Jangan Sampai Happy Hypoxia

Beranda Nasional Jangan Sampai Happy Hypoxia

JAKARTA – Total konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia pada Rabu (16/9)menjadi 228.993 kasus. Ini setelah penambahan 3.963 orang. Untuk kasus meninggal dunia ada tambahan 135 orang. Sehingga totalnya mencapai 9.100 kasus.

Kematian akibat Corona ini di antaranya disebabkan pasien terkena happy hypoxia. Yaitu kekurangan oksigen di dalam darah. Namun, tidak diikuti dengan sesak napas.

“Normalnya, orang yang kekurangan oksigen dalam darahnya akan mengalami sesak napas. Karena otak mengirimkan sinyal pada tubuh untuk mengambil oksigen sebanyak-banyaknya. Pada pasien COVID-19, karena ada kerusakan otak, sehingga tidak ada sinyal yang dikirim ke tubuh,” kata dokter spesialis paru Universitas Indonesia (UI) Erlina Burhan di Jakarta, Rabu (16/9).

Akibatnya, seseorang dengan kondisi tersebut kemudian akan mengalami penurunan kesadaran. Bisa berakibat fatal apabila tidak segera mendapatkan pasokan oksigen. Satu-satunya cara mengatasinya adalah terapi oksigen di rumah sakit.

Menurutnya, tanda-tanda pasien COVID-19 mengalami happy hypoxia antara lain batuk yang menetap, keluhan semakin lemas, dan ujung jari dan ujung bibir berwarna kebiruan.

“Bila mengalami gejala-gejala tersebut, jangan sampai menunggu ujung jari dan bibir berwarna biru. Karena itu sudah gejala berat. Segera ke rumah sakit untuk mendapatkan terapi oksigen,” paparnya.

Dikatakan, kadar oksigen dalam tubuh bisa diukur menggunakan pulse oksimetri. Namun, masyarakat disarankan tidak perlu tergesa-gesa membeli alat tersebut.

“Penggunaan pulse oksimetri bukan untuk orang sehat dan orang tanpa gejala. Hanya pasien COVID-19 dengan gejala saja yang mungkin bisa mengalami happy hypoxia. Ini hanya salah satu kondisi yang mungkin terjadi pada pasien COVID-19,” terangnya.

Dalam kondisi normal, lanjut Erlina, kadar oksigen dalam darah seseorang adalah 95 persen hingga 100 persen. Pada seseorang yang mengalami hypoxia, kadar oksigen bisa menurun menjadi 60 persen hingga 70 persen.

Gejala dan kondisi yang mungkin dialami pasien COVID-19 bisa beragam. Selain happy hypoxia, pasien COVID-19 juga bisa kehilangan penciuman atau hanya sakit kepala. “Yang perlu diwaspadai adalah bila gejala bertambah. Batuk yang terus menerus menunjukkan ada kelainan pada paru-paru,” ucapnya.

Hingga kemarin, provinsi dengan penambahan konfirmasi positif tertinggi adalah DKI Jakarta (1.294 kasus). Disusul, Jawa Timur (372 kasus), Jawa Tengah (340 kasus), Jawa Barat (293 kasus) dan Kalimantan Timur (217 kasus).

Sementara itu, provinsi dengan penambahan pasien sembuh terbanyak adalah DKI Jakarta (945 orang), Aceh (399 orang), Jawa Timur (342 orang), Jawa Barat (213 orang), dan Kalimantan Timur (179 orang). Tak ada provinsi yang melaporkan nihil positif COVID. Artinya, penambahan konfirmasi positif terjadi di 34 provinsi di Indonesia.

Terpisah, Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia, Dendik Rulianto menyebut dari hasil survei lembaganya diketahui sekitar 81,1 persen publik memilih menerapkan protokol kesehatan COVID-19 dibanding penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Sebanyak 81,1 persen responden memilih protokol kesehatan. Seperti memakai masker, jaga jarak, tidak bersalaman, dan rajin cuci tangan agar terhindar dari penularan COVID-19,” kata Dendik di Jakarta, Rabu (16/9).

Hanya ada 11,3 persen responden yang memilih mendukung menerapkan PSBB. Ada pula 3,6 persen responden yang memilih PSBB sebaiknya diperketat, mendekati model karantina wilayah atau lockdown. Sisanya 4,2 persen menyatakan tidak tahu/tidak jawab.

“Harus diakui dilema antara kesehatan dan ekonomi menjadi pertimbangan para pengambil kebijakan. Dampak COVID-19 telah membuat perekonomian nasional merosot dan kini berada dalam bayang-bayang resesi,” paparnya.

Dengan waktu tersisa sekitar dua minggu hingga berakhirnya kuartal III/2020, pemerintah lebih cenderung menerapkan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM). “Artinya sektor-sektor ekonomi dapat beroperasi sepanjang menerapkan protokol kesehatan, dengan pengawasan dan sanksi yang tegas, sambil menyelesaikan persoalan kesehatan,” terangnya.

Survei Polmatrix Indonesia dilakukan pada 1-10 September 2020, dengan jumlah responden 2.000 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia.

Metode survei dilakukan melalui sambungan telepon terhadap responden survei sejak 2019 yang dipilih secara acak. Margin of error survei sebesar ±2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.(rh/fin)

Baca Juga

Wartawan Dilibatkan dalam Perang Melawan Covid-19

JAKARTA - Ribuan wartawan akan dikerahkan dalam upaya melawan COVID-19. Mereka akan terlibat langsung dalam upaya mengubah perilaku masyarakat melalui pesan-pesan positif. Ketua Satuan Tugas...

Percepat Vaksinasi

JAKARTA - Uji klinis tahap III vaksin Sinovac untuk mengatasi COVID-19 berjalan lancar. Presiden Joko Widodo pun meminta agar proses vaksinasi dipercapat. Menteri Luar Negeri...

Potensi Penularan Covid-19 dari Orang Terdekat Sangat Tinggi

JAKARTA - Potensi penularan COVID-19 dari orang terdekat sangat tinggi. Karenanya, masyarakat diminta untuk mewaspadainya. Meningkatkan kewaspadaan salah satunya dengan cara penerapan protokol kesehatan...

Percepat Produksi Obat Covid

JAKARTA - Remdesivir merupakan salah satu obat yang mampu mempercepat penyembuhan pasien COVID-19. Karenanya pemerintah minta produsen farmasi di Indonesia mempercepat dan memperbanyak produksi...

Catet! Pemerintah Tidak Melarang atau Mewajibkan Nonton Film G30S/PKI

JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD mengatakan, pemerintah tidak melarang memutar film Gerakan 30 September PKI (G30S/PKI). Masyarakat bisa menonton...

Berita Terbaru

Lindungi Petani Tembakau, Tidak Naikkan Cukai Rokok 2021

JAKARTA - Jika pemerintah memang benar-benar ingin melindungi petani tembakau, maka pada 2021 nanti tidak menaikkan cukai rokok. Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk Mindaugas...

Pertumbuhan Kredit Agustus 2020 Hanya 1,04 Persen

JAKARTA - Pertumbuhan kredit pada Agustus 2020 tercatat hanya sebesar 1,04 persen (yoy). Angka tersebut lebih rendah dibandingkan penyaluran kredit pada Juli 2020 yang...

Menkes tak Pernah Muncul, Najwa Shihab Wawancara Kursi Kosong

JAKARTA- Presenter Najwa Shihab mengundang Menteri Kesehatan (Menks) Terawan Agus Putranto di program Mata Najwa. Namun Menkes tak kunjung hadir. Padahal, di saat seperti...

Saudi Akan Umumkan Negara yang Diizinkan Umrah

JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Muhammad Saleh Benten mengatakan, bahwa akan mengumumkan negara-negara mana saja yang diizinkan mengirim jemaah umrah. Pengumuman tersebut...

Infografis: Poin-poin Gugatan Tommy Soeharto ke Menkumham

JAKARTA - Baru sepekan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang kerap bertindak tegas dalam mengatur keuangan negara digugat oleh Bambang Trihatmodjo ke Pengadilan Tata Usaha...

Tottenham vs Chelsea: Murid Bandel

LONDON — Derbi London antara Tottenham Hotspur dan Chelsea menjadi pembuka laga babak 16 besar Carabao Cup, dini hari nanti. Sama-sama menelan hasil buruk...

Beacukai dan Kepolisian Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Bengkalis- Petugas gabungan Bea Cukai dan Kepolisian Resort Bengkalis berhasil gagalkan penyelundupan narkotika yang dibawa dari Malaysia pada Jumat (18/09). Dari penindakan tersebut, petugas...

11 Ribu Kartu Tani telah Didistribusikan di Kotawaringin Barat

KOTAWARINGIN BARAT – Persiapan penerapan Kartu Tani terus dilakukan Kementerian Pertanian. Di Kotawaringin Barat, tidak kurang 11 ribu lembar Kartu Tani telah didistribusikan ke...

Nusantara

Teliti Tikus, Lacak Penyebaran Leptospirosis di Desa Tasikmadu

PURWOREJO - Seorang warga di Desa Tasikmadu Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo dilaporkan telah terpapar penyakit Leptospirosis. Laporan itu ditindaklanjuti petugas Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan...

Pilkada, Ganjar Larang Kampanye Terbuka

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan tidak boleh ada gelaran kampanye terbuka dalam Pilkada Serentak 2020 di Jawa Tengah. Jika ada pasangan...

News

Deklarasi KAMI Dibubarkan, Fadli Zon: Persekusi Terhadap Demokrasi

JAKARTA- Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), yang dihadiri oleh Gatot Nurmantyo di Surabaya, diwarnai dengan aksi demonstrasi. Massa menolak acara itu digelar karena sarat...

Tengku Zul Nyindir Denny Siregar: Ente Pernah Jadi Apa Selain Buzzer?

JAKARTA- Pegiat media sosial, Denny Siregar dan Ustad Tengku Zulkarnai 'perang' komentar di twitter. Keduanya mengomentari deklarasi Koalis Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dibubarkan...

Tengku Zulkarnain ke Denny Siregar: KAMI Itu HTI? Cekak Banget

JAKARTA- Ustaz Tengku Zulkarnain angkat bicara terkait batalnya acara deklarasi KAMI Jawa Timur di Gedung Juang 45, Surabaya, Senin (28/9/2020). Menurutnya sebagai warga negara Indonesia,...

Percepat Produksi Obat Covid

JAKARTA - Remdesivir merupakan salah satu obat yang mampu mempercepat penyembuhan pasien COVID-19. Karenanya pemerintah minta produsen farmasi di Indonesia mempercepat dan memperbanyak produksi...

Catet! Pemerintah Tidak Melarang atau Mewajibkan Nonton Film G30S/PKI

JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD mengatakan, pemerintah tidak melarang memutar film Gerakan 30 September PKI (G30S/PKI). Masyarakat bisa menonton...

Mentan Pastikan Stok Beras Aman Hingga Akhir Tahun

JAKARTA- Ketersediaan stok beras nasional dipastikan mencukupi hingga akhir tahun 2020. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Syahrul menjelaskan, ketersediaan beras...

Regulasi Pilkada Jangan Sebatas Aturan

JAKARTA - Masa kampanye telah dilakukan sejak kemarin (26/9). Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengantisipasi adanya potensi yang menimbulkan gesekan antarpeserta. Penyelesaian sengketa acara...