mereka harus memainkan tiga pertandingan, termasuk mengunjungi markas Brighton & Albion Hove, malam...

Jangan Ada Kerumunan di TPS Pilkada

JAKARTA - Dalam dua pekan mendatang, Indonesia akan menggelar pesta demokrasi tingkat daerah secara serentak. Pilkada serentak Tahun 2020 dilaksanakan dalam masa pandemi Covid-19....

Cegah Perkawinan Anak

MAKASSAR - Kekerasan terhadap perempuan dan pernikahan usia dini masih menjadi isu krusial di Sulsel. Peringatan Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak menjadi...

Pengalaman Libur Panjang Jadi Pelajaran

JAKARTA - Mendekati akhir tahun, libur panjang menjadi hal yang ditunggu-tunggu masyarakat. Namun Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat belajar dari pengalaman masa libur panjang...

Banyak Permohonan Cerai di Cianjur, Sehari...

CIANJUR - Kasus perceraian di Kabupaten Cianjur saat pandemi Covid-19 meningkat. Berdasarkan data Pengadilan Agama (PA) Cianjur, kenaikannya mencapai 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya...

Jaga Ketersediaan Alkes di Daerah

JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 meminta satgas di daerah memantau dan memonitor ketersediaan alat kesehatan (Alkes) di berbagai fasilitas kesehatan. Koordinasi dengan pemerintah pusat...

Halangi Petugas Kesehatan Dapat Dikenai Sanksi

JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat tidak menghalang-halangi petugas kesehatan yang melakukan penanganan Covid-19. Jika ada yang menghalangi dapat dikenai sanksi. "Tindakan menghalang-halangi akan...

Baca Juga

KPK Tangkap 10 Orang dalam OTT Wali Kota Cimahi

JAKARTA - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan total 10 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Bandung, Jawa Barat, Jumat (27/11) sekira...

Di-OTT, Wali Kota Cimahi Jalani Pemeriksaan di Kantor KPK

JAKARTA - Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna tengah menjalani pemeriksaan usai ditangkap oleh Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Sudah di K4 (Gedung Merah...

Wali Kota Cimahi Ajay Priatna yang Di-OTT KPK Miliki Harta Rp8 Miliar

JAKARTA - Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (27/11). Ajay...

KPK Sita Rp420 Juta dalam OTT Wali Kota Cimahi

JAKARTA - Selain menangkap Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna, Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga turut menyita barang bukti uang senilai Rp420...

OTT Wali Kota Cimahi Terkait Proyek Pembangunan Rumah Sakit

JAKARTA - Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna diamankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (27/11). Ketua KPK Firli Bahuri mengungkapkan, OTT terhadap Ajay...

Berita Terbaru

Tokoh Kritis, Tergusur di MUI

JAKARTA - Sejumlah tokoh yang kritis terhadap pemerintah terdepak dari pengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Termasuk mereka yang dekat aksi 212 dan Habib Rizieq...

Shandy Aulia Menetap di Bali

JAKARTA - Shandy Aulia memutuskan untuk menetap di Bali. Sebelumnya, sejumlah selebritis sebut saja Tamara Bleszynski, Jessica Iskandar dan Indah Kalalo sudah lebih dulu...

Rhoma Irama Nyesal Telat Duet Bareng Didi Kempot

JAKARTA - Raja Dangdut Rhoma Irama membeberkan sebelum Didi Kempot meninggal dunia, dirinya sempat berencan akan berkolaborasi duet bareng. Namun takdir berkata lain, Tuhan...

Hamilton Bangga Bergelar Sir

LONDON - Lewis Hamilton dikabarkan akan memperoleh gelar Sir. Gelar diberikan karena prestasinya yang luar biasa di ajang balap Formula 1 (F1) dan telah...

Stoner Akui Kesehatannya Menurun

JAKARTA - Juara dua kali MotoGP, Casey Stoner, mengaku jika Sindrom Kelelahan Kronis yang dideritanya makin memburuk. Sejak Desember tahun lalu, pebalap Australia ini...

Foto-Foto

News

Niat Mancing, Pemuda Tenggelam di Sungai

CILACAP - Seorang pemuda tenggelam di saat memancing di Dipo Pasir Gombol Harjo, Sungai Serayu, Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, Kamis (26/11). Korban bernama Agil...

Komisi XI DPR Tinjau Bea Cukai Bali Nusa Tenggara

BANDUNG – Komisi XI DPR RI adakan kunjungan kerja ke Kanwil Bea Cukai Bali, NTB dan NTT dalam rangka meninjau proses bisnis pengawasan otoritas...

Viral Ceramah Gus Miftah Akui Senang Ngaji dengan Lonte: Ngajinya Pahala, Matanya Bervitamin

JAKARTA- Sebuah video ceramah dari Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah viral di jagat twitter. Video yang berdurasi 22 detik itu, diunggah oleh pegiat...