KPK Ingatkan MA

Beranda Hukum dan Kriminal KPK Ingatkan MA

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Mahkamah Agung (MA) agar dapat menjatuhkan putusan yang memberikan efek jera terhadap para koruptor. Hal itu menanggapi upaya peninjauan kembali (PK) Fredrich Yunadi, terpidana merintangi penyidikan mantan Ketua DPR Setya Novanto dalam kasus korupsi proyek KTP elektronik (e-KTP) ke Mahkamah Agung (MA).

Pelaksana Tugas Juru Bicara bidang Penindakan KPK Ali Fikri mengatakan, putusan majelis hakim tindak pidana korupsi (tipikor) tingkat pertama sampai dengan kasasi telah mempertimbangkan fakta-fakta dan alat bukti yang ada. Sehingga KPK meyakini tidak ada kekhilafan, kekeliruan yang nyata, dan pertentangan dalam pertimbangan putusan tersebut.

“Kami berharap MA dapat mempertimbangkan harapan publik agar adanya putusan majelis hakim yang memberikan efek jera terhadap para pelaku korupsi,” ujar Ali ketika dikonfirmasi, Rabu (21/10).

BACA JUGA: Kumpul Kebo dengan Tora Sudiro saat Pacaran, Mieke Amalia: Itunya aja Dua Tahun

Ia menyampaikan, PK merupakan hak setiap terpidana. Maka dari itu, ia menyampaikan KPK menghormati upaya hukum luar biasa yang diajukan Fredrich.

“Tentu nanti Jaksa KPK juga akan memberikan pendapat terkait dalil dan alasan yang diajukan oleh pemohon PK,” kata Ali.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK Takdir Suhan mengaku siap menghadapi upaya PK Fredrich Yunadi. Persidangan perdana rencananya bakal digelar pada Jumat (23/10) mendatang.

“Kami akan menghadiri persidangannya, dijadwalkan pada Jumat (23/10) lusa,” kata Takdir.

BACA JUGA: Kemenpan-RB Tinjau Pemenuhan Sarana dan Prasarana yang Responsif Kelompok Rentan di Bea Cukai Cikarang

Upaya PK yang diajukan Fredrich terungkap melalui situs Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Berdasarkan situs tersebut, permohonan PK disampaikan pihak Frederich pada Jumat (16/10) pekan lalu.

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada PN Jakarta Pusat sebelumnya memvonis Fredrich hukuman tujuh tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider lima bulan kurungan. Putusan itu diperkuat di tingkat banding oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Putusan tersebut berlanjut ke tingkat kasasi. MA lantas mengabulkan kasasi KPK dan memperkuat hukuman Fredrich menjadi 7,5 tahun dan denda Rp500 juta subsider delapan bulan kurungan.

Fredrich dinyatakan terbukti bersalah menghalangi proses hukum oleh penyidik KPK terhadap Setya Novanto yang saat itu berstatus tersangka kasus korupsi proyek KTP-el oleh majelis hakim. Ia saat itu merupakan kuasa hukum Novanto.

Majelis hakim menyatakan Fredrich terbukti melakukan rekayasa agar Novanto dirawat inap di Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Ia disebut telah memesan kamar pasien untuk merawat Novanto terlebih dahulu sebelum mantan petinggi Partai Golkar itu mengalami kecelakaan.

Fredrich juga disebut meminta dokter RS Medika untuk merekayasa data medis Novanto. Seluruh perbuatan itu dilakukan dia dalam rangka menghindari pemeriksaan oleh penyidik KPK.

Selain itu, Fredrich meminta kepada Setya Novanto untuk menyampaikan bahwa proses pemanggilan terhadap anggota DPR harus ada izin dari Presiden. Ia juga disebut melakukan uji materi (judicial review) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Saat ini, Fredrich tengah menjalani penahanan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur. (riz/gw/fin)

Baca Juga

Ditetapkan Sebagai Tersangka TPPU, Eks Pejabat Garuda Indonesia Ditahan

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Direktur Teknik PT Garuda Indonesia Hadinoto Soedigno (HDS) sebagai tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Hadinoto...

Iyut Bing Slamet Ditangkap Lagi karena Narkoba

JAKARTA - Pemain film dan sinetron Iyut Bing Slamet (IBS), ditangkap polisi atas kasus dugaan penyalahgunaan dan kepemilikan narkoba, Jumat (4/12). Perempuan berusia 52...

KPK Jemput Paksa Eks Direktur PT Garuda Indonesia

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjemput paksa mantan Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia Hadinoto Soedigno (HS) di kediamannya di kawasan...

Muannas: Biar Jadi Pelajaran, Maaher Lebih Parah dari Sugi Nur

JAKARTA- Soni Eranata alias Ustad Maaher At-Thuawailibi ditangkap oleh Bareskrim Polri di kediamannya di Bogor Jawa Barat pada Kamis (3/12), pagi sekitar pukul 04.00...

Rekomendasi Lainnya

Ditetapkan Sebagai Tersangka TPPU, Eks Pejabat...

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Direktur Teknik PT Garuda Indonesia Hadinoto Soedigno (HDS) sebagai tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Hadinoto...

Lagi, Jiwa Netizen Merintih Melihat Harga...

JAKARTA - Usai deodoran yang dipakai Prilly Latuconsina dengan harga setara Rp 200.000 menghebohkan publik beberapa watu lalu, kini produk kecantikan sang aktris lagi-lagi...

Bea Cukai Gencarkan Pemusnahan Barang Hasil...

JAKARTA – Keseriusan Bea Cukai dalam melindungi masyarakat dari beredarnya barang-barang yang berpotensi membahayakan dilakukan salah satunya dengan gencar melakukan pemusnahan terhadap barang-barang tersebut....

Iyut Bing Slamet Ditangkap Lagi karena...

JAKARTA - Pemain film dan sinetron Iyut Bing Slamet (IBS), ditangkap polisi atas kasus dugaan penyalahgunaan dan kepemilikan narkoba, Jumat (4/12). Perempuan berusia 52...

Gus Menteri Tekankan Pembangunan Desa Harus...

JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasnmigrasi diundang menjadi narasumber Talk Show Temu Kenali Budaya Desaku yang tayang di salah satu TV...

Sophia Latjuba Unggah Pose Mengangkang, Pikiran...

JAKARTA - Aktris Sophia Latjuba dikenal sebagai salah satu selebriti yang terlihat awet muda meski usianya sudah menginjak kepala lima. Dirinya pun kerap membagikan...

Kemenhub Sepakati Konsesi dengan PT Pelabuhan...

JAKARTA - Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Pelabuhan Tiga Bersaudara (PTB) menandatangani perjanjian konsesi pengusahaan pelabuhan dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II...

UNSMIL Kutuk Serangan yang Menewaskan Seorang...

JAKARTA - Misi Dukungan PBB di Libya (UNSMIL) mengutuk serangan mematikan terhadap murid sekolah di Kota Al Ajaylat, Libya, yang menewaskan seorang pelajar dan...

Baca Juga

Ditetapkan Sebagai Tersangka TPPU, Eks Pejabat Garuda Indonesia Ditahan

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Direktur Teknik PT Garuda Indonesia Hadinoto Soedigno (HDS) sebagai tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Hadinoto...

Iyut Bing Slamet Ditangkap Lagi karena Narkoba

JAKARTA - Pemain film dan sinetron Iyut Bing Slamet (IBS), ditangkap polisi atas kasus dugaan penyalahgunaan dan kepemilikan narkoba, Jumat (4/12). Perempuan berusia 52...

KPK Jemput Paksa Eks Direktur PT Garuda Indonesia

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjemput paksa mantan Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia Hadinoto Soedigno (HS) di kediamannya di kawasan...

Muannas: Biar Jadi Pelajaran, Maaher Lebih Parah dari Sugi Nur

JAKARTA- Soni Eranata alias Ustad Maaher At-Thuawailibi ditangkap oleh Bareskrim Polri di kediamannya di Bogor Jawa Barat pada Kamis (3/12), pagi sekitar pukul 04.00...

Ancam Penggal Kepala Habib Rizieq, Anggota Polisi Ini Ditangkap dan Diperiksa Propam

JAKARTA- Jajaran kepolisan Pekalongan telah menangkap seorang pria yang mengancam memenggal kepala petinggi Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab melalui sebuah video yang...

Berita Terbaru

Ferdinand Ngeles ‘Chaplin’ Bukan Jusuf Kalla, Refly Harun: Anak Kecil Juga Tahu

JAKARTA- Eks Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean dipolisikan oleh putri kedua Jusuf Kalla (JK), Muswirah Kalla atau Ira. Ferdinand dianggap telah menebar kebencian dan...

Ini Tiga Hal yang Dilakukan Kemendes PDTT Pertahankan Akar Budaya Masyarakat Desa

JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasnmigrasi diundang menjadi narasumber program Temu Kenali Budaya Desaku yang tayang di salah satu TV Swasta...

Saling Bocorkan Gaji dengan Boy William, Chef Arnold: Gokil, Gokil, Gokil

JAKARTA - Siapa yang tak kenal dengan chef Arnold. Pria dengan nama lengkap Arnold Poernomo itu namanya kian melejit usai menjadi juri dalam kompetisi...

Gara-gara Hal Ini, Ivan Gunawan Jujur Bilang Nafsu ke Deddy Corbuzier

JAKARTA - Tampil bareng dalam satu program di salah satu staisun televisi swasta, hubungan pertemanan Ivan Gunawan dengan Deddy Corbuzier semakin hari semakin akrab....

Foto-Foto

News

Gara-gara Hal Ini, Ivan Gunawan Jujur Bilang Nafsu ke Deddy Corbuzier

JAKARTA - Tampil bareng dalam satu program di salah satu staisun televisi swasta, hubungan pertemanan Ivan Gunawan dengan Deddy Corbuzier semakin hari semakin akrab....

Keras! Ferdinand ke Veronica Koman: Lebih Baik Kamu Jadi Pelacur

JAKARTA- Eks politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean nampak geram dengan aktivis HAM Papua, Veronica Koman. Pasalnya, sebuah video beredar, Veronica dan beberapa warga negara...

Gus Nadir ‘Semprot’ Denny Siregar: Terlalu Berlebihan, Jangan Masuk Wilayah Gusti Allah

JAKARTA- Cendekiawan Nahdatul Ulama (NU), Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir memperingatkan pegiat media sosial, Denny Siregar agar tidak menulis cuitan yang berlebihan di media...