Pembiayaan Rumah Subsidi Capai 92,98 Persen

Beranda Ekonomi Pembiayaan Rumah Subsidi Capai 92,98 Persen

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) mencatat, bahwa penyalurkan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sudah mencapai 92,98 persen dari total target sebanyak 102.500 unit.

Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin menjelaskan, bahwa dana yang disalurkan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah mencapai Rp9,73 triliun. Angka tersebut disalurkan untuk 95.308 unit rumah.

“Total penyaluran dana FLPP dari 2010 hingga 2020 mencapai 75.910 unit senilai Rp54,10 triliun,” kata Arief dikutip dari laman resmi PPDPP, Sabtu (17/10).

Arief menambahkan, pada tahun anggaran 2020 PPDPP telah melaksanakan kerjasama dengan 42 Bank Pelaksana yang terdiri dari 10 Bank Nasional dan 32 Bank Pembangunan Daerah.

“Pada awal Oktober telah dilakukan pra evaluasi terhadap bank pelaksana dan rencananya pada minggu ke-4 Oktober, PPDPP akan melaksanakan evaluasi bank pelaksana untuk triwulan III,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, kata Arief, nanti akan dieksekusi peralihan kuota dari bank yang berkinerja kurang bagus ke bank pelaksana yang potensial.

“PPDPP juga menampung usulan penambahan kuota dari bank pelaksana yang mengajukan penambahan kuota, tetapi tetap memperhatikan kinerja dari bank yang bersangkutan,” ujarnya.

Menurut Arief, mekanisme penambahan kuota dihitung berdasarkan realisasi target, data calon debitur di SiKasep dan hasil penilaian evaluasi bank pelaksana.

Dapat disampaikan, realiasi bank pelaksana per 13 Oktober 2020 tetap didominasi oleh BTN sebesar 39.942 unit, menyusul BNI sebanyak 12.572 unit, BRI Syariah sebanyak 9.453 unit, BTN Syariah 6.541 unit.

Selanjutnya Bank BJB sebesar 4.317 unit, BRI sebanyak 3.653 unit, Mandiri sebanyak 2.269 unit, menyusul NTB Syariah sebanyak 1.460 unit.

Kemudian Sumselbabel sebanyak sebanyak 1.206 unit dan Artha Graha sebanyak 1.127 unit serta sisanya disalurkan oleh bank pelaksana lainnya.

Sementara itu, Direktur Utama BTN, Pahala Nugraha Mansury mengaku optimis dapat menggenjot penyaluran kredit di sektor perumahan meskipun pandemi covid-19 dan resesi ekonomi.

Menurutnya, bisnis properti dengan multiplier effect lebih dari 170 subsektor industri padat karya masih menjadi salah satu penggerak perekonomian nasional dalam masa krisis.

“Peluang tumbuh masih besar karena sejumlah faktor, di antaranya stimulus sektor perumahan berupa peningkatan alokasi KPR Subsidi Rp1,5 triliun,” kata Pahala.

Pahala menambahkan, bahwa dengan faktor pendukung tersebut BTN tetap mencatatkan pertumbuhan KPR Subsidi yang masih prima. Per Agustus 2020, segmen KPR Subsidi membukukan pertumbuhan kredit sebesar 5,65 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menurutnya, dengan penambahan alokasi KPR Subsidi, maka BTN menjadi pendukung utama dari program sejuta rumah yang diinisiasi oleh Kementerian PUPR dengan menyumbang hampir 800 ribu unit rumah dari realisasi sejuta rumah nasional.

“Kami terus mengembangkan fitur baru untuk mendorong peningkatan penyerapan KPR subsidi, di antaranya fitur Graduated Payment Mortgage/GPM untuk KPR Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan atau BP2BT yang baru dirilis beberapa waktu lalu dan berhasil menjaring animo masyarakat,” pungkasnya. (der/fin)

Baca Juga

UMP 2021 Tak Naik, Daya Beli 2021 Sulit Tumbuh

JAKARTA -  Keputusan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah yang tidak menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2021 akan memengaruhi konsumsi masyarakat. Sehingga, daya beli masyarakat...

Ekonomi Nasional Berangsur Pulih

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan sistem keuangan menunjukkan tren positif seiring membaiknya proses pemulihan ekonomi di Tanah Air. Data yang dicatat Kementerian...

Surplus, Stok Beras Aman Hingga Januari 2021

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) memperkirakan stok beras hingga akhir 2020 mencapai sekitar 7,45 juta ton. Pasokan tersebut masih mencukupi...

Pelaku UMKM Masuk Pasar Digital Masih Rendah

JAKARTA - Jumlah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)di Indonesia sebanyak 64 juta, namun hanya 8 juta atau sekitar 13 persen yang memanfaatkan...

Penerimaan Pajak Bisa Tergerus

MAKASSAR - Banyak insentif diberikan pemerintah melalui UU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. Secara otomatis akan ikut menggerus penerimaan pajak. Kepala Bidang P2 Humas Kanwil...

Berita Terbaru

Dana Nasabah WanaArtha Tak Bisa Disita

JAKARTA - Kejaksaan seharusnya berhati-hati membekukan atau menyita rekening berbagai pihak dalam kasus Jiwasraya. Penyitaan atau pembekuan harus dibarengi dengan kejelasan keterkaitan. Pakar Tindak...

Musim Flu Sudah Tiba, Ini Bedanya dengan COVID-19

JAKARTA - Memasuki bulan November, masyarakat akan dihadapkan pada dua masalah kesehatan di waktu yang bersamaan.  Selain ancaman musim flu, pandemi corona yang sudah dalam...

Hal yang Ditakutkan Nathalie Holscher saat Menikah dengan Sule

JAKARTA - Jelang menikah dengan Sule, Nathalie Holscher mengaku bahwa dirinya menyimpan sebuah rasa ketakutan. Wanita yang menjalani proses mualaf di rumah Sule itu...

Hidung Meler Diikuti Bau Busuk? Ini Penyebabnya

JAKARTA - Belakangan Anda kerap mengalami pusing, diikuti dengan hidung meler. Namun yang berbeda kali ini, hingus yang Anda keluarkan terbilang cair seperti air,...

Juve vs Barca: Ronaldo Out

TURIN - Keinginan Lionel Messi untuk bersua dengan Cristiano Ronaldo, di laga Champions League sepertinya harus tertunda.  Ya, laga Juventus vs Barcelona, yang akan dihelat...

Nusantara

Buaya Sepanjang 5,4 Meter Ditangkap Warga

SUNGAISELAN - Buaya berukuran 5,4 Meter dengan berat 700 hingga 800 Kilogram di daerah Sungai pangkal Raya Desa Sungai Selan Kecamatan Sungai Selan Kabupaten...

Hujan, Turap di Desa Karangsari Longsor

CILACAP - Turap penahan tebing longsor dan menimpa bagian belakang rumah seorang warga di Desa Karangsari, Kecamatan Cimanggu, Senin (26/10) pagi. Tembok penahan tebing setinggi...

News

Dana Nasabah WanaArtha Tak Bisa Disita

JAKARTA - Kejaksaan seharusnya berhati-hati membekukan atau menyita rekening berbagai pihak dalam kasus Jiwasraya. Penyitaan atau pembekuan harus dibarengi dengan kejelasan keterkaitan. Pakar Tindak...

Progres 98 serta Tokoh Lintas Aktivis Menolak Demo Anarkis dan Politik Destruktif

JAKARTA - Berbagai persoalan politik bangsa yang terjadi di Indonesia sangat menarik untuk disikapi. Karena itu, perlu adanya evaluasi yang komprehensif terkait dinamika politik...

Unggah Foto Lari Pagi, Netizen Salfok di Balik Celana Gisel

JAKARTA - Aktris sekaligus penyanyi Gisella Anastasia kerap memposting kegiatannya di media sosial, baik saat sendiri atau sedang bersama sang buah hati, Gempita Nora...

Pelaku UMKM Masuk Pasar Digital Masih Rendah

JAKARTA - Jumlah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)di Indonesia sebanyak 64 juta, namun hanya 8 juta atau sekitar 13 persen yang memanfaatkan...

Penerimaan Pajak Bisa Tergerus

MAKASSAR - Banyak insentif diberikan pemerintah melalui UU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. Secara otomatis akan ikut menggerus penerimaan pajak. Kepala Bidang P2 Humas Kanwil...

Kemendag Dorong UMKM Bidik Pasar Amerika Selatan

JAKARTA - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto meminta pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mulai membidik ekspor pasar di kawasan Amerika Selatan. Hal ini...

BLT Dana Desa Diperpanjang Jadi Sembilan Bulan

JAKARTA - Pemerintah memperpanjang pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa dari enam bulan menjadi sembilan bulan. Selain itu, sisa dana desa yang tidak...