Demo Ditunggangi

Beranda Hukum dan Kriminal Demo Ditunggangi

JAKARTA – Demonstrasi yang berujung kerusuhan disinyalir ditunggangi pihak-pihak tertentu. Bahkan diduga ada kekuatan asing yang membiayainya.

Menurut Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kerusuhan yang terjadi dalam aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja ditunggangi pihak asing. dia berkeyakinan bahwa tidak mungkin rakyat akan menghancurkan fasilitas yang dibangun oleh uang rakyat sendiri.

“Saya gak yakin pemuda atau mahasiswa melakukan kerusuhan. Ini pasti anasir yang dibiayai asing. Gak mungkin seorang patriot membakar milik rakyat. Kalau mau demo silakan demokrasi itu boleh demo, masa bakar milik rakyat. Jadi kalau sudah begitu kita harus sangat waspada,” tegasnya dalam rilis yang disampaikan DPP Partai Gerindra secara tertulis, Selasa (13/10).

Dikatakan Ketua Umum Partai Gerindra itu, banyak peserta asing yang belum membaca UU Ciptaker. Lalu mereka termakan hoaks atau berita bohong.

BACA JUGA: Ferdinand Sindir Marissa Haque: Mirip DI/TII Bawa Isu Agama untuk Berpolitik Intoleran

“Banyak sekarang ini yang kemarin demo itu belum baca hasil omnibus law itu dan banyak hoaks. Banyak hoaks di mana-mana seolah ini tidak ada, itu tidak ada,” katanya.

Dikatakan mantan Danjen Kopassus itu, hoaks yang mengiringi UU Cipta Kerja bertujuan menimbulkan kekacauan di dalam negeri. Bahkan, dalangnya berasal dari luar negeri.

“Ada kekuatan-kekuatan asing, ada negara-negara tertentu di dunia yang tidak pernah suka Indonesia aman dan maju,” tegasnya.

Dia pun menceritakan, bahwa dirinya sempat terperangkap dalam aksi massa penolakan UU Cipta Kerja. Disesalkannya, saat menggelar aksi banyak mahasiswa yang tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak di tengah pandemi COVID-19.

BACA JUGA: Dalami Islam Setelah Mualaf, Sana Khan Putuskan Tinggalkan Dunia Hiburan

“Ini kan mencelakakan anak-anak kita. Dalang ini tidak bertanggung jawab sama sekali. Saya sangat prihatin. Ini kan lagi COVID-19,” ujarnya.

Dia pun meminta semua pihak bersabar dan mempersilakan untuk melakukan uji materi atau judicial review atas UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Cobalah kita sabar, kita atasi dulu, kita coba. Kalau UU ini tidak bagus pelaksanaannya, tidak baik, bawalah ke judicial review, ke MK, sudah berkali-kali kok dalam sejarah terjadi,” katanya.

Selain itu, Prabowo menjelaskan, UU Cipta Kerja memiliki tujuan yang baik, yakni mengurangi hambatan-hambatan yang memperlambat kebangkitan ekonomi di Indonesia

Terlebih Indonesia saat ini tengah diterpa pandemi COVID-19 yang berdampak negatif ke semua sektor. Buruh juga menjadi salah satu yang terdampak dari keadaan yang terjadi saat ini.

BACA JUGA: El Rumi Pamer Rambut Baru, Netizen Bandingkan dengan Bunda Maia

“Jadi ini kadang-kadang suatu dilema, katakanlah buah simalakama. Kita mau bantu buruh sekarang dan semua yang sulit tidak hanya buruh. Kalau terlalu kenceng terhadap pengusaha, pengusaha akan pindah,” tuturnya.

Di sisi lain, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap delapan petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan delapan orang tersebut berasal dari KAMI Jakarta dan KAMI Medan, Sumatera Utara.

Mereka adalah anggota Komite Eksekutif KAMI Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat, Deklarator KAMI Anton Permana dan seorang penulis sekaligus eks caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kingkin Anida. Selain itu Ketua KAMI Sumatera Utara Khairi Amri dan beberapa anggota lainnya yakni Juliana, Devi, dan Wahyu Rasari Putri.

BACA JUGA: MenkopUKM: UU Cipta Kerja Solusi Bagi Masalah KUMKM, Pengangguran, dan Kemiskinan

Dijelaskan Awi, penangkapan pertama dilakukan pada tim dari Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara (Sumut), kemudian Direktorat Tindak Siber Bareskrim Polri.

“Bahwasanya betul, memang ada beberapa hari ini Siber Bareskrim Polri maupun Siber Polda Sumatera Utara telah melakukan penangkapan-penangkapan,” ujar Awi.

Awi menjelaskan serangkaian penangkapan dilakukan sejak 9 Oktober hingga hari ini. 8 Orang ditangkap terkait demonstrasi tolak omnibus law UU Cipta Kerja.

“Terkait dengan demo omnibus law mulai dari tanggal 8 kemarin, yang kira sama-sama tahu kejadiannya, dan secara berturut-turut mulai tanggal 9 sampai dengan hari ini tanggal 13, tim telah melakukan beberapa kali penangkapan,” jelasnya.

BACA JUGA: Pergi Bersama si Bungsu dan Nathalie Holscher, Sule Bicara PSBB

Diterangkan Awi, Anton ditangkap kemarin. Sedangkan Jumhur dan Syahganda pada Selasa (13/10) pagi.

Menurut Awi, penangkapan terkait dengan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang diduga dilakukan oleh para petinggi KAMI tersebut.

“Iya, terkait dengan demo pada tanggal 8 Oktober. Memberikan informasi yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan terhadap individu atau kelompok tertentu berdasarkan SARA dan penghasutan,” katanya.

Dijelaskannya, penangkapan bermula dari percakapan di grup WhatsApp. Dalam percakapan tersebut ada unsur penghasutan. Selain itu juga, ada unsur kebencian dan sara. Isi percakapan dalam grup orang-orang KAMI, lanjutnya sangat mengerikan.

BACA JUGA: Rocky Gerung: Boleh Dianggap Ada Hijrah dari Kolam Cebong ke Kandang Bebek

“Ini terkait demo omnibus law yang berakhir anarkis. Patut diduga mereka-mereka itu tadi memberikan informasi yang menyesatkan, berbau SARA dan penghasutan-penghasutan itu. Kalau rekan-rekan ingin membaca WA-nya ngeri,” ungkapnya.

Awi menuturkan isi percakapan menyulut rasa kebencian. Awi juga menyinggung soal rencana perusakan.

“Pantas di lapangan terjadi anarki sehingga masyarakat yang, mohon maaf, tidak paham betul akan tersulut. Ketika direncanakan sedemikian rupa, untuk membawa ini-itu untuk melakukan perusakan semua terpapar jelas di WA,” tuturnya.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono membenarkan, penangkapan salah satu pentolan KAMI, Syahganda Nainggolan.

“Penangkapan berdasarkan surat penangkapan bernomor: SP.Kap/65/X/2020/Dittipidsiber,” katanya.

BACA JUGA: Beda Sikap Politik dengan AHY, Ferdinand Siap Mundur dari Demokrat

Syahganda Nainggolan dituding menyebarkan berita hoaks di akun twitter miliknya @syahganda.

Polisi menyebut, cuitan Syahganda Nainggolan menimbulkan keonaran di tengah-tengah masyarakat.

Syahganda Nainggolan dipersangkakan dengan Pasal 14 ayat (1) dan (2) dan atau Pasal 15 Undang-Undang No 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 45A ayat (2) junto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang No 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Ketua Komite KAMI, Ahmad Yani mengatakan, pihaknya akan memberikan bantuan hukum bagi pengurusnya, Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat dan Anton Permana yang ditangkap polisi.

“KAMI sudah siapkan bantuan hukum. Ada sekitar puluhan lawyer yang akan mendamping,” katanya.

Yani menjelaskan polisi menangkap Syahganda atas dugaan pelanggaran Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Namun ia belum tahu di mana letak kesalahan koleganya itu.

“Kalau Twitter Syahganda saya lihat hal-hal yang umum saja, tidak ada hal yang melanggar hukum. Kami belum tahu persis,” tuturnya.(gw/fin)

Baca Juga

Polisi Resmi Panggil Habib Rizieq, Pemeriksaan Dijadwalkan Selasa Besok

JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya resmi melayangkan surat pemanggilan terhadap Imam Besar FPI Rizieq Shihab. Rizieq dipanggil guna menjani pemeriksaan sebagai saksi pada...

Soal Swab Rizieq Shihab, Polda Jabar Periksa Direktur RS UMMI Besok

JAKARTA - Polda Jawa Barat mengagendakan pemeriksaan terhadap empat direktur RS UMMI, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (30/11), terkait tes usap atau swab test...

LPSK Terjunkan Tim Bantu Perlindungan Saksi dan Korban Terorisme di Sigi

JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) bakal mengirim tim untuk memproses perlindungan serta pemberian hak bagi saksi dan korban serangan di Lewono...

Pemerintah Buru Kelompok Teroris yang Bunuh Satu Keluarga di Sigi

JAKARTA - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan pemerintah telah memerintahkan penangkapan terhadap terduga teroris yang membunuh satu keluarga...

Rekomendasi Lainnya

Merapi Alami 43 Gempa Guguran

JAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengungkapkan Gunung Merapi mengalami 43 kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Sabtu (28/11)...

Tiket Kereta Api Jarak Jauh Libur...

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta telah membuka pemesanan tiket 43 kereta api( KA) jarak jauh periode H+30 atau hingga...

Pemerintah Ingatkan Ancaman Hukum yang Menghalangi...

JAKARTA - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengingatkan pemerintah bisa memproses hukum pihak-pihak yang terlibat dalam penolakan tracing Covid-19...

Soal Swab Rizieq Shihab, Polda Jabar...

JAKARTA - Polda Jawa Barat mengagendakan pemeriksaan terhadap empat direktur RS UMMI, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (30/11), terkait tes usap atau swab test...

Ogah Patuhi Prokes Covid-19, Pemerintah Bakal...

JAKARTA - Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) menegaskan pemerintah bakal menindak tegas siapapun, termasuk Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, yang menolak...

Gus Menteri Mengaku Bangga dengan Transmigran

JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mengaku bangga dengan pilihan orang yang tinggalkan daerah asal guna...

Persib Buka Akademi Sepak Bola di...

JAKARTA - Persib Bandung secara resmi membuka akademi sepak bola di Pati, Jawa Tengah. Peresmian cabang akademi itu dilakukan pada Sabtu (28/11) kemarin. "Kami tidak...

LPSK Terjunkan Tim Bantu Perlindungan Saksi...

JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) bakal mengirim tim untuk memproses perlindungan serta pemberian hak bagi saksi dan korban serangan di Lewono...

Baca Juga

Polisi Resmi Panggil Habib Rizieq, Pemeriksaan Dijadwalkan Selasa Besok

JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya resmi melayangkan surat pemanggilan terhadap Imam Besar FPI Rizieq Shihab. Rizieq dipanggil guna menjani pemeriksaan sebagai saksi pada...

Soal Swab Rizieq Shihab, Polda Jabar Periksa Direktur RS UMMI Besok

JAKARTA - Polda Jawa Barat mengagendakan pemeriksaan terhadap empat direktur RS UMMI, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (30/11), terkait tes usap atau swab test...

LPSK Terjunkan Tim Bantu Perlindungan Saksi dan Korban Terorisme di Sigi

JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) bakal mengirim tim untuk memproses perlindungan serta pemberian hak bagi saksi dan korban serangan di Lewono...

Pemerintah Buru Kelompok Teroris yang Bunuh Satu Keluarga di Sigi

JAKARTA - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan pemerintah telah memerintahkan penangkapan terhadap terduga teroris yang membunuh satu keluarga...

Wali Kota Cimahi Terima Rp1,661 Miliar

JAKARTA – Lembaga anti rasuah kembali menunjukkan tajinya. Setelah Menteri Kelautan dan Perikanan, sekarang giliran Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna. Ajay merupakan salah...

Berita Terbaru

PGRI: Sekolah Tatap Muka Wajib 3M

JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Unifah Rosyidi menyatakan mendukung rencana pembelajaran tatap muka pada Januari 2021 mendatang. “Menghadapi...

Pemerintah Siap Gelar Vaksinasi Nasional 

JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito memastikan, pemerintah siap melaksanakan program vaksinasi Covid-19 secara nasional. Seluruh persiapan telah dilakukan. Baik secara...

Ketum PBNU Said Aqil Siradj Positif Covid-19

JAKARTA - Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj positif terinfeksi Covid-19. Kabar tersebut disampaikan oleh sekretaris pribadinya, M Sofwan Erce melalui video yang diunggah...

7 Ciri Anda Punya Penyakit Gula

JAKARTA - Diabetes adalah salah satu penyakit kronis dengan jumlah penderita terbanyak di dunia. Malahan, Indoseia tercatat sebagai negara Asia, dengan jumlah penderita diabtes...

Penyebab Sakit Kepala Selain Darah Tinggi

JAKARTA - Bagi mereka penderita darah tinggi, sakit di area kepala sering kali dikaitkan dengan kondisi ini. Namun tahukah Anda, sakit kepala tidak selalu...

Foto-Foto

News

Rizieq Shihab Keluar RS Melalui Pintu Belakang, Muannas: Tolong Beri Contoh yang Baik ke Ummat

JAKARTA- Petinggi Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab dikabarkan telah keluar dari Rumah Sakit Ummi Bogor, Jawa Barat. Rizieq keluar tanpa diketahui publik. Kabarnya,...

Habib Rizieq dan Istri Dikabarkan Kabur dari RS Ummi Lewat Gudang Obat di Pintu Belakang

JAKARTA- Petinggi Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab masih jadi sorotan publik. Pasalnya, dirinya enggan umumkan hasil swab yang telah dilakukan di RS...

Muannas ke Rizieq Shihab: Mentang-Mentang Habib Lalu Berbuat Semaunya

JAKARTA- Hasil Swab Habib Rizieq Shihab yang dilakukan secara pribadi dari MER-C, sudah keluar. Namun Rizieq meminta hasil swab itu agar tidak diumumkan ke...