Sabu-sabu 13,8 Kg Disembunyikan di Mobil

Beranda Hukum dan Kriminal Sabu-sabu 13,8 Kg Disembunyikan di Mobil

MAKASSAR – Sabu-sabu seberat 13,8 kilogram (kg) dan 2.994 pil ekstasi diamankan dari empat pelaku. Narkotika ini masuk Makassar dari jalur Tiongkok-Malaysia.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel mengungkap kasus narkoba dengan tangkapan besar ini saat penangkapan Minggu, 20 September.

Empat pelaku ditangkap di lokasi berbeda. “Barang bukti yang disita berupa tas ransel berisi 15 plastik besar berisi sabu-sabu seberat 13,8 kilogram dan 30 bungkus plastik berisi 2.994 pil ekstasi,” kata Kapolda Sulsel, Irjen Merdysyam saat rilis penangkapan narkoba di Polrestabes Makassar seperti dikutip dari Harian Fajar (Fajar Indonesia Network Grup), Kamis, 24 September.

Keempat pelaku yang ditangkap adalah M Albi Farid, Achmad Toto, Andi Zaldy Mansyur, dan Munadjid Muchtar alias Najid. Kapolda mengungkap kronologisnya. Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel awalnya meringkus M Albi dan Achmad Toto di wilayah Kecamatan Tamalate, Minggu, 20 September.

BACA JUGA: Perusahaan Cina Bocorkan 2.100 Data Pribadi Warga Indonesia

Keduanya masing-masing menguasai 8 butir dan 57 butir pil ekstasi. Selanjutnya dilakukan pengembangan pada Senin, 21 September dan diamankan tersangka Andi Zaldy.

Pengembangan terakhir, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel menyergap tersangka keempat, Munajid alias Najid Muchtar di Kompleks Perumahan UMI Makassar di Jl Racing Center pada Rabu, 23, September, dini hari.

Di dalam kamarnya, polisi menemukan 1 buah tas ransel berisi 1 saset plastik besar berisi sabu-sabu dan 30 saset plastik klip berisi 2.994 butir tablet.

Setelah diinterogasi di kamar itu, Najid lalu menyebut menyimpan lagi di mobil dan ditemukan satu buah ransel cokelat. Ransel itu berisi 14 saset plastik klip berisi sabu-sabu dan satu buah timbangan elektrik warna hitam.

BACA JUGA: Lutfi Agizal Ngomong Anjayani, Netizen Bandingkan dengan Odading Mang Oleh

“Dari pengungkapan itulah kita amankan 13 kilogram lebih sabu-sabu itu dan ribuan ekstasi,” katanya.

Hanya saja, Merdy belum bisa menyampaikan terkait jaringan narkoba ini. Alasannya, pelaku masih dalam pemeriksaan. “Kita baru tangkap,” katanya.

Direktur Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan juga belum bisa memberikan informasi banyak terkait pelaku. Jelasnya kata dia, asal narkoba ini dari jalur China-Malaysia dan masuk ke Makassar.

Para pelaku merupakan jaringan pengedar narkoba yang sudah lama beraksi. “Kita lihat pengembangannya,” katanya.

Para tersangka dijerat polisi dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 Ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Dipidana dengan pidana mati, penjara seumur hidup atau penjara paling singkat 6 tahun,” katanya. (mum/rif)

Baca Juga

OTW Bebas, Eh Habib Bahar jadi Tersangka Penganiayaan Lagi

JAKARTA- Habib Bahar bin Smith kembali ditetapkan jadi tersangka oleh kepolisian Polda Jawa Barat. Penetapan tersangka kepada Habib Bahar, atas laporan kasus dugaan penganiayaan...

Agar Ada Efek Jera, Bentjok dan Heru Divonis Seumur Hidup

JAKARTA - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat memvonis Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro...

Modus Ganjal ATM, Gasak Uang Puluhan Juta Rupiah

METRO - Satreskrim Polres Kota Metro kembali mengamankan satu orang tersangka tindak kejahatan dengan modus mengganjal mesin anjungan tunai mandiri (ATM). Pelaku berinisial R...

Mantan Koruptor Masih Diusung, Kegagalan Kaderisasi Parpol

JAKARTA – Tugas partai politik untuk mencari kader terbaik dianggap gagal. Dalam gelaran pesta demokrasi, mantan narapidana korupsi masih sering diusung. Mereka yang pernah...

Ngabalin Harap Polri Juga Tangkap Refly Harun dan Ustad Waloni: Biar Kalian Tahu Ini Demokrasi

JAKARTA- Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Ali Mochtar Ngabalin memberikan apresiasi kepada Polri yang telah menangkap Sugi Nur Raharja atau Gus Nur...

Berita Terbaru

Wapres dan MUI Dukung Rencana Program Maghrib Mengaji di Sumbawa

JAKARTA - Calon Bupati Sumbawa, NTB, Syarafuddin Jarot dan Mokhlis mengusung program Maghrib Mengaji jika terpilih menjadi kepala daerah. Program itu dinilai bisa menjaga nilai-nilai...

Gading Marten Canggung saat Gempi Kenalkan Gebetannya ke Gisel

JAKARTA - Aktor Gading Marten telah mempunyai gebetan baru. Pria berusia 38 tahun itu juga telah mengenalkan gebetannya itu kepada buah hatinya, Gempita Nora...

Batas Maksimal Konsumsi Teh untuk Hindari Kerusakan Gigi

JAKARTA - Kopi dan teh adalah dua jenis minuman yang mungkin paling populer, dikonsumsi masyarkat dunia, termasuk salah satunya di Indonesia.  Mengapa tidak, kopi dan...

Awas HOAX yang Menyebutkan “COVID-19 Hanya Flu Biasa”

JAKARTA - Anda mungkin pernah mendengar kabar yang menyebutkan jika pandemi corona telah berakhir, dan bahwa COVID-19 hanya flu biasa. Benarkah demikian? Menurut situs resmi...

Punya Pasangan Seperti Ini, Cerai Tidur Sangat Dianjurkan

JAKARTA - Tidak semua pasangan diberkati dengan belahan jiwa yang sama persis dengan dirinya, dalam hal ini kualitas mereka untuk tertidur.  Ketika salah satu pasangan kesulitan...

Nusantara

Hasil Panen Anjlok, Petani Semangka Merugi

PURWOREJO - Para petani semangka di wilayah pesisir selatan Kabupaten Purworejo harus menanggung rugi akibat hasil panennya tahun ini merosot tajam. Cuaca yang tidak...

Bupati Banyuwangi Beberkan Inovasi Daerahnya

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, saat ini sebanyak 189 desa di Banyuwangi telah dialiri fiber optik untuk membuka akses ke dunia...

News

Unggah Foto Lari Pagi, Netizen Salfok di Balik Celana Gisel

JAKARTA - Aktris sekaligus penyanyi Gisella Anastasia kerap memposting kegiatannya di media sosial, baik saat sendiri atau sedang bersama sang buah hati, Gempita Nora...

Luqman Hakim: Jika Negara Tempatkan Diri sebagai Musuh Rakyat, Maka Tunggu Janji Allah

JAKARTA- Lembaga Indikator Politik merilis hasil survei terkait pendapat masyarakat soal kebebasan mengeluarkan pendapat di era Presiden Joko Widodo. Hasilnya, mayoritas responden mengaku takut...

Bupati Hadiri di Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung PN Cikarang

BEKASI - Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menghadiri acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pengadilan Negeri Cikarang Kelas II pada Jumat (23/10). Acara ini...

Mantan Koruptor Masih Diusung, Kegagalan Kaderisasi Parpol

JAKARTA – Tugas partai politik untuk mencari kader terbaik dianggap gagal. Dalam gelaran pesta demokrasi, mantan narapidana korupsi masih sering diusung. Mereka yang pernah...

Ngabalin Harap Polri Juga Tangkap Refly Harun dan Ustad Waloni: Biar Kalian Tahu Ini Demokrasi

JAKARTA- Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Ali Mochtar Ngabalin memberikan apresiasi kepada Polri yang telah menangkap Sugi Nur Raharja atau Gus Nur...

Hakim Diminta Adil Soal Sita Rekening WanaArtha

JAKARTA - Penyitaan yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) atas Sub Rekening Efek (SRE) WanaArtha menjadi polemik. Para nasabah sekaligus pemegang polis WanaArtha Life...

Dewi Tanjung Desak MUI Keluarkan Fatwa Haram dengar Ceramah Gus Nur, Dia Itu Sales Pembalut

JAKARTA- Kader PDI Perjuangan, Dewi Tanjung mengatakan, Sugi Nur Raharja alias Gus Nur bukan seorang Ustad atau ulama. Dia hanya seorang pedagang atau sales....