Harga Tembakau Tak Sesuai Harapan

Beranda Nusantara Harga Tembakau Tak Sesuai Harapan

TEMANGGUNG – Meksipun harga jual masih belum sesuai harapan, namun panen raya tembakau tetap dilakukan oleh para petani yang ada di lereng Gunung Sindoro, Gunung Sumbing dan Gunung Prau. Sebab jika tidak dipanen maka kerugiannya akan semakin besar.

Tarom salah satu petani tembaku asal Kecamatan Tretep menuturkan, harga jual tembakau rajangan kering saat ini masih sangat jauh dari biaya tanam hingga masa panen. Bahkan harga tembakau di awal panen raya lalu jauh di bawah ongkos produksi.

“Jika dilihat dari seluruh biaya, memang harganya tidak masuk, sekarang paling mahal harga jual tembakau Rp60 ribu per kilogram,” keluhnya, Selasa (16/8).

Menurutnya, untuk menutup seluruh biaya, minimal harga jual tembakau antara Rp70.000 hingga Rp90.000 per kilogram. Namun pada kenyataannya sekarang harga jual tembakau masih belum sesuai harapan petani.

Adapun biayanya, Tarom merincikan, dalam satu hektar tanaman tembakau bisa mencapai Rp65 juta. Biaya tersebut belum termasuk biaya saat menjual tembakau rajangan kering ke tengkulak atau perwakilan gudang di Temanggung.

BACA JUGA: Anies Baswedan Kenang Sekda Saefullan, Sosok Saleh dan Pekerja Keras

“Biaya saat penjualan tembakau itu juga cukup banyak, ada biaya transportasi, biaya tumplek dan biaya yang lainnya, kira-kira dalam satu kerajang paling tidak kena biaya Rp80 ribu sampai Rp100 ribu,” ujarnya seperti dikutip dari Magelang Ekspres (Fajar Indonesia Network Grup).

Padahal dalam satu hektar tanaman tembakau, lanjut dia, paling bagus hanya memproduksi tembakau rajangan kering antara 800 hingga 900 kilogram. Dengan harga jual tembakau saat ini yang hanya Rp60 ribu per kilogram, maka petani masih rugi banyak.

“Kalau harganya cuma Rp60.000, sudah bisa dipastikan bangkrut, tidak balik modal,” tuturnya.

Senada juga dituturkan oleh Sulaiman petani tembakau lainnya, hingga saat ini harga tembakau belum mengalami perubahan seperti harapan petani. Harga jual masih bertahan di harga Rp60.000 per kilogram, dan harga tersebut untuk tembakau dengan kualitas terbaik.

“Pada kondisi normal seperti tahun sebelumnya, dengan kualitas seperti saat ini harga jual tembakau sudah lebih dari Rp100.000 per kilogram,” ungkapnya.

BACA JUGA: Warga Papua Kembalikan Beasiswa Veronica Koman dan Bendera Merah Putih ke Mahfud MD

Ia mengaku tidak tahu secara persis penyebab turunnya harga tembakau saat ini. Jika memang karena kualitas tembakau yang menurun sepertinya tidak mutlak. Sebab cuaca saat panen raya ini sangat mendukung sekali.

Selain itu katanya, tembakau yang ditanam petani sebagian besar adalah varietas kemloko, di mana varietas ini merupakan tembakau asli Temanggung yang sangat digemari oleh pabrikan rokok.

“Kalau karena hujan di awal bulan Agustus lalu, sepertinya juga tidak mungkin, karena setelah hujan itu sampai sekarang juga sudah tidak pernah hujan lagi, kalau soal kemurnian tembakau, petani saat ini sudah mencoba menanam tembakau varietas yang diinginkan pabrikan,” tuturnya.

Ia berharap, di pertengahan hingga akhir panen raya tembakau mendatang, harga tembakau bisa naik, sehingga petani tidak begitu banyak dirugikan. Namun jika harganya stabil seperti ini atau bahkan turun lagi, maka petani bisa dipastikan akan merugi sangat banyak.

“Kalau panen pasti akan kami selesaikan, kalau tidak kami akan semakin rugi. Harapan kami pabrikan bisa lebih mengerti kondisi petani saat ini, sehingga bisa menaikkan harga beli tembakau dari petani,” harapnya. (set)

Baca Juga

Hasil Panen Anjlok, Petani Semangka Merugi

PURWOREJO - Para petani semangka di wilayah pesisir selatan Kabupaten Purworejo harus menanggung rugi akibat hasil panennya tahun ini merosot tajam. Cuaca yang tidak...

Bupati Banyuwangi Beberkan Inovasi Daerahnya

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, saat ini sebanyak 189 desa di Banyuwangi telah dialiri fiber optik untuk membuka akses ke dunia...

Risma Harap Pelajar Tidak Ikut Demonstrasi Tolak Omnibus Law

JAKARTA- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengharapkan tidak ada lagi anak-anak yang terlibat demonstrasi anarkis dengan cara merusak fasilitas umum. "Saya berharap bapak ibu di...

Cianjur Selatan Kembali Dilanda Banjir

CIANJUR - Curah hujan yang tinggi mengakibatkan wilayah Cianjur Selatan kembali dilanda bencana banjir, Minggu (25/10) malam. Lokasi tepatnya di Kampung Cigarogol dan Cimahi,...

Jelang Libur Panjang, Perjalanan Kereta Api Ditambah

BANYUMAS - Jepang libur panjang dalam rangka memperingati Mauilid Nabi Muhammad SAW, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah perjalanan kereta api yang melayani pelanggan...

Berita Terbaru

Wapres dan MUI Dukung Rencana Program Maghrib Mengaji di Sumbawa

JAKARTA - Calon Bupati Sumbawa, NTB, Syarafuddin Jarot dan Mokhlis mengusung program Maghrib Mengaji jika terpilih menjadi kepala daerah. Program itu dinilai bisa menjaga nilai-nilai...

Gading Marten Canggung saat Gempi Kenalkan Gebetannya ke Gisel

JAKARTA - Aktor Gading Marten telah mempunyai gebetan baru. Pria berusia 38 tahun itu juga telah mengenalkan gebetannya itu kepada buah hatinya, Gempita Nora...

Batas Maksimal Konsumsi Teh untuk Hindari Kerusakan Gigi

JAKARTA - Kopi dan teh adalah dua jenis minuman yang mungkin paling populer, dikonsumsi masyarkat dunia, termasuk salah satunya di Indonesia.  Mengapa tidak, kopi dan...

Awas HOAX yang Menyebutkan “COVID-19 Hanya Flu Biasa”

JAKARTA - Anda mungkin pernah mendengar kabar yang menyebutkan jika pandemi corona telah berakhir, dan bahwa COVID-19 hanya flu biasa. Benarkah demikian? Menurut situs resmi...

Punya Pasangan Seperti Ini, Cerai Tidur Sangat Dianjurkan

JAKARTA - Tidak semua pasangan diberkati dengan belahan jiwa yang sama persis dengan dirinya, dalam hal ini kualitas mereka untuk tertidur.  Ketika salah satu pasangan kesulitan...

Nusantara

Hasil Panen Anjlok, Petani Semangka Merugi

PURWOREJO - Para petani semangka di wilayah pesisir selatan Kabupaten Purworejo harus menanggung rugi akibat hasil panennya tahun ini merosot tajam. Cuaca yang tidak...

Bupati Banyuwangi Beberkan Inovasi Daerahnya

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, saat ini sebanyak 189 desa di Banyuwangi telah dialiri fiber optik untuk membuka akses ke dunia...

News

Unggah Foto Lari Pagi, Netizen Salfok di Balik Celana Gisel

JAKARTA - Aktris sekaligus penyanyi Gisella Anastasia kerap memposting kegiatannya di media sosial, baik saat sendiri atau sedang bersama sang buah hati, Gempita Nora...

Luqman Hakim: Jika Negara Tempatkan Diri sebagai Musuh Rakyat, Maka Tunggu Janji Allah

JAKARTA- Lembaga Indikator Politik merilis hasil survei terkait pendapat masyarakat soal kebebasan mengeluarkan pendapat di era Presiden Joko Widodo. Hasilnya, mayoritas responden mengaku takut...

Bupati Hadiri di Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung PN Cikarang

BEKASI - Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menghadiri acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pengadilan Negeri Cikarang Kelas II pada Jumat (23/10). Acara ini...

Cianjur Selatan Kembali Dilanda Banjir

CIANJUR - Curah hujan yang tinggi mengakibatkan wilayah Cianjur Selatan kembali dilanda bencana banjir, Minggu (25/10) malam. Lokasi tepatnya di Kampung Cigarogol dan Cimahi,...

Jelang Libur Panjang, Perjalanan Kereta Api Ditambah

BANYUMAS - Jepang libur panjang dalam rangka memperingati Mauilid Nabi Muhammad SAW, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah perjalanan kereta api yang melayani pelanggan...

Dua Ribuan Orang Cari Kerja, Tamatan SMA Sederajat Paling Dominan

PANGKALPINANG - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bangka Belitung (Babel) mencatat, setiap tahunnya orang pencari kerja di Babel mengalami kenaikan. Untuk tahun ini saja, angka...

Satwa Liar dan Dilindungi Diselamatkan dari Peredaran Ilegal

PANGKALPINANG - Karantina Pertanian Pangkalpinang wilayah kerja (Wilker) Pelabuhan Pangkal Balam melakukan serah terima satwa liar yang dilindungi kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam...