BOS Madrasah Naik, SMP Belum Cair

Beranda Nusantara BOS Madrasah Naik, SMP Belum Cair

PURWOKERTO – Pengurangan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Raudatul Atfal (RA) dan BOS madrasah nampaknya tak akan terealisasi. Rencananya ada pengurangan sebesar Rp 100.000 per siswa per tahun.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Drs. H. Akhsin Aedi Fanani, M.Ag mengatakan madrasah berharap kenaikan BOS sebesar Rp 100.000 per anak kembali terealisasi setelah rencana pemotongan di bulan April 2020 pengaruh pandemi Covid-19.

“Mudah-mudahan tetap naik. Menunggu persetujuan Menkeu,” katanya seperti dikutip dari Radar Banyumas (Fajar Indonesia Network Grup).

Selama pandemi, ada fleksibilitas dalam penggunaan dana BOS. Seperti bantuan kuota internet.

BACA JUGA: Rizal Rami Sarankan Jokowi Angkat Ahok jadi Dubes: Dari Pada Bikin Rugi Pertamina

“Selagi dana BOS sudah bisa mengkover honor guru non ASN dan operasional madrasah, seharusnya BOS juga bisa dipakai untuk membantu kuota internet siswa,” terang dia.

Dirinya melanjutkan ada rasionalisasi penggunaan dana BOS. Ada batasan rasio yang ditetapkan. Misal untuk honor guru non ANS tidak boleh lebih dari 50 %. Jika melebihi dari 50 % operasional madrasah lainnya bagaimana pembiayaannya.

Sementara itu, BOS SMP tahap III belum cair hingga pertengahan September ini. Pencairan yang terlambat juga terjadi pada BOS tahap II.

Kepala SMPN 2 Kembaran, Drs. N Fredy Franmoko M.Pd mengatakan meski sudah disalurkan langsung ke sekolah, keterlambatan penyaluran masih terjadi.

“Tahap III sampai kemarin (Senin, red) belum cair. Sesuai pembagian bulannya setiap 4 bulan sekali, seharusnya di September sudah bisa cair,” katanya.

BACA JUGA: Arief Poyuono Ungkit Lagi Prabowo Soal Kerusuhan Mei dan Penculikan Aktivis

Fredy menjelaskan BOS tahun ini di tengah pandemi dicairkan hanya dalam III tahap. Berbeda dengan tahun sebelumnya dimana pencairannya sampai 4 triwulan.

Prosentasenya, 30 % tahap I, 40% tahap II dan 30 % tahap III. Dengan langsung disalurkannya BOS ke sekolah maka saat ini pertanggungjawaban BOS 100 % ada di masing-masing sekolah.

“Tahap II juga pencairannya terlambat,” terang dia.

Dampak dari lambatnya pencairan BOS tahap III yaitu kepada pembayaran honor GTT yang sesuai aturan masih dibayarkan dengan dana BOS. Mengatasi agar tidak ada keterlambatan pembayaran honor GTT di sekolahnya, dia pun memakai uang pribadi untuk menutup kebutuhan pembayaran honor GTT.

“Biasa seperti itu. Yang terpenting honor GTT jangan sampai terlambat apalagi tidak dibayarkan,” pungkas mantan Kepala SMP Muhammadiyah 1 Purwokerto tersebut. (yda)

Baca Juga

Teliti Tikus, Lacak Penyebaran Leptospirosis di Desa Tasikmadu

PURWOREJO - Seorang warga di Desa Tasikmadu Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo dilaporkan telah terpapar penyakit Leptospirosis. Laporan itu ditindaklanjuti petugas Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan...

Pilkada, Ganjar Larang Kampanye Terbuka

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan tidak boleh ada gelaran kampanye terbuka dalam Pilkada Serentak 2020 di Jawa Tengah. Jika ada pasangan...

Kasek Bolos, Gaji dan Tunjangan Tetap Lancar

PANGKEP - Sektor pendidikan masih banyak masalah di pulau. Bahkan ada kepala sekolah (kasek) tak berkantor selama dua tahun. Kondisi itu diprotes mahasiswa asal kepulauan...

Santri Akan Dilakukan Screening Sebelum Swab

BANYUMAS - Terkait kabar swab massal yang akan dilakukan Pemkab Banyumas ke seluruh pondok pesantren (Ponpes) di Banyumas, Wakil Bupati Banyumas, Sadewa Tri Lastiono...

Ngeri! Ada Mayat Terapung di Sungai

TEGAL - Sesosok mayat yang diduga berjenis kelamin laki-laki ditemukan mengambang di Sungai Kemiri Kelurahan Sumurpanggang Kecamatan Margadana Kota Tegal, Senin (28/9) pagi, sekitar pukul...

Berita Terbaru

Deklarasi KAMI Ditolak, Orator Teriaki Gatot Nurmantyo dengan Nama Hewan

JAKARTA- Detik-detik penolakan Gatot Nurmantyo dalam deklarasi Koalisi Aksi Penyelamatkan Indonesia (KAMI) di Surabaya terekam dalam sebuah video. Ironisnya, dalam video itu, salah satu orator...

Infografis: 10 Provinsi Prioritas Penanganan COVID-19

JAKARTA - Dua provinsi diusulkan masuk prioritas penanganan COVID-19. Yakni Bali dan Aceh. Prioritas diberikan karena provinsi tersebut terdata sebagai penyumbang kasus Corona terbanyak...

10 Provinsi Jadi Prioritas Penanganan Covid-19

JAKARTA - Dua provinsi diusulkan masuk prioritas penanganan COVID-19. Yakni Bali dan Aceh. Sebelumnya sudah ada 8 provinsi yang menjadi atensi. Prioritas diberikan karena...

Viral, Foto Maruf Amien Disandingkan dengan ‘Kakek Sugiono’

JAKARTA- Foto Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amien disandingkan dengan foto bintang porno asal Jepang, Shigeo Tokuda alias Kakek Sugiono viral di jagat maya pada...

Kemitraan Pendidikan Tinggi Vokasi Diperluas

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) aka memperluas kemitraan pendidikan tinggi vokasi dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Jika sebelumnya, kemitraan fokus...

6 Anggota Tim Persebaya Positif Corona

JAKARTA- Sebanyak 6 anggota tim Persebaya dinyatakan positif Corona setelah melakukan tes swab PCR pada Sabtu (27/9) lalu. Mereka yang terkonfirmasi Covid-19 di antaranya 4 pemain...

Lindungi Petani Tembakau, Tidak Naikkan Cukai Rokok 2021

JAKARTA - Jika pemerintah memang benar-benar ingin melindungi petani tembakau, maka pada 2021 nanti tidak menaikkan cukai rokok. Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk Mindaugas...

Pertumbuhan Kredit Agustus 2020 Hanya 1,04 Persen

JAKARTA - Pertumbuhan kredit pada Agustus 2020 tercatat hanya sebesar 1,04 persen (yoy). Angka tersebut lebih rendah dibandingkan penyaluran kredit pada Juli 2020 yang...

Nusantara

Teliti Tikus, Lacak Penyebaran Leptospirosis di Desa Tasikmadu

PURWOREJO - Seorang warga di Desa Tasikmadu Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo dilaporkan telah terpapar penyakit Leptospirosis. Laporan itu ditindaklanjuti petugas Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan...

Pilkada, Ganjar Larang Kampanye Terbuka

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan tidak boleh ada gelaran kampanye terbuka dalam Pilkada Serentak 2020 di Jawa Tengah. Jika ada pasangan...

News

Deklarasi KAMI Dibubarkan, Fadli Zon: Persekusi Terhadap Demokrasi

JAKARTA- Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), yang dihadiri oleh Gatot Nurmantyo di Surabaya, diwarnai dengan aksi demonstrasi. Massa menolak acara itu digelar karena sarat...

Tengku Zul Nyindir Denny Siregar: Ente Pernah Jadi Apa Selain Buzzer?

JAKARTA- Pegiat media sosial, Denny Siregar dan Ustad Tengku Zulkarnai 'perang' komentar di twitter. Keduanya mengomentari deklarasi Koalis Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dibubarkan...

Tengku Zulkarnain ke Denny Siregar: KAMI Itu HTI? Cekak Banget

JAKARTA- Ustaz Tengku Zulkarnain angkat bicara terkait batalnya acara deklarasi KAMI Jawa Timur di Gedung Juang 45, Surabaya, Senin (28/9/2020). Menurutnya sebagai warga negara Indonesia,...

Santri Akan Dilakukan Screening Sebelum Swab

BANYUMAS - Terkait kabar swab massal yang akan dilakukan Pemkab Banyumas ke seluruh pondok pesantren (Ponpes) di Banyumas, Wakil Bupati Banyumas, Sadewa Tri Lastiono...

Ngeri! Ada Mayat Terapung di Sungai

TEGAL - Sesosok mayat yang diduga berjenis kelamin laki-laki ditemukan mengambang di Sungai Kemiri Kelurahan Sumurpanggang Kecamatan Margadana Kota Tegal, Senin (28/9) pagi, sekitar pukul...

Muncul Klaster Sekolah dan Keluarga

SLAWI - Klaster penyebaran virus Corona di wilayah Slawi mulai muncul. Hal ini disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal Joko Wantoro,...

Putus Mata Rantai Tengkulak

BANGKA - Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sekaligus Calon Wakil Bupati Kabupaten Bangka Barat, H Badri Syamsu berkomitmen penuh untuk memutus peran...