Sumbawa Butuh Pemimpin Cerdas Kurangi Pengangguran

Beranda News Sumbawa Butuh Pemimpin Cerdas Kurangi Pengangguran

SUMBAWA – Kabupaten Sumbawa membutuhkan pemimpin atau kepala daerah yang cerdas dan memiliki jaringan kuat guna membangun perekonomian masyarakat sehingga dapat menekan tingkat pengangguran. Kondisi ekonomi yang miskin dengan persoalan mereka yang tidak bekerja, menurut Pengamat Sosial yang juga tokoh masyarakat asal Sumbawa, Muhammad Ali, mengatakan ini, Jumat (22/10).

“Bagaimana mewujudkan kesejahteraan rakyat secara keseluruhan, sepanjang kita di Sumbawa masih memiliki angka pengangguran tinggi, maka selama itu kita hanya mimpi ingin sejahtera,” kata Ali di Sumbawa, Jumat.

Ali menguraikan, kondisi Kabupaten Sumbawa saat ini belum dapat mengakhiri persoalan pengangguran. Tidak tersedianya lapangan pekerjaan yang cukup berimbas terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat yang masih rendah.

Mantan pejabat Bappeda Kabupaten Sumbawa itu, menyatakan masyarakat di suatu daerah tidak menginginkan apa-apa, selain menuntut kesejahteraan dan hidup layak tanpa bantuan pemerintah daerah secara kontinyu.

Dalam hal ini menurut Ali, Kepala Daerah Kabupaten Sumbawa harusnya berupaya menciptakan lapangan kerja baru dan layak, agar masyarakat terlepas dari kemiskinan.

“Kita butuh pemimpin yang cerdas, tanggap, semangat, mempunyai link ke pusat dan mempunyai terobosan, sehingga pemerintah tidak hanya puas pada anggaran APBD saja tetapi bisa mendapatkan dana dari pusat untuk mengembangkan daerah ini,” ujar Ali.

Secara politis kepala daerah yang memiliki jaringan kuat ke pusat, diungkapkan Ali akan sangat berpengaruh juga kepada perkembangan Sumbawa ke depan.

Ali mencontohkan soal jagung, pemerintah bangga karena telah mengirim 200 ribu ton jagung ke Filipina, namun persoalannya, produksi jagung belum dapat dipastikan cocok untuk diolah di Sumbawa.

Ali menyarankan peran desa melalui BUMDes sebenarnya bisa diandalkan, bahkan menjadi sumber pemasukan masyarakat nantinya, namun ini yang belum berjalan maksimal yaitu memberdayakan masyarakat untuk terlibat dalam sejumlah peluang di desa.

“Analisa mengenai potensi Sumbawa ini adalah kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan. Pemimpin cerdas dapat menjawab tantangan menjadi peluang. Jangan sampai kita mengirim bahan baku dari Sumbawa ke daerah lain dengan harga murah tetapi nantinya akan dikirim lagi ke Sumbawa dengan produk yang bernilai tinggi, kita yang rugi,” tutur Ali.

Ia juga mengingatkan rencana Pemerintah Provinsi NTB membangun kilang minyak dan transportasi kereta api di Pulau Sumbawa agar dapat berdampak positif bagi masyarakat untuk menyerap tenaga kerja lokal. Namun, Ali khawatir pemerintah daerah hanya mendapatkan “ampas” dari rencana kegiatan strategis daerah itu. Harusnya rencana membuat transportasi kereta api juga harus melalui survey panjang dan secara keseluruhan, karena akan berefek buruk bagi usaha transportasi lainnya seperti bus atau angkutan umum konvensional.

Di lain pihak, Kepala Pusat Penelitian Kependudukan LIPI, Herry Yogaswara menerangkan, ada banyak faktor yang menyebabkan suatu daerah dilanda kemiskinan. Misalnya, faktor budaya yang berkembang, atau persoalan kebijakan.

“Semuanya berkelindan,” sebutnya.

Sepengamatan Herry, kebijakan pemerintah daerah yang untuk mengatasi berbagai permasalahan utama masih sangat langka dan tidak berkesinambungan. Misalnya penanganan stunting, yang sedikit banyak juga berkaitan dengan masalah kemiskinan.

“Misalnya, kasus stunting fokus pada stuntingnya. Padahal kan tidak. Sebab stunting itu ada kaitannya dengan gaya hidup dan gizi,” kata Herry.

Untuk itu, Herry menaruh harapan besar kepada pemangku kebijakan di daerah untuk bergerak melakukan pendekatan secara komprehensif dan berkesinambungan begitu mengetahui akar masalah dan maksimal mengolah sumber daya di daerahnya.

Sementara itu, data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada April 2020, Kabupaten Sumbawa menempati urutan keenam dengan jumlah penduduk tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Barat yaitu 457.670 jiwa. Laju pertumbuhan PDRB Atas Dasar Harga KOnstan 2010 menempati urutan keempat tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Barat setelah Lombok Utara, Mataram dan Kota Bima dengan laju  4,87 persen.

Jumlah penduduk miskin Kabupaten Sumbawa pada 2019 mencapai 63.490 penduduk menjadikan Kabupaten Sumbawa menempati urutan keempat terendah di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Sumbawa untuk tahun 2019 adalah 67,60.

Dari 24 kecamatan yang ada di Kabupaten Sumbawa, pada 2019 produksi bawang merah Kabupaten Sumbawa mengalamani penurunan dari tahun sebelumnya menjadi 20.492,1 ton.

Kabupaten Sumbawa selain unggul dalam produksi tanaman pangannya juga unggul dalam sektor peternakan. Bisa dilihat dari jumlah ternak yang ada. Pada 2019 jumlah ternak besar terbanyak yaitu berupa Kerbau Sumbawa sebanyak 35.984 ekor sedangkan untuk ternak kecilnya didominasi oleh ayam ras dengan jumlah 335.725 ekor.

Dimensi lain yang perlu diperhatikan adalah tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan. Indeks kedalaman kemiskinan adalah ukuran rata-rata kesenjangan pengeluaran masin-gmasing penduduk miskin terhadap garis kemiskinan. Sedangkan indeks keparahan kemiskinan memberikan gambaran mengenai penyebaran pengeluaran diantara penduduk miskin.

Ditinjau dari indeks kedalaman kemiskinan (P1), nilai indeks kedalaman kemiskinan Kabupaten Sumbawa sepanjang tahun 2014 sampai dengan 2018 tampak cukup berfluktuatif. Pada 2014 indeks kedalaman kemiskinan tercatat 2,71. Pada 2015 mengalami penurunan menjadi 2,70 dan mengalami kenaikan pada tahun 2016 menjadi 3,12. Pada 2017 mengalami penurunan kembali menjadi 2,60 dan pada 2018 mengalami peningkatan menjadi 3,05.(bkg/cc2/fin)

Baca Juga

Keras! Ferdinand ke Veronica Koman: Lebih Baik Kamu Jadi Pelacur

JAKARTA- Eks politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean nampak geram dengan aktivis HAM Papua, Veronica Koman. Pasalnya, sebuah video beredar, Veronica dan beberapa warga negara...

Gus Nadir ‘Semprot’ Denny Siregar: Terlalu Berlebihan, Jangan Masuk Wilayah Gusti Allah

JAKARTA- Cendekiawan Nahdatul Ulama (NU), Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir memperingatkan pegiat media sosial, Denny Siregar agar tidak menulis cuitan yang berlebihan di media...

Data Ekonomi Global membaik, Kurs Rupiah Ditutup Menguat

JAKARTA - Nilai tukar (kurs) Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (2/12) sore ditutup menguat seiring membaiknya data ekonomi global di tengah...

Benny Wenda Jadi Presiden Papua Barat, Tengku Zul: Pak Jokowi Anda Punya Saingan Tuh

JAKARTA – United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) membentuk pemerintahan sementera Republik Papua Barat. Benny Wenda memproklamirkan diri sebagai presiden sementara Republik Papua Barat....

Rekomendasi Lainnya

Ancam Penggal Kepala Habib Rizieq, Anggota...

JAKARTA- Jajaran kepolisan Pekalongan telah menangkap seorang pria yang mengancam memenggal kepala petinggi Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab melalui sebuah video yang...

Komentar Lucu Stefano Pioli Tentang Anak...

MILAN — AC Milan bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk menggasak Celtic dengan skor 4-2 di matchday kelima Liga Europa, hari ini. Pelatih Rossoneri, Stefano Pioli bercanda bahwa...

Jadwal Bola Akhir Pekan Ini

MANCHESTER — Setelah kompetisi Eropa berlangsung tengah pekan ini, liga domestik akan kembali bergulir. Dari Inggris, akan ada derbi London antara Tottenham Hotspur dan...

Harga Beras Potensi Naik di Akhir...

JAKARTA - Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) meminta pemerintah melakukan antisipasi kenaikan harga beras potensi terjadi pada akhir 2020. Peneliti CIPS Galuh Octania mengatakan,...

Kemensos Pastikan Penyaluran Bansos 2021 Bakal...

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) 2021 bakal dilakukan sesuai jadwal dan sesegera mungkin. "Sesuai arahan Presiden, Menteri Sosial telah menginstruksikan...

PBB Kecam Negara yang Masih Anggap...

JAKARTA - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengecam negara-negara yang menolak fakta seputar pandemi virus corona dan mengabaikan pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). "Sejak awal,...

Ditunggu Perbankan Turunkan Suku Bunga Kredit

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) meminta perbankan untuk segera menurunkan tingkat suku bunga kredit. Penurunan ini untuk pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Bank Sentral sebelumnya...

Ratusan Tindak Pidana di Pilkada 2020

JAKARTA – Bawaslu menemukan 3.814 dugaan pelanggaran yang berasal dari temuan maupun laporan masyarakat. Dari jumlah tersebut, ada 112 kasus dugaan tindak pidana pemilihan...

Baca Juga

Keras! Ferdinand ke Veronica Koman: Lebih Baik Kamu Jadi Pelacur

JAKARTA- Eks politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean nampak geram dengan aktivis HAM Papua, Veronica Koman. Pasalnya, sebuah video beredar, Veronica dan beberapa warga negara...

Gus Nadir ‘Semprot’ Denny Siregar: Terlalu Berlebihan, Jangan Masuk Wilayah Gusti Allah

JAKARTA- Cendekiawan Nahdatul Ulama (NU), Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir memperingatkan pegiat media sosial, Denny Siregar agar tidak menulis cuitan yang berlebihan di media...

Data Ekonomi Global membaik, Kurs Rupiah Ditutup Menguat

JAKARTA - Nilai tukar (kurs) Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (2/12) sore ditutup menguat seiring membaiknya data ekonomi global di tengah...

Benny Wenda Jadi Presiden Papua Barat, Tengku Zul: Pak Jokowi Anda Punya Saingan Tuh

JAKARTA – United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) membentuk pemerintahan sementera Republik Papua Barat. Benny Wenda memproklamirkan diri sebagai presiden sementara Republik Papua Barat....

Banser akan Jaga Rumah Ibunda Mahfud MD, Denny Siregar: Negara Hilang Kredibilitas

JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan anggota Banser untuk menjaga kediaman rumah...

Berita Terbaru

KPK Rilis 10 Cakada ‘Terkaya’ dan ‘Termiskin’, Ada yang Hartanya Minus Rp3,5 Miliar

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap 10 calon kepala daerah (cakada) "terkaya" dan "termiskin" berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Berdasarkan data tersebut,...

Fasilitas Disabilitas Tidak Berfungsi

CIHIDEUNG - Di momen Hari Disabilitas Internasional Tahun 2020, warga Kota Tasikmalaya berharap adanya perbaikan sarana yang lebih layak, terutama bagi penyandang disabilitas. Gegap...

Pemerintah Izinkan Lapindo Bayar Utang Pakai Aset Perusahaan

JAKARTA - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (DJKN Kemenkeu) mengizinkan Lapindo Brantas Inc dan PT Minarak Lapindo melunasi utang menggunakan aset yang dimiliki. “Mereka...

KPK Jemput Paksa Eks Direktur PT Garuda Indonesia

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjemput paksa mantan Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia Hadinoto Soedigno (HS) di kediamannya di kawasan...

Muannas: Biar Jadi Pelajaran, Maaher Lebih Parah dari Sugi Nur

JAKARTA- Soni Eranata alias Ustad Maaher At-Thuawailibi ditangkap oleh Bareskrim Polri di kediamannya di Bogor Jawa Barat pada Kamis (3/12), pagi sekitar pukul 04.00...

Foto-Foto

News

Keras! Ferdinand ke Veronica Koman: Lebih Baik Kamu Jadi Pelacur

JAKARTA- Eks politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean nampak geram dengan aktivis HAM Papua, Veronica Koman. Pasalnya, sebuah video beredar, Veronica dan beberapa warga negara...

Gus Nadir ‘Semprot’ Denny Siregar: Terlalu Berlebihan, Jangan Masuk Wilayah Gusti Allah

JAKARTA- Cendekiawan Nahdatul Ulama (NU), Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir memperingatkan pegiat media sosial, Denny Siregar agar tidak menulis cuitan yang berlebihan di media...

Data Ekonomi Global membaik, Kurs Rupiah Ditutup Menguat

JAKARTA - Nilai tukar (kurs) Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (2/12) sore ditutup menguat seiring membaiknya data ekonomi global di tengah...