Mantan Koruptor Masih Diusung, Kegagalan Kaderisasi Parpol

Beranda Hukum dan Kriminal Mantan Koruptor Masih Diusung, Kegagalan Kaderisasi Parpol

JAKARTA – Tugas partai politik untuk mencari kader terbaik dianggap gagal. Dalam gelaran pesta demokrasi, mantan narapidana korupsi masih sering diusung. Mereka yang pernah terjerat kasus korupsi, seharusnya menjadi momok memalukan. Bukan untuk dipilih.

Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat, masih terdapat sejumlah parpol yang mencalonkan mantan narapidana korupsi sebagai kepala daerah dalam pagelaran Pilkada Serentak (2020). Organisasi ini memandang, partai politik (parpol) telah gagal menghasilkan kader yang berkualitas.

Peneliti ICW Egi Primayogha menjelaskan, aturan mengenai pencalonan mantan nadapidana korupsi sejatinya telah diatur dalam putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 56/PUU-XVII/2019 atas uji materi pasal pencalonan mantan napi di Pilkada.

BACA JUGA: Ngabalin Harap Polri Juga Tangkap Refly Harun dan Ustad Waloni: Biar Kalian Tahu Ini Demokrasi

“Tentu ini sangat kita sayangkan, karena permasalahan parpol di level manapun permasalahannya menurut kami masih sama,” ujar Egi Primayogha dalam diskusi daring, Minggu (25/10).

Menurutnya, putusan itu menekankan mantan narapidana korupsi baru bisa mencalonkan diri usai lima tahun pasca menjalani pidana. Ia menegaskan, fenomena pencalonan mantan narapidana korupsi tidak sejalan dengan etika publik ataupun politik.

“Yang perlu dicatat adalah kenapa masih ada parpol yang mencalonkan mantan terpidana korupsi untuk menjadi kepala daerah,” ungkapnya.

Egi lantas mencontohkan mantan Bupati Kudus Muhammad Tamzil yang bebas penjara akibat kasus korupsi pada Desember 2015 lalu. Setelahnya, ia terpilih kembali sebagai bupati pada 2018. Lantas, Tamzil terciduk operasi tangkap tangan (OTT) pada Juli 2019 karena diduga menerima suap pengisian jabatan.

BACA JUGA: Ruhut Sitompul: Demokrasi Almarhum? Yang Bilang Itu Begundal Provokator

Ia menyatakan, peristiwa tersebut seharusnya menjadi pertimbangan parpol dalam mencalonkan kadernya. Parpol, kata dia, tidak perlu memaksa untuk mengusung mantan narapidana korupsi.

“Kita bisa melihat di sini parpol sama sekali tidak mempertimbangkan etika ataupun integritas dalam mengusung calon jadi,” tegas Egi.

Ia memandang, dengan fakta masih adanya mantan narapidana yang diusung, justru menunjukkan ada permasalahan serius dalam tubuh parpol. Sejumlah perilaku abai tersebut, menurutnya, menunjukkan parpol telah gagal menghadirkan calon berkualitas bagi para pemilih.

Manajer Program Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Peludem) Fadli Ramadhanil mengatakan terdapat dua daerah dalam Pilkada Serentak 2020 yang meloloskan mantan narapidana korupsi untuk mencalonkan diri sebagai kepala daerah meski belum melewati masa jeda waktu selama 5 tahun. Dua derah tersebut yakni di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, dan Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.

Kedua pasangan calon itu antara lain Syaifurrahman-Ika Rizky Veriyani di Dompu, serta Hipni-Melin Haryani Wijaya di Lampung Selatan. Menurut Fadli, putusan Bawaslu setempat tidak berkesuaian dengan putusan MK.

Fadli menyebut, putusan MK tersebut ingin melindungi pemilih agar mendapatkan calon yang berintegritas. Namun, pada putusan Bawaslu tersebut dianggap keliru.

“Menurut saya 2 putusan ini justru bergeser dari tujuan organisasi tersebut karena meloloskan orang yang masih berstatus terpidana yang belum selesai menjalani masa tunggu sesuai dengan amanat putusan MK. Menurut saya ini sesuatu kekeliruan dalam penyelenggaraan tahapan Pilkada,” tandasnya. (riz/khf/fin)

Baca Juga

KPK Tangkap 10 Orang dalam OTT Wali Kota Cimahi

JAKARTA - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan total 10 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Bandung, Jawa Barat, Jumat (27/11) sekira...

Di-OTT, Wali Kota Cimahi Jalani Pemeriksaan di Kantor KPK

JAKARTA - Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna tengah menjalani pemeriksaan usai ditangkap oleh Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Sudah di K4 (Gedung Merah...

Wali Kota Cimahi Ajay Priatna yang Di-OTT KPK Miliki Harta Rp8 Miliar

JAKARTA - Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (27/11). Ajay...

KPK Sita Rp420 Juta dalam OTT Wali Kota Cimahi

JAKARTA - Selain menangkap Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna, Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga turut menyita barang bukti uang senilai Rp420...

Rekomendasi Lainnya

Stoner Akui Kesehatannya Menurun

JAKARTA - Juara dua kali MotoGP, Casey Stoner, mengaku jika Sindrom Kelelahan Kronis yang dideritanya makin memburuk. Sejak Desember tahun lalu, pebalap Australia ini...

Sumbawa Pantas Jadi Sentra Pakan Ternak...

JAKARTA - Kabupaten Sumbawa memiliki potensi besar menjadi sentra pakan ternak. Apalagi, wilayah itu terkenal dengan komoditi jagung yang bisa dimanfaatkan. Serta ternak sapi...

Pengampunan Kalkun

Oleh: Dahlan Iskan HARI raya kalkun kali ini begitu banyak diwarnai persoalan politik. Maka meja-meja makan pun dipenuhi pembicaraan politik. Tidak lagi seperti tahun-tahun lalu:...

Brighton vs Liverpool: Lawan Lelah

BRIGHTON — Liverpool melakoni jadwal gila pasca jeda internasional. Dalam sepekan, mereka harus memainkan tiga pertandingan, termasuk mengunjungi markas Brighton & Albion Hove, malam...

Jangan Ada Kerumunan di TPS Pilkada

JAKARTA - Dalam dua pekan mendatang, Indonesia akan menggelar pesta demokrasi tingkat daerah secara serentak. Pilkada serentak Tahun 2020 dilaksanakan dalam masa pandemi Covid-19....

Cegah Perkawinan Anak

MAKASSAR - Kekerasan terhadap perempuan dan pernikahan usia dini masih menjadi isu krusial di Sulsel. Peringatan Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak menjadi...

Pengalaman Libur Panjang Jadi Pelajaran

JAKARTA - Mendekati akhir tahun, libur panjang menjadi hal yang ditunggu-tunggu masyarakat. Namun Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat belajar dari pengalaman masa libur panjang...

Banyak Permohonan Cerai di Cianjur, Sehari...

CIANJUR - Kasus perceraian di Kabupaten Cianjur saat pandemi Covid-19 meningkat. Berdasarkan data Pengadilan Agama (PA) Cianjur, kenaikannya mencapai 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya...

Baca Juga

KPK Tangkap 10 Orang dalam OTT Wali Kota Cimahi

JAKARTA - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan total 10 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Bandung, Jawa Barat, Jumat (27/11) sekira...

Di-OTT, Wali Kota Cimahi Jalani Pemeriksaan di Kantor KPK

JAKARTA - Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna tengah menjalani pemeriksaan usai ditangkap oleh Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Sudah di K4 (Gedung Merah...

Wali Kota Cimahi Ajay Priatna yang Di-OTT KPK Miliki Harta Rp8 Miliar

JAKARTA - Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (27/11). Ajay...

KPK Sita Rp420 Juta dalam OTT Wali Kota Cimahi

JAKARTA - Selain menangkap Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna, Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga turut menyita barang bukti uang senilai Rp420...

OTT Wali Kota Cimahi Terkait Proyek Pembangunan Rumah Sakit

JAKARTA - Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna diamankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (27/11). Ketua KPK Firli Bahuri mengungkapkan, OTT terhadap Ajay...

Berita Terbaru

Pesan HRS untuk Pemerintah: Ingat, Satu Lawan Cerdas Lebih Baik dari Sejuta Kawan Bodoh yang Bermental Penjilat

JAKARTA- Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab menilai, pemerintah seharusnya tidak menjadikan para aktivis seperti Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat dan lainnya sebagai...

Edhy Tandatangani Surat Pengunduran Diri

JAKARTA - Edhy Prabowo telah menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP). Dia mundur usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi...

Tokoh Kritis, Tergusur di MUI

JAKARTA - Sejumlah tokoh yang kritis terhadap pemerintah terdepak dari pengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Termasuk mereka yang dekat aksi 212 dan Habib Rizieq...

Shandy Aulia Menetap di Bali

JAKARTA - Shandy Aulia memutuskan untuk menetap di Bali. Sebelumnya, sejumlah selebritis sebut saja Tamara Bleszynski, Jessica Iskandar dan Indah Kalalo sudah lebih dulu...

Rhoma Irama Nyesal Telat Duet Bareng Didi Kempot

JAKARTA - Raja Dangdut Rhoma Irama membeberkan sebelum Didi Kempot meninggal dunia, dirinya sempat berencan akan berkolaborasi duet bareng. Namun takdir berkata lain, Tuhan...

Foto-Foto

News

Niat Mancing, Pemuda Tenggelam di Sungai

CILACAP - Seorang pemuda tenggelam di saat memancing di Dipo Pasir Gombol Harjo, Sungai Serayu, Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, Kamis (26/11). Korban bernama Agil...

Komisi XI DPR Tinjau Bea Cukai Bali Nusa Tenggara

BANDUNG – Komisi XI DPR RI adakan kunjungan kerja ke Kanwil Bea Cukai Bali, NTB dan NTT dalam rangka meninjau proses bisnis pengawasan otoritas...

Viral Ceramah Gus Miftah Akui Senang Ngaji dengan Lonte: Ngajinya Pahala, Matanya Bervitamin

JAKARTA- Sebuah video ceramah dari Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah viral di jagat twitter. Video yang berdurasi 22 detik itu, diunggah oleh pegiat...