Beranda Hukum dan Kriminal Cinta Segitiga Merenggut Nyawa

Cinta Segitiga Merenggut Nyawa

BABEL – Ternyata, ada kisah asmara di balik peristiwa berdarah merenggut nyawa di Jalan Putus Nangnung, Sungailiat. Cinta segitiga yang akhirnya merenggut nyawa.

Adalah tersangka M Iqbal (36) yang merasa kesal hingga nekad menghabisi nyawa Edo Hardjono (30) yang juga pacar dari wanita Dn.

Iqbal warga Lingkungan Paritpekir, Sungailiat ini diduga terlibat asmara segitiga dengan Dn dan korban Edo yang juga diduga pacar Dn. Saat kejadian, Iqbal sedang bertemu dengan Dn di Jalan putus Nangnung.

“Aku lagi santai, terus dia (Alm.Eko) datang, dia pukuli Dn, aku tegur, jangan…jangan, tapi dia tetap pukul. Jadi aku kesal,” sebut Iqbal di Mapolsek Sungailiat, Selasa (15/9).

Akibat kesal keduanya saling cekcok hingga terlibat pekelahian. Iqbal kemudian mencabut pisau badik yang ia bawa ketika hendak melaut.

BACA JUGA: Rizal Rami Sarankan Jokowi Angkat Ahok jadi Dubes: Dari Pada Bikin Rugi Pertamina

“Saya tahu dia sama Dn. Tapi saya juga pacar Dn. Saya cintai Dn, kami pacaran,” kisahnya tertunduk seperti dikutip dari Babel Pos (Fajar Indonesia Network Grup).

Ketika ditanya apakah ia telah berencana menghabisi nyawa korban, Iqbal mengaku spontan. Terkait pisau pun kebiasaannya selalu membawa pisau saat hendak melaut.

“Pisau saya bawa karena mau ke laut malam itu, tidak setiap hari bawa. Pas kejadian saya minum dikit tapi tidak mabuk,” katanya.

Akibat perbuatannya, ia harus terjerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.
Sementara itu Kapolres Bangka AKBP Widi Hartawan mengatakan, sementara ini ada unsur asmara dalam kasus berdarah Senin (14/9) siang tersebut.

“Motif kasus pembunuhan ini merupakan kasus asmara. Antara korban dan pacarnya sempat ada ribut, korban memarahi Dn dan pelaku melihat,” jelas Kapolres Bangka didampingi Kabag Ops AKP Teguh Setiawan dan Kapolsek Sungailiat Iptu Alvino Cahyadi.

BACA JUGA: Arief Poyuono Ungkit Lagi Prabowo Soal Kerusuhan Mei dan Penculikan Aktivis

“Kita tidak tahu teryata pelaku suka sama pacar korban. Saat ribut pelaku emosi dan terjadi perkelahian. Saat berkelahi pelaku menarik badik dan menusuk di bagian perut dan tembus,” sebut Kapolres Bangka.

Antara pelaku dan korban saling tahu yang saat ini sedang diselidiki lebih dalam mengenai kemungkinan pembunuhan berencana. Termasuk indikasi adanya dendam lama antara pelaku dan korban.

“Bisa jadi antara keduanya karena dendam lama, belum diketahui masih kita dalami. Kemungkinan saling curiga juga,” pungkasnya.(trh)

Kategori Terkait

Masih Ada Pengembang Nakal

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sejumlah pengembang perumahan yang belum memenuhi kewajiban penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) atau fasilitas sosial dan...

Ada yang Disembunyikan Kejagung

JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) mempertanyakan keputusan Kejaksaan Agung yang melimpahkan berkas perkara Jaksa Pinangki Sirna Malasari ke penuntutan tahap II. Terutama menyangkut...

Cari Dalang Pembakar Kejaksaan Agung

JAKARTA - Kebakaran yang meluluhlantakan Gedung Utama Kejaksaan Agung beberapa waktu lalu diduga ada unsur kesengajaan. Kebakaran bukan karena korsleting listrik. Polri pun diminta...

Kebakaran Gedung Kejagung Diduga ada Unsur Pidana

JAKARTA- Kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung kini naik dari penyelidikan ke penyidikan sebab kejadian tersebut diduga ada unsu pidana. "Penyidik berkesimpulan terdapat dugaan peristiwa...

Tabrak Polwan Hingga Tewas, Wakil Bupati Yalimo Konsumsi Miras

JAKARTA- Wakil Bupati Kabupaten Yalimo Papua ED (31 th), ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penabrakan seorang Polisi wanita (Polwan) yang terjadi pada Rabu (16/9)...

Tersangka Penyerangan Polsek Ciracas Bertambah

JAKARTA - Anggota TNI yang menjadi tersangka kasus perusakan Polsek Ciracas Jakarta Timur bertambah sembilan menjadi 65 orang. Sebelumnya sebanyak 56 anggota TNI, yaitu...

Berita Terbaru

Melahirkan, Foto Bayi Irish Bella-Ammar Zoni Bikin Penasaran

JAKARTA - Pasangan selebriti Ammar Zoni dan Irish Bella tengah berbahagia. Ya, Bella dan Ammar kini resmi menyandang status baru mereka sebagai orang tua. Telah...

Sayangi Pemilih, Kandidat Cukup Sapa Warga Via Telpon dan Manfaatkan Medsos

JAKARTA - Virus corona (Covid-19) terus menyerang. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian berkali-kali meminta kepada calon kepala daerah yang ikut serta dalam Pemilihan...

Panduan Belajaran Masa Covid-19 bagi Orang Tua Diuji Publik

JAKARTA - Panduan Orang Tua dalam Pendampingan Belajar Anak pada Masa Pandemi Covid-19 yang disusun Kementerian Agama (Kemenag) telah memasuki tahap uji publik. Direktur GTK...

Ada Tiga Faktor Indeks Ketahanan Pangan Turun

JAKARTA - Daya beli yang masih rendah akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan diperkirakan akan berdampak pada penurunan indeks ketahanan pangan pada akhir 2020 nanti. Diketahui,...

Wow, Ini Penampakan Celana Dalam Dinar Candy yang Laku Seharga Rp50 Juta

JAKARTA - Dinar Candy membuat heboh publik, Ya, pasalnya wanita yang berprofesi sebagai DJ itu telah menjual celana dalamnya melalui media sosial. Melalui akun Instagram...

Angaran Besar, Tapi 4 Rumah Sakit di Pringsewu Hanya Miliki 2 Ventilator

JAKARTA - Kekurangan ventilator ternyata bukan hal baru. Ini terjadi sejak Maret lalu hingga hari ini. Cermin ketidaksiapan pemerintah pusat dan daerah sangat kentara....

Masih Ada Pengembang Nakal

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sejumlah pengembang perumahan yang belum memenuhi kewajiban penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) atau fasilitas sosial dan...

Ada yang Disembunyikan Kejagung

JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) mempertanyakan keputusan Kejaksaan Agung yang melimpahkan berkas perkara Jaksa Pinangki Sirna Malasari ke penuntutan tahap II. Terutama menyangkut...