Angaran Besar, Tapi 4 Rumah Sakit di Pringsewu Hanya Miliki 2 Ventilator

Beranda Nusantara Angaran Besar, Tapi 4 Rumah Sakit di Pringsewu Hanya Miliki 2 Ventilator

JAKARTA – Kekurangan ventilator ternyata bukan hal baru. Ini terjadi sejak Maret lalu hingga hari ini. Cermin ketidaksiapan pemerintah pusat dan daerah sangat kentara. Fakta ini terjadi di Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Ya, kekurangan ventilator terjadi di RS Pringsewu jelas tidak seimbang dengan masifnya angka peningkatan wabah Virus Corona (Covid-19) saat ini.

Sayangnya informasi yang disampaikan belum dijawab oleh Kepala Dinas Kesehatan Lampung Raihana termasuk sejumlah pihak dari Kementerian Kesehatan sampai Kepala Satgas Nasional Penanganan Covid-19 sekaligus Kepala BNPB Doni Monardo.

Fajar Indonesia Network (FIN) mencoba menyampaikan informasi yang disampaikan Radar Lampung (FIN Group) namun belum mendapat respon ketika dimintai keterangan lewat pesan WhatsApp.

BACA JUGA: Syekh Ali Jaber Mengaku Rasa Adem Saat Ditusuk, Gus Nur: Hahahaha Mungkin Dia Waliyullah….

Untuk diketahui dari empat rumah sakit rujukan penanganan Covid-19, hanya tersedia dua alat bantu pernafasan tersebut. Empat rumah sakit itu adalah RSUD Pringsewu, RA Mitra Husada, RS Surya Asih dan RS Wisma Rini. Rumah sakit ini juga melayani pasien dari daerah lain.

”Hanya ada dua ventilator dari pengadaan refocusing DAK rujukan kesehatan,” kata Plt. Kepala Dinas Kesehatan Pringsewu Relawan yang dilansir Radar Lampung, Kamis (17/9).

Relawan mengungkapkan, ventilator sangat dibutuhkan, terutama saat kasus Covid-19 meningkat.

”Idealnya perlu penambahan empat ventilator di Pringsewu. Dengan begitu, seluruh rumah sakit memiliki alat tersebut di ruang isolasi. Usulannya ventilator portabel,” sebut dia

Seperti diketahui, Pemerintah Pusat telah menambah anggaran penanganan Covid-19 dari Rp677,2 triliun menjadi Rp 695,2 triliun. Peningkatan tersebut terjadi karena adanya kebutuhan korporasi dan daerah yang bertambah di tengah upaya pemulihan Covid-19.

Penambahan ini sempat disampaikan Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Hidayat Amir mengatakan angka biaya penanganan tersebut nantinya akan masuk ke dalam revisi Peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2020. ”Itu masih sementara. Angka fix akan ada di revisi perpres,” terang Amir dalam diskusi daring, Rabu (17/6) lalu.

Total biaya penanganan Covid-19 tersebut terdiir dari biaya kesehatan Rp87,55 triliun, perlindungan sosial Rp203,9 triliun, insentif usaha Rp120,61 triliun, bantuan UMKM Rp123,46 triliun, pembiaayan korporasi Rp537,57 triliun, dan sektoral kementerian/lembaga dan pemda Rp106,11 triliun.

Secara perinci, biaya kesehatan terdiri dari belanja penanganan Covid-19 yang sebesar Rp65,8 triliun, insentif tenaga medis Rp5,9 triliun, santunan kematian Rp300 miliar, bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional Rp3 triliun, untuk Gugus Tugas Covid-19 Rp3,5 triliun, dan insentif perpajakan di bidang kesehatan Rp9,05 triliun. (sag/ais/fin/ful)

Baca Juga

Stok Beras Aman Hingga Februari 2021

ASTANAJAPURA – Dalam menghadapi musim penghujan, stok kebutuhan pangan seperti beras, bakal aman. Hal itu akibat dari masih adanya sisa stok gabah hasil panen...

Harga Garam Murah, Pembeli Langka

PANGENAN - Harga garam yang terlalu murah, ditambah jarang ada pembeli, membuat petani melakukan penimbunan. Bukan hanya menimbun hasil produksi tahun 2020 ini saja,...

Penambang Batu Bara Leluasa Beroperasi

WATAMPONE - Pemerintah tidak hadir dalam mengawasi tambang batu bara di Kabupaten Bone. Penambang leluasa beroperasi. Warga di Desa Massenrengpulu misalnya, mulai resah atas kerusakan...

Libur Panjang, Bupati Azwar Anas Imbau Warga Taati Prokes di Tempat Wisata

JAKARTA- Libur panjang pada pekan ini berjalan sejak 28 Oktober hingga 1 November 2020. Sejumlah tempat wisata dipastikan ramai dengan pengunjung. Bupati Banyuwangi Abdullah...

Antisipasi Munculnya Klaster Baru

MAROS - Polres Maros menyiagakan 90 personel mengawasi tempat wisata. Antisipasi munculnya klaster baru Covid-19. Kapolres Maros, AKBP Musa Tampubolon, mengatakan, masa liburan panjang ini membuat...

Berita Terbaru

Infografis: Charlie Hebdo dan Kontroversinya

JAKARTA - Charlie Hebdo merupakan majalah satir Prancis yang saat ini menjadi sorotan dunia, khususnya umat Muslim lantaran publikasinya yang menuai kontroversi yang menggambarkan...

Kemaluan Digigit Semut, Perlukah Anda ke Dokter?

JAKARTA - Semut adalah salah satu serangga yang gemar menggigit, dan merupakan salah satu alat mekanisme pertahanan diri alaminya.  Namun apa yang terjadi ketika gigitan...

Melihat Pembuatan Al-Qur’an Mushaf Betawi

Project Al-Qur'an Betawi dimulai sejak 2014 dan dikerjakan oleh 20 pegiat seni kaligrafi.Namun semenjak pandemik Covid -19 para pengerajin mengerjakaannya dirumah masing - masing. Tak...

Tiga Cara Atasi Ketulangan

JAKARTA - Mengkonsumsi  ikan mau itu air tawar atau laut memang mengenakan, salah satunya konsumsi ikan bandeng yang bisa diolah dengan berbagai teknik memasak.  Akan...

Nusantara

Stok Beras Aman Hingga Februari 2021

ASTANAJAPURA – Dalam menghadapi musim penghujan, stok kebutuhan pangan seperti beras, bakal aman. Hal itu akibat dari masih adanya sisa stok gabah hasil panen...

Harga Garam Murah, Pembeli Langka

PANGENAN - Harga garam yang terlalu murah, ditambah jarang ada pembeli, membuat petani melakukan penimbunan. Bukan hanya menimbun hasil produksi tahun 2020 ini saja,...

News

Dukung Inovasi Bisnis, Angkasa Pura I Siap Gabung Holding BUMN Pariwisata

JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) mendukung dan siap bergabung dengan Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung yang penerbitan landasan hukumnya ditargetkan dapat selesai...

Dorong Inovasi Bisnis BUMN untuk Menangkan Persaingan

JAKARTA - Dengan latar belakang entrepreneur kelas dunia, penunjukkan Erick Thohir sebagai Menteri BUMN oleh Presiden RI Joko Widodo di Kabinet Indonesia Maju membawa...

Gelar Operasi Pasar, Bea Cukai Lindungi Konsumen

JAKARTA - Bea Cukai menggelar operasi pasar rokok ilegal di dua wilayah pengawasan yang berbeda. Yaitu wilayah Aceh barat daya dan Kabupaten Lamongan, Jawa...

Libur Panjang, Bupati Azwar Anas Imbau Warga Taati Prokes di Tempat Wisata

JAKARTA- Libur panjang pada pekan ini berjalan sejak 28 Oktober hingga 1 November 2020. Sejumlah tempat wisata dipastikan ramai dengan pengunjung. Bupati Banyuwangi Abdullah...

Antisipasi Munculnya Klaster Baru

MAROS - Polres Maros menyiagakan 90 personel mengawasi tempat wisata. Antisipasi munculnya klaster baru Covid-19. Kapolres Maros, AKBP Musa Tampubolon, mengatakan, masa liburan panjang ini membuat...

Jumlah Pedagang yang Terpapar Bertambah

DUKUHTURI  - Dari hasil swab massal tahap pertama yang dilakukan UPTD Puskesmas Kupu di Pasar Kupu. Terjadi penambahan jumlah pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19....

Buaya 5,4 Meter Terpancing Warga

SUNGAISELAN - Buaya dengan panjang 5,4 Meter berbobot sekitar 800 Kilogram ditangkap warga di Sungai Pangkal Raya Desa Sungai Selan Kecamatan Sungai Selan Kabupaten...