Alat Deteksi Tsunami Pantai Selatan Garut Rusak

Beranda Nusantara Alat Deteksi Tsunami Pantai Selatan Garut Rusak

TAROGONG KIDUL – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut menyatakan, seluruh alat peringatan dini tsunami atau early warning system (EWS) yang ada di wilayah selatan Garut dalam kondisi rusak. Padahal keberadaan EWS sangat penting untuk memberi peringatan kepada masyarakat jika terjadi tsunami.

“Total EWS yang dipasang itu ada 8 unit. Semua EWS itu kini dalam kondisi rusak,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Mitigasi Bencana BPBD Garut Tubagus Agus Sofyan, kepada wartawan seperti dikutip dari Radar Tasikmalaya (Fajar Indonesia Network Grup), Rabu (30/9).

Menurut dia, dengan kondisi alat pendeteksi yang sudah rusak ini, maka pihaknya terus berupaya untuk memaksimalkan mitigasi bencana untuk mencegah banyaknya korban jika terjadi tsunami.

BACA JUGA: Sejarawan UGM: Film G30S/PKI Cacat Fakta, Tidak ada Penyiksaan Jenderal

“Sekarang alat EWS ini sudah tidak bisa dipakai dan memberi peringatan jika terjadi bencana. Jadi kita maksimalkan mitigasi bencana,” ucapnya.

Tubagus menerangkan, EWS tersebut dipasang BNPB pada 2013. Kerusakan terjadi selain karena korosi, juga akibat tangan jahil masyarakat. Sejumlah bagian dari EWS ada yang dicuri hingga tak berfungsi.

Ke delapan EWS itu dipasang di Kecamatan Cibalong, Pantai Sayang Heulang Pameungpeuk, Pantai Karangpapak Cikelet, Cigadog Cikelet, Desa Karangsari Cikelet, Mekarmukti, SMPN 3 Bungbulang, dan Pantai Rancabuaya Caringin.

Pemasangan delapan EWS di sepanjang Pantai Selatan Garut tersebut, dilakukan bersamaan dengan pemasangan EWS Se-Pulau Jawa oleh BNPB.

“Sudah keropos, ada yang rusak berat juga. Pemeliharaannya tidak diberikan ke Garut. Tapi masih sama pusat,” ujarnya.

BACA JUGA: 27 Warga Jurumudi Lakukan Gugatan Keberatan Nilai di Pengadilan, Begini Kata Kakan BPN Kota Tangerang

Kekhawatiran akan terjadinya tsunami besar dirasakan masyarakat di pesisir selatan Garut. Asep Hidayat (43), nelayan di Rancabuaya, Kecamatan Caringin, mengaku sudah mendapat kabar soal potensi tsunami 20 meter.

Apalagi wilayah selatan Garut kerap diguncang gempa. Kepanikan sering dirasakan karena khawatir akan terjadi tsunami.

“Takut ada tsunami kalau sudah gempa. Soalnya dekat ke pantai. Beberapa kali saya ikut simulasi dari BPBD untuk menyelamatkan diri,” kata Asep.

Asep mengaku sudah diberi tahu ciri-ciri jika terjadi tsunami. Jalur evakuasi juga sudah disiapkan seandainya terjadi tsunami.

Terkait EWS yang terpasang di Pantai Rancabuaya, menurut Asep sudah lama rusak. Ia menyebut, banyak tangan jahil yang merusak alat tersebut.

“Ada beberapa alat di dalam EWS yang dicuri katanya. Jadi tidak berfungsi. Masih ada alatnya di laut, sering lihat saya juga,” paparnya. (yna)

 

Baca Juga

Nekat Buka, Karaoke Dirazia dan Ditutup Paksa

TEGAL - Meski sudah terbit surat edaran tentang penutupan sementara tempat usaha selama pandemi covid-19 yang dikeluarkan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, sejumlah tempat...

Bocah Umur Lima Tahun Lakukan Kekerasan Seksual pada Anak Tujuh Tahun

TASIKMALAYA - Kekerasan seksual terhadap anak masih terjadi di Kota Tasikmalaya. Parahnya, sebagian pelaku juga masih di bawah umur bahkan di usia lima tahun. Beberapa rangkaian...

Petani Bakal Dikucur Bantuan Rp25 Juta per Kelompok

TEMANGGUNG – Petani di Kabupaten Temanggung akan menerima bantuan dari pemerintah daerah setempat yakni sebanyak Rp25 juta untuk setiap kelompok tani. Kepala Dinas Pertanian dan...

BP2MI Gerebek Tiga Tempat Penampungan PMI Ilegal

CIREBON - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI)menggerebek tiga lokasi yang dijadikan sebagai tempat penampungan ilegal di Kecamatan Plumbon dan Depok. Di dalamnya, terdapat...

Kampanye Alami Berbagai Kendala

PURBALINGGA - Sejumlah kendala kampanye banyak terjadi di daerah. Salah satunya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Purbalingga 2020. Hal itu, terungkap dalam Vidcon Analisis...

Berita Terbaru

Dewa 19 Berdiri karena Terinspirasi Dua Band Besar

JAKARTA - Musisi Ahmad Dhani baru-baru ini menggelar konser bertajuk 'Mega Konser Dewa 19 Sepanjang Masa'. Dalam mega konser tersebut, Dhani turut mengajak penyanyi...

Hadirkan Konektivitas di Seluruh Negeri Demi Wujudkan Kedaulatan Telekomunikasi

JAKARTA - Pembangunan infrastruktur merupakan satu dari lima aspek utama yang menjadi fokus pemerintah saat ini. Infrastruktur diyakini menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi...

Optimistis Khabib Kalahkan Gaethje, Cristiano Ronaldo: Insya Allah

JAKARTA - Khabib Nurmagomedov akan menghadapi petarung asal Amerika Serikat, Justin Gathje dalam ajang UFC 254. Pertarungan yang memperebutkan gelar kelas ringan itu akan...

Bio Farma: Belasan Juta Dosis Vaksin COVID-19 Per Bulan

JAKARTA - Bio Farma mampu memproduksi 250 juta dosis secara bertahap, demikian Corporate Secretary PT Bio Farma, Bambang Heriyanto.  Dari situ, Bambang Haryanto menjelaskan secara...

Kekeyi Pose Bak Putri Salju, Netizen Satukan Suara

JAKARTA - Selebgram sekaligus Youtuber Rahmawati Kekeyi Putri Cantikka alias Kekeyi dianggap netizen kerap menampilkan kehebohan dalam setiap postingannya. Terbaru, wanita yang terkenal usai video...

Nusantara

Nekat Buka, Karaoke Dirazia dan Ditutup Paksa

TEGAL - Meski sudah terbit surat edaran tentang penutupan sementara tempat usaha selama pandemi covid-19 yang dikeluarkan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, sejumlah tempat...

Bocah Umur Lima Tahun Lakukan Kekerasan Seksual pada Anak Tujuh Tahun

TASIKMALAYA - Kekerasan seksual terhadap anak masih terjadi di Kota Tasikmalaya. Parahnya, sebagian pelaku juga masih di bawah umur bahkan di usia lima tahun. Beberapa rangkaian...

News

Hadirkan Konektivitas di Seluruh Negeri Demi Wujudkan Kedaulatan Telekomunikasi

JAKARTA - Pembangunan infrastruktur merupakan satu dari lima aspek utama yang menjadi fokus pemerintah saat ini. Infrastruktur diyakini menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi...

Giatkan Pengawasan Laut dan Udara, Bea Cukai Aceh Rangkul Dit. Polairudda Polda Aceh

Banda Aceh- Sebagai negara yang dianugerahi pulau-pulau yang terhampar, Indonesia membutuhkan pengawasan laut dan udara yang ketat. Hal ini dilaksanakan salah satunya oleh Bea...

Polisi Sebut KAMI Sokong Dana Aksi Penolakan Omnibus Law

BANDUNG – Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) disebut sebagai salah satu penyokong dana aksi masa penolakan penetapan Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law yang...

BP2MI Gerebek Tiga Tempat Penampungan PMI Ilegal

CIREBON - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI)menggerebek tiga lokasi yang dijadikan sebagai tempat penampungan ilegal di Kecamatan Plumbon dan Depok. Di dalamnya, terdapat...

Kampanye Alami Berbagai Kendala

PURBALINGGA - Sejumlah kendala kampanye banyak terjadi di daerah. Salah satunya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Purbalingga 2020. Hal itu, terungkap dalam Vidcon Analisis...

Rumah Terbakar Akibat Korsleting

PURBALINGGA - Nasib nahas dialami oleh Edi Saputro (30), warga Desa Kedarpan RT 2 RW 1, Kecamatan Kejobong, akhir pekan lalu. Diduga karena korsleting...

Hujan Deras Talud Rumah di Karangjambu Longsor

PURBALINGGA - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Karangjambu mengakibatkan talud sebuah rumah di Desa Jingkang longsor, akhir pekan lalu. Talud longsor tersebut, mengakibatkan...