Asyari Usman: Ferdinand Selalu Serang Anies Baswedan Karena Cari Posisi di Istana

Beranda Politik Asyari Usman: Ferdinand Selalu Serang Anies Baswedan Karena Cari Posisi di Istana

JAKARTA- Wartawan senior, Asyari Usman mengungkapkan alasan kenapa Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean selalu menyerang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Asyari menduga, Ferdinand sedang mencari posisi di Istana. Sebab di Demokat, Ferdinand kini telah diabaikan.

“Tampaknya, Ferdinand sudah lelah fisik dan mental berkeliaran tanpa kejelasan masa depan. Di partainya dia sudah lama diabaikan. Kalau Bung Anies ‘kan sudah sangat jelas ke mana beliau akan melangkah selanjutnya. Sementara Ferdinand luntang-lantung terus tanpa prospek.” Tulis Asyari Usman dikutip akun facebooknya, Senin (5/10).

Asyari mengatakan, di musim susah pekerjaan seperti ini, salah satu cara yang manjur untuk mendapatkan posisi adalah dengan cara mencaki maki Gubernur Anies Baswedan. Apalagi caci makiannya radikal. Seperti yang dilakukan Ferdinand.

“Saya kurang tahu bagaimana cara menyampaikan permintaan kepada rezim agar memberikan hadiah kepada politisi yang suka ngawur dan sering tak stabil itu.” Ucap Asyari.

“Mestinya adalah job yang bisa dikasihkan ke dia. Entah itu jabatan komisaris atau posisi lain di tim buzzer, misalnya. Yakinlah, dia akan makin keras menggonggong kalau sudah ada posisi puluhan juta per bulan. Potensial sekali beliau ini.” Sindirinya.

“Ferdinand masih akan teriak-teriak dengan cacian dan makian ekstrem. Dia sedang mencari perhatian. Dan bersiap-siap saja Anda, Pak Gub, melihat politisi Demokrat itu menjadi semakin ganas setelah masuk ke sana.  (dal/fin).

Baca Juga

Rekomendasi Lainnya

Jangan Remehkan Otot yang Berkedut

JAKARTA - Anda mungkin pernah mengalami yang namanya otot berkedut. Bisa di mata, di lengan atau pada kaki. Namun pertanyaannya, apakah arti dari kedutan yang...

KPK Cecar Gubernur Bengkulu Soal Perizinan Eskpor Benih Lobster

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah sebagai saksi kasus dugaan suap terkait perizinan ekspor benih lobster yang menjerat mantan...

Pemerintah Minta Sidang Uji Materi UU Ciptaker Ditunda

JAKARTA - Pemerintah meminta sidang uji materi UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Ciptaker) ditunda. Alasannya, dibutuhkan waktu untuk menyusun keterangan.Sidang tersebut...

Fraksi PKS Bakal Potong Gaji untuk Bantu Korban Bencana

JAKARTA - Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini menginstruksikan seluruh wakil rakyat dari Fraksi PKS memotong penghasilannya untuk membantu korban bencana di sejumlah wilayah...

Baca Juga

Berita Terbaru

Foto-Foto

News