Pilkada, Ganjar Larang Kampanye Terbuka

Beranda Nusantara Pilkada, Ganjar Larang Kampanye Terbuka

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan tidak boleh ada gelaran kampanye terbuka dalam Pilkada Serentak 2020 di Jawa Tengah. Jika ada pasangan calon yang melanggar, maka akan diberikan sanksi tegas.

Hal itu disampaikan Ganjar usai rapat dengan jajaran penyelenggara pemilu dan instansi terkait, yakni Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Kapolda, Pangdam IV Diponegoro, dan Kajati Jateng di Gradhika Bhakti Praja, Senin (28/9).

Dalam rapat itu diputuskan, kampanye hanya diperbolehkan digelar tertutup dan dibatasi maksimal 50 orang peserta. ”Tadi dari KPU dan Bawaslu sudah dijelaskan, tidak ada kampanye terbuka. Yang boleh kampanye tertutup dengan maksimal 50 orang. Jadi saya harap aturan ini betul-betul dilaksanakan,” kata Ganjar.

BACA JUGA: Album Baru BTS Rilis November, Pre Order Album Mencapai Rp500 Ribu

Meskipun diperbolehkan digelar rapat tertutup dengan jumlah maksimal 50 orang, tapi Ganjar mengingatkan tentang masukan para pakar kesehatan pada rapat tersebut. Menurut dia, pertemuan terbatas dengan 50 orang di tempat tertutup itu juga memiliki risiko cukup besar.

”Tadi diingatkan, pakar menyampaikan sangat jelas bahwa meski terbatas harus hati-hati. Mereka yang usianya 50 tahun ke atas, memiliki komorbid, ibu hamil dan beberapa lainnya memiliki resiko tinggi. Jangan sampai terjadi sesuatu yang akan membahayakan. Jadi, kami berharap semuanya dipatuhi demi menata Jawa Tengah lebih baik lagi,” ucapnya seperti dikutip dari Radar Tegal (Fajar Indonesia Network Grup).

Sementara itu, Ketua Bawaslu Jawa Tengah Fajar Subkhi mengatakan, larangan menggelar kampanye terbuka dibahas dalam PKPU Nomor 13 Tahun 2020. Dalam peraturan itu, paslon dilarang menggelar pertemuan terbuka.

BACA JUGA: Deklarasi KAMI di Surabaya yang Dihadiri Gatot Nurmantyo Dibubarkan Polisi

”Pertemuan hanya boleh dilakukan terbatas maksimal 50 orang di tempat tertutup. Tapi, tadi juga ada masukan dari para pakar, bahwa meskipun tertutup masih ada potensi penularan. Jadi, kami akan betul-betul melakukan pengawasan serius,” ucapnya.

Jika ada pelanggaran, Bawaslu memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan. Yakni pencegahan, teguran tertulis, dan pembubaran kegiatan. ”Nanti kami akan dibantu penuh oleh aparat kepolisian dalam upaya penindakan pelanggaran protokol kesehatan ini,” jelasnya.

Sampai saat ini, lanjut Fajar, belum banyak laporan pelanggaran yang dilakukan pasangan calon di Jawa Tengah. Hanya ada satu laporan di Kabupaten Pekalongan, saat ada salah satu pasangan calon hendak melakukan konvoi. ”Dan itu sudah kami tangani, dengan membubarkan acara itu,” pungkasnya.

BACA JUGA: Pedagang Pasar Cempaka Putih Korban Kebakaran Berharap Dapat Bantuan Modal

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, pihaknya siap mem-backup penuh KPU dan Bawaslu dalam pengawasan terhadap pelanggaran protokol kesehatan saat Pilkada Serentak 2020. ”Kami akan mem-backup penuh,. Karena ini, sesuai Maklumat Kapolri kepada jajaran kepolisian, salah satunya pengawasan protokol kesehatan pada pelaksanaan Pemilu,” ucapnya.

Pemerintah Jawa Tengah benar-benar bertekad agar penyelenggaran Pilkada Serentak Jateng Desember 2020 nanti bisa berjalan sukses dan aman dari Covid-19. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sendiri telah menekankan agar tidak ada gelaran kampanye terbuka di Pilkada Serentak. KPU Jateng pun bersiap-siap agar pesta demokrasi berjalan sesuai protokol kesehatan.

Ketua KPU Jateng Yulianto Sudrajat mengatakan, dari perubahan PKPU Nomor 13 Tahun 2020 bahwa kampanye diutamakan harus melalui dalam jaringan (daring). Baik itu pertemuan tatap muka dan pertemuan terbatas.

BACA JUGA: Refly Harun: Gak Ada Salahnya Kita Waspada Kebangkitan PKI, Ketimbang Nanti Nyesal

Di dalam PKPU Nomor 13 sudah menyatakan bahwa kampanye dalam bentuk lain maupun rapat umum sudah dilarang. ”Seperti kampanye dalam bentuk olahraga, even kebudayaan, ulang tahun partai politik yang sifatnya mengumpulkan massa dalam jumlah besar itu sudah dilarang,” tegas Yulianto di kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Senin (28/9).

Menurut dia, tidak hanya itu, bahkan debat pasangan calon pun juga dilakukan secara daring serta akan disiarkan secara langsung melalui akun media sosial KPU Jateng. Namun para calon tetap melakukan pertemuan tatap muka saat debat berlangsung. Jadi, memang ada tahapan kampanye yang dilakukan menyesuaikan dengan masa pandemi saat ini.

Para calon tetap harus melaporkan aktivitas kampanyenya kendati dilakukan secara blusukan. Baik melaporkan kepada KPU, Bawaslu, kepolisian, TNI dan terkait lainya. Namun, KPU menegaskan agar aktivitas kampanye diutamakan dengan daring, bukan blusukan. Hanya, untuk daerah dengan sambungan internet yang tak begitu bagus, masih bisa melakukan tatap muka. ”Namun dibatasi (tatap muka) maksimal 50 orang,” bebernya.

BACA JUGA: Pemerintah Yaman dan Pemberontak Houthi Sepakat Tukar Seribu Tawanan

KPU telah melaporkan semua gambaran tahapan kepada pemerintah dan aparat keamanan serta pihak terkait lainnya yang berhubungan dengan Pilkada Serentak di Jateng. Termasuk, KPU melaporkan aturan kampanye terbaru dan hasil evaluasi pengundian nomor urut dan tata letak di beberapa kabupaten.

Dari pantauan KPU di seluruh daerah penyelenggara pilkada, sampai saat ini tahapan berjalan lancar. ”Artinya hanya pihak seperti paslon, LO, bawaslu yang bisa boleh masuk dalam pengundian nomor urut. Kemudian kami siarkan secara live, dan paslon tidak menghadirkan pendukungnya,” sambungnya.

Hanya memang dari catatannya, ada kabupaten yang masih mendatangkan pendukungnya, seperti melakukan konvoi di jalan seperti di Kabupaten Pekalongan. Namun hal itu telah ditangani dengan baik oleh pihak terkait seperti polisi. Sehingga para pendukung tidak sampai masuk ke kantor KPU Kabupaten Pekalongan. ”Prinsipnya kan, KPU kan menghindari kerumunan. Karena itu, soal protokol kesehatan harus dipatuhi seluruh pihak, baik penyelenggaranya, baik paslon dan pendukungnya, elite politiknya, termasuk peran pemilih di TPS,” beber Yulianto.

BACA JUGA: Pemerintah Yaman dan Pemberontak Houthi Sepakat Tukar Seribu Tawanan

Sanksinya, kata Yulianto, bawaslu akan melakukan penghentian kampanye atau tahapan lain bila memang ditemukan adanya pelanggaran protokol kesehatan dalam proses pilkada serentak itu. ”Bawaslu nanti yang beri sanksi,” ujarnya.

Sementara itu, langkah serius pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan penanganan Covid-19 membuahkan hasil. Pada pekan ke-39 sejak pandemi diperkirakan muncul pada Januari 2020, saat ini tak ada satu daerah di Jawa Tengah berstatus sebagai zona merah. Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai memimpin rapat rutin koordinasi percepatan penanganan Covid-19 di Gradhika Bhakti Praja kompleks kantor Pemprov Jateng, Senin (28/9).

”Ada beberapa hal yang kami bahas dalam rapat ini. Pertama evaluasi mingguan tentang penyebaran Covid-19. Alhamdulillah datanya cukup bagus, pada pekan ke-39 hari ini, data kita menyebutkan tidak ada yang merah,” kata Ganjar.

BACA JUGA: Puji Anies Baswedan, Tengku Zul: Enak ya Mampu Bahasa Inggris, Kaum Seberang Pluto jadi Iri

Beberapa daerah yang sebelumnya berstatus sebagai zona merah, lanjut Ganjar, sudah berangsur-angsur membaik. Kota Semarang misalnya, penurunannya cukup bagus, sehingga membuat daerah itu kini berwarna oranye. Pun dengan daerah-daerah lain yang sebelumnya mendapat perhatian, kini berangsur membaik. ”Namun ada beberapa daerah yang menjadi perhatian salah satunya Banyumas. Banyumas naik karena kemarin ada klaster pondok pesantren. Sekarang kami bantu penanganannya, termasuk Kebumen yang juda kami bantu,” terangnya.

Meski begitu, Ganjar juga menyoroti terkait beberapa kejadian luar biasa yang terjadi di Jawa Tengah selama dua pekan terakhir. Kejadian dangdutan di Kota Tegal, pengajian di Pekalongan dan Pemalang hingga terbaru lomba volly ball di Kabupaten Brebes menjadi perhatian.

”Saya minta yang seperti ini betul-betul ditunda dulu. Kami sampaikan dengan tegas, bahwa pemerintah saat ini betul-betul serius. Akan kami lakukan tindakan tegas bahkan proses hukum apabila ada yang melanggar,” tegasnya.

BACA JUGA: Direktur EBIS Telkom Tinjau Langsung Pemanfaatan Pijar Sekolah di SMAN 8 Garut

Pihaknya meminta semua masyarakat untuk saling menjaga demi kebaikan bersama. Dia juga akan membentuk champion-champion yang ditugaskan melakukan edukasi. ”Akan kami buat champion di level keluarga, kelompok masyarakat dan lainnya untuk memasifkan edukasi. Kami juga akan meningkatkan operasi gabungan, yang awalnya rencananya berakhir September ini, akan kami perpanjang karena kondisi yang masih belum memungkinkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo membenarkan bahwa tidak ada daerah berstatus zona merah di Jawa Tengah pada pekan ke-39 saat ini.

”Data kita, zona merahnya tidak ada. Kondisi saat ini, ada 14 daerah masuk kategori zona kuning dan 21 lainnya zona oranye. Ini suatu peningkatan, karena dua minggu sebelumnya ada 6 daerah di Jateng yang tergolong zona merah, kemudian menurun dan sekarang tidak ada,” Kata Yulianto.

Penurunan kasus di Jawa Tengah ini, lanjut dia, disebabkan beberapa faktor. Setidaknya, ada 15 indikator yang dapat mempengaruhi daerah dalam hal zonasi. ”Antara lain penurunan kasus penularan, kematian dan lainnya. Ada banyak hal, yang melandasi itu,” ucapnya.

Yulianto menerangkan, penurunan kasus di Jawa Tengah saat ini bahkan lebih dari 50 persen dibanding puncak penularan kasus yang terjadi pada minggu ke-36. Hal itu juga diikuti dengan penurunan angka kematian yang juga menurun dari puncaknya minggu ke-30 dan saat ini menurun drastis. ”Kalau perilaku masyarakat sudah membaik dan operasi yustisi terus dilakukan, maka ini akan terus membaik,” ungkapnya. (fat)

Baca Juga

Kasus Covid-19 di Tegal Capai 612 Kasus

TEGAL - Pasien positif virus corona di Kabupaten Tegal terus mengalami penambahan kasus baru. Sesuai update data per Jumat (23/10) pukul 15.00 WIB, total...

Kapal Dihantam Gelombang, 7 ASN Jadi Korban

PEGANTUNGAN - Innalillahi wainna ilaihi roji'un. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) DPMPTSP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edi (43), meninggal dunia karena mengalami kecelakaan di...

Pengawasan Anak Jangan Kendor

TASIK – Kasi Ops Dinas Satpol PP Kota Tasikmalaya Sandi A Sugih mengatakan fenomena anak jalanan tetap menjamur, meskipun di masa pandemi. Pihaknya pun...

SOP Pembukaan Karaoke Disiapkan, Tak Boleh Sediakan PL

BANYUMAS - Pemkab Banyumas saat ini tengah menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk pembukaan tempat hiburan khususnya tempat karaoke. Kabid Pariwisata Dinporabudpar Banyumas, Wakhyono mengatakan...

Satu Siswa SD di Pemalang Terpapar Covid-19

PEMALANG - Seorang siswa SD di Kabupaten Pemalang yang masih berumur 6 tahun, harus mengisolasi diri setelah dinyatakan terpapar Covid-19. Bocah perempuan yang kini duduk...

Berita Terbaru

Ustad Hilmi: Khabib Pria Saleh, Tidak Malu Tunjukan Identitas sebagai Muslim

JAKARTA- Aktivis dakwah Ustad Hilmi Firdaus memberikan tanggapan atas keputusan petarung MMA Khabib Nurmagomedov yang memutuskan pensiun usai mengalahkan Justin Gaethje di laga kelas...

Cristiano Ronaldo ke Khabib: Selamat Bro, Ayahmu Pasti Bangga

MEGABINTANG Juventus Cristiano Ronaldo memberi ucapan selamat kepada Khabib Nurmagomedov yang menang atas Justin Gaethje di laga kelas ringan UFC 254, Ahad (25/10) dini...

McGregor Beri Hormat dan Ucapan Duka untuk Khabib

JAKARTA- Petarung bela diri campuran atau MMA, Conor McGregor memuji penampilan Khabib Nurmagomedov dan timnya atas kemenangan yang diraih. McGregor juga mengucapkan duka atas Ayah...

Santri Harus Proaktif Putus Rantai Corona

JAKARTA -  Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar mengajak komunitas santri proaktif melawan COVID-19. Metode yang dilakukan pemerintah dalam menekan angka penyebaran Corona,...

Dinar Candy Blak-blakan Ngga Suka Pakai Celana Dalem: Biar Sehat dan ga Lembab

JAKARTA- Disc Jockey (DJ) seksi, Dinar Candy membuat pengakuan mengejutkan ketika dihadirkan di podcast Deddy Corbuzier. Wanita 27 tahun ini blak-blakan mengakui tidak mengenakan...

Nusantara

Kasus Covid-19 di Tegal Capai 612 Kasus

TEGAL - Pasien positif virus corona di Kabupaten Tegal terus mengalami penambahan kasus baru. Sesuai update data per Jumat (23/10) pukul 15.00 WIB, total...

Kapal Dihantam Gelombang, 7 ASN Jadi Korban

PEGANTUNGAN - Innalillahi wainna ilaihi roji'un. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) DPMPTSP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edi (43), meninggal dunia karena mengalami kecelakaan di...

News

Bupati Hadiri di Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung PN Cikarang

BEKASI - Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menghadiri acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pengadilan Negeri Cikarang Kelas II pada Jumat (23/10). Acara ini...

DPPA APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2020 Resmi Disahkan

BEKASI - Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2020 ini, akhirnya disahkan. Dalam prosesi pengesahan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi,...

Sumbawa Butuh Pemimpin Cerdas Kurangi Pengangguran

SUMBAWA - Kabupaten Sumbawa membutuhkan pemimpin atau kepala daerah yang cerdas dan memiliki jaringan kuat guna membangun perekonomian masyarakat sehingga dapat menekan tingkat pengangguran....

SOP Pembukaan Karaoke Disiapkan, Tak Boleh Sediakan PL

BANYUMAS - Pemkab Banyumas saat ini tengah menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk pembukaan tempat hiburan khususnya tempat karaoke. Kabid Pariwisata Dinporabudpar Banyumas, Wakhyono mengatakan...

Satu Siswa SD di Pemalang Terpapar Covid-19

PEMALANG - Seorang siswa SD di Kabupaten Pemalang yang masih berumur 6 tahun, harus mengisolasi diri setelah dinyatakan terpapar Covid-19. Bocah perempuan yang kini duduk...

Sinergi Bea Cukai dan Polairud Sumsel Jaga Wilayah Perairan Pesisir Timur Sumatera

PALEMBANG – Bea Cukai Wilayah Sumatera Bagian Timur bersinergi dengan Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Sumatera Selatan melakukan patroli bersama sebagai bentuk tindak lanjut...

86 Persen Siswa Bosan dengan PJJ

BANDUNG - Kepala Seksi Kurikulum Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung Bambang Arianto mengatakan, pihaknya telah melakukan survei terakait pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) kepada...