Pejabat Lamsel Masuk Bui

Beranda Hukum dan Kriminal Pejabat Lamsel Masuk Bui

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan Syahroni sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan tahun anggaran 2016-2017. Penetapan ini merupakan hasil pengembangan perkara yang menjerat mantan Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, pihaknya menahan Syahroni selama 20 hari pertama terhitung sejak 6 Oktober 2020 hingga 25 Oktober 2020 guna kepentingan penyidikan. Ia menyampaikan, Syahroni bakal mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Cabang C1 di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Kuningan, Jakarta.

“Sebelumnya dilakukan isolasi mandiri terlebih dahulu di Rutan KPK Kavling C1 tersebut dalam rangka pencegahan dan penyebaran Covid-19,” ujar Ghufron dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (6/10).

BACA JUGA: Janji Nora Alexandra untuk Jerinx: Nanti Kita akan Bercinta Sekuat Tenaga

Sebelum menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Lampung Selatan, Syahroni sempat mengisi posisi sebagai Kasubbag Keuangan Dinas PUPR Lampung Selatan pada 2015-2017, Kabid Bina Program Dinas PUPR Lampung Selatan pada Januari 2017-November 2017, serta Kabid Pengairan Dinas PUPR Lampung Selatan pada November 2017-2018.

Ghufron menyatakan, perkara ini diawali dengan kegiatan tangkap tangan yang dilakukan KPK pada 27 Juli 2018. Berdasarkan giat tersebut, KPK menetapkan empat tersangka yakni mantan Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan, mantan Anggota DPRD Provinsi Lampung Agus Bhakti Nugroho, mantan Kepala Dinas PUPR Lampung Selatan Anjar Asmara, dan Pengusaha CV 9 Naga Gilang Ramadhan.

Keempatnya, kata Ghufron, telah divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Tanjung Karang, Bandar Lampung, dan perkaranya telah ber kekuatan hukum tetap. Adapun vonis yang dijatuhkan beragam, mulai dari dua tahun tiga bulan hingga 12 tahun penjara.

BACA JUGA: KemenkopUKM akan Salurkan Banpres Produktif untuk Usaha Mikro Tahap 2

“Setelah dilakukan pengumpulan informasi dan data, ditemukan bukti permulaan yang cukup, kemudian KPK meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan dengan menetapkan SY (Syahroni) sebagai pihak yang diduga bersama-sama menerima hadiah atau janji terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan,” ungkapnya.

Syahroni dan Hermansyah Hamidi, Asisten II Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan nonaktif yang juga telah ditetapkan tersangka dan ditahan KPK, mendapat perintah dari Zainudin Hasan untuk melakukan pungutan proyek di Dinas PUPR Lampung Selatan sebesar 21% dari anggaran.

Hermansyah kemudian memerintahkan Syahroni untuk mengumpulkan setoran dan menyerahkannya kepada Agus Bhakti Nugroho yang merupakan staf ahli Bupati Lampung Selatan sekaligus anggota DPRD Provinsi Lampung.

BACA JUGA: Dipolisikan Oleh Relawan Jokowi, Najwa Mengaku Siap Diperiksa

Kemudian, Syahroni menghubungi para rekanan pada Dinas PUPR Lampung Selatan dan meminta setoran dari para rekanan tersebut. Selanjutnya, ia memploting rekanan proyek berdasarkan besaran paket pengadaan di Dinas PUPR Lampung Selatan menyesuaikan dengan besaran dana yang disetorkan rekanan.

Syahroni turut membuat tim khusus yang tugasnya melakukan upload penawaran para rekanan menyesuaikan dengan ploting yang telah disusun berdasarkan nilai setoran para rekanan. Dana yang diserahkan oleh rekanan lalu diterima oleh Syahroni dan Hermanshah yang kemudian disetorkan kepada Zainudin Hasan melalui Agus Bhakti Nugroho.

Adapun dana yang diterima Pokja ULP sebesar 0,5-0,75 persen, Zainudin Hasan sebesar 15-17 persen, dan untuk Kepala Dinas PUPR sebesar 2 persen.

BACA JUGA: Demokrat: Pengesahan RUU Ciptaker Mematikan Kepercayaan Masyarakat ke DPR RI

Sejak kurun waktu 2016-2018, dana yang diterima Zainudin Hasan melalui Agus Bhakti Nugroho bersumber dari proyek-proyek pada Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan yang dikelola oleh Syahroni dan Hermansyah berjumlah total hampir Rp50 miliar. Dengan rincian Rp26.073.771.210 pada 2016, dan Rp23.669.020.935 pada 2017.

Atas perbuatannya, Syahroni disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi j.o. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (riz/gw/fin)

Baca Juga

Eggi Sudjana Bakal Diperiksa Polisi Terkait Kasus Makar

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan terhadap Eggi Sudjana sebagai tersangka kasus dugaan makar, Kamis (3/12). Eggi Sudjana membenarkan adanya surat panggilan dari Polda...

DPR Minta Habib Rizieq Shihab Hormati Proses Hukum

JAKARTA - Anggota DPR RI Supriansa meminta Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab menghormati proses hukum dan memenuhi panggilan kepolisian. Ia mengatakan apabila tidak bersalah...

KPK Buka Peluang Dalami Keterlibatan Ali Ngabalin dalam Kasus Benih Lobster

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang menyelidiki dugaan aliran dana kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster ke Tenaga Ahli Utama Kantor...

Belum Kunjung Datang, Habib Rizieq Ditunggu Polda Metro Hingga Malam Nanti

JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya bakal menunggu kedatangan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab hingga malam nanti. Rizieq dipanggil penyidik guna diperiksa sebagai saksi...

Rekomendasi Lainnya

DPR Minta Habib Rizieq Shihab Hormati...

JAKARTA - Anggota DPR RI Supriansa meminta Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab menghormati proses hukum dan memenuhi panggilan kepolisian. Ia mengatakan apabila tidak bersalah...

Ngeri, Selebgram Cantik Ini Ditemukan Tewas...

JAKARTA - Tragis. Ya, ungkapan tersebut saat ini sedang menggambarkan kondisi selebgram Alexis Sharkey. Selebgram cantik dengan akun @alexissharkey itu ditemukan tewas tanpa busana...

Tampil Elegan, Netizen Sorot Harga Dress...

JAKARTA - Nagita Slavina ikut menemani Raffi Ahmad saat membawakan acara Konserans belum lama ini. Penampilan Gigi -sapaan Nagita Slavina- pun disorot para netizen. Tanpa...

KPK Buka Peluang Dalami Keterlibatan Ali...

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang menyelidiki dugaan aliran dana kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster ke Tenaga Ahli Utama Kantor...

Pembangunan Desa Harus Berimplikasi pada Peningkatan...

JAKARTA - Desa merupakan kunci kemajuan daerah dan penentu kemajuan sebuah bangsa. Olehnya, Pemerintah Daerah harus prioritaskan pembangunan desa. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan...

Anies Baswedan Jalani Isolasi Mandiri di...

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjalani isolasi mandiri di rumah dinas gubernur di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Anies bakal menjalani isolasi seorang...

Pimpinan Hamas Terkonfirmasi Positif Covid-19

JAKARTA - Pimpinan Hamas di Gaza Yahya Al Sinwar terkonifrmasi positif Covid-19. "Ia dalam kondisi baik dan menjalankan tugasnya seperti biasa," ujar Juru Bicara Hamas...

Celine Evangelista Pose di Pinggir Kolam...

JAKARTA - Artis cantik Celine Evangelista kerap membagikan aktivitasnya di akun media sosial miliknya. Meski sudah menjadi ibu dari empat anak, penampilan Celine tetap...

Baca Juga

Eggi Sudjana Bakal Diperiksa Polisi Terkait Kasus Makar

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan terhadap Eggi Sudjana sebagai tersangka kasus dugaan makar, Kamis (3/12). Eggi Sudjana membenarkan adanya surat panggilan dari Polda...

DPR Minta Habib Rizieq Shihab Hormati Proses Hukum

JAKARTA - Anggota DPR RI Supriansa meminta Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab menghormati proses hukum dan memenuhi panggilan kepolisian. Ia mengatakan apabila tidak bersalah...

KPK Buka Peluang Dalami Keterlibatan Ali Ngabalin dalam Kasus Benih Lobster

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang menyelidiki dugaan aliran dana kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster ke Tenaga Ahli Utama Kantor...

Belum Kunjung Datang, Habib Rizieq Ditunggu Polda Metro Hingga Malam Nanti

JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya bakal menunggu kedatangan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab hingga malam nanti. Rizieq dipanggil penyidik guna diperiksa sebagai saksi...

KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Bakamla

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat transportasi informasi terintegrasi Badan Keamanan Laut (Bakamla) tahun anggaran 2016. Dua...

Berita Terbaru

Sekolah Tatap Muka, Orang Tua Punya Hak Penuh

JAKARTA - Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Evy Mulyani mengatakan orang tua mempunyai hak penuh mengizinkan anaknya...

Sembuh 454.879, Positif 543.975

JAKARTA - Jumlah pasien sembuh dari Covid-19 di Indonesia, terus bertambah. Pada Selasa (1/12), tercatat ada tambahan 4.361 orang yang sembuh. Sehingga total menjadi...

Zona Merah Naik Dua Kali Lipat

JAKARTA - Satgas Penanganan COVID-19 menyatakan zona merah COVID-19 di Indonesia bertambah hampir dua kali lipat. Sedangkan jumlah zona hijau menipis. "Saya sangat kecewa. Karena...

Eggi Sudjana Bakal Diperiksa Polisi Terkait Kasus Makar

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan terhadap Eggi Sudjana sebagai tersangka kasus dugaan makar, Kamis (3/12). Eggi Sudjana membenarkan adanya surat panggilan dari Polda...

Dirut BTN Raih Penghargaan Bankers of The Year 2020

JAKARTA – Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk meraih penghargaan Bankers of The Year 2020 karena dinilai memiliki prestasi luar biasa selama...

Foto-Foto

News

Anies Baswedan Jalani Isolasi Mandiri di Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjalani isolasi mandiri di rumah dinas gubernur di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Anies bakal menjalani isolasi seorang...

Massa Seruduk Kediaman Ibunda Mahfud MD, Ferdinand: Revolusi Akhlak Bagaiman Jika Seperti Ini?

JAKARTA- Video viral sekelompok orang berpeci mendatangi kediaman Ibunda Menko Polhukam Mahfud MD di Pamekasan, di Pamekasan Madura pada Selasa (1/12) siang. Video itu viral...

Kuasa Hukum: Habib Rizieq Tidak Mangkir, Beliau Sedang Beristirahat

JAKARTA - Tim Kuasa Hukum Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab menyampaikan alasan sang klien tak bisa memenuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk diperiksa...