Rocky Gerung untuk Buya Syafii: Selamat Datang di Komunitas Akal Sehat

Beranda NEWS Rocky Gerung untuk Buya Syafii: Selamat Datang di Komunitas Akal Sehat

JAKARTA- Akademisi Rocky Gerung menanggapi keluhan dari tokoh Muhammadiyah, Muhammad Syafii Maarif atau Buya Syafii.

Seperti diketahui, Buya Syafii meminta Presiden Jokowi agar mengutamakan penanganan Covid-19 ketimbang pemulihan Ekonomi.

Rocky Gerung menilai, apa yang disampaikan Buya Syafii adalah kebenaran. Rocky Gerung menganalogikan permintaan Buya Syafii itu seperti sebuah suara di dalam hutan.

“Suara Buya itu, ibarat suara dari dalam hutan yang sebetulnya suara yang benar itu. Karena Buya dia melakukan refleksi, dia melakukan kontemplasi panjang lebar.” Ucap Rocky Gerung dikutip Chanel YouTubenya, Selasa (15/9).

Rocky mengatakan, saat itu ada dua permintaan yang masuk ke meja Presiden. Satu dari Buya Syafii, dan satunya dari bos Djarum, Budi Hartono.

Jika Buya meminta utamakan kesehatan, maka bos Djamrum meminta agara utamakan ekonomi dengan tidak melakukan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB).

“Saya bayangkan misalnya waktu dua surat itu tiba di meja Presiden, WhatsApp-nya Buya dan bocoran surat Budi Hartino, lalu Presiden oleng. Buya Syafii menginginkan menyelamatkan nyawa, Budi Hartomo inginkan menyelamatkan ekononomi. Jadi dalam keadaan itu, seharusnya presiden memilih sendiri di kamarnya, supaya dia bisa meluruskan harinya itu pilih siapa. Tapi karena dia oleng, sudah berminggu-minggu nmemutuska pilih ekonomi atau kesahatan yang ga bisa dia putuskan. Pasti di kumpulin lagin menteri-menterinya itu.” Papar Rocky Gerung.

Dia mengatakan, apa yang disampaikan Buya merupakan hasil dari kontemplasinya, meskipun tidak direspon Istana.

“Bayangkan Buya yang pendukung Jokowi akhirnya tiba pada memulihkan sendri akal sehatnya, sehingga nekat unutk memimta Presiden melalui WhatsApp-nya.” kata Rocky Gerung.

Rocky menilai, apa yang diinginkan oleh Budi Hartono merupaka hasil koordinasi secara diam-diam dengan kabinet Jokowi. “Kan ngga mungkin Budi Hartono punya data sebagu itu, atau akses yang dia yakin bahwa suratnyaa akan tiba di meja Presiden.” jelas Rocky.

Rocky menjelaskan bahwa Politik di Istana itu pertentangan antara para akumulator dan para moralis. Sehingga Rocky mendukung dan berikan apresiasi kepada Buya Syafii.

“Saya beri semangat lagi untuk Buya, karena memang butuh waktu untuk mengendapkan apa yang disebut moral inperatif . Jadi selamat datang kembali untuk Buya Maarif di komunitas akal sehat,” pungkas Rocky Gerung.

Sebelumnya diberitakan FIN, Syafii Maarif mengaku sedih mendengar 115 dokter dan tenaga medis meninggal dunia.

“Sebagai salah seorang yang tertua di negeri ini, batin saya menjerit dan goncang membaca berita kematian para dokter yang sudah berada pada angka 115 pagi ini plus tenaga medis yang juga wafat dalam jumlah besar pula.” tulis Buya melalui akun twitternya @SerambiBuya, Ahad (13/9).

Mantan Ketua Umum Muhammadiyah ini meminta Presiden Jokowi agar memerintahkan Menteri Kesehatan untuk berbuat semaksimal mungkin. “Pak Presiden mohon diperintahkan keada menteri kesehatan dan jajarannya untuk berupaya semaksimal mungkin menolong nyawa para dokter ini.” Ujar Buya.

Di menilai, jika angka kematian dokter terus bertambah, maka negara ini bisa hilang harapan. Sebab hanya dokter dan tim medis yang bisa diandalkan saat ini.

“Jika begini terus bangsa ini bisa oleng karena kematian para dokter saban hari dalam tugas kemanusiaan di garis paling depan.” Pungkas Buya. (dal/fin)

Baca Juga

Tengku Zul Ingatkan Ada Banyak Penguasa Diktator yang Tumbang, Sabar Kita Lihat

JAKARTA– Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Ustaz Tengku Zulkarnian mengingatkan penguasa untuk tidak berbuat zalim atau bertindak diktator. Tengku Zul menyebutkan beberapa diktator di dunia justru...

Hadirkan Konektivitas di Seluruh Negeri Demi Wujudkan Kedaulatan Telekomunikasi

JAKARTA - Pembangunan infrastruktur merupakan satu dari lima aspek utama yang menjadi fokus pemerintah saat ini. Infrastruktur diyakini menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi...

Giatkan Pengawasan Laut dan Udara, Bea Cukai Aceh Rangkul Dit. Polairudda Polda Aceh

Banda Aceh- Sebagai negara yang dianugerahi pulau-pulau yang terhampar, Indonesia membutuhkan pengawasan laut dan udara yang ketat. Hal ini dilaksanakan salah satunya oleh Bea...

Polisi Sebut KAMI Sokong Dana Aksi Penolakan Omnibus Law

BANDUNG – Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) disebut sebagai salah satu penyokong dana aksi masa penolakan penetapan Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law yang...

Petani Milenial di Perbatasan RI-RDTL Yang Menginspirasi

MALAKA - Menjadi salah satu mata pencaharian yang banyak ditekuni sebagian masyarakat di Indonesia, kini dunia pertanian mulai dilirik oleh milenial perbatasan negara. Adalah...

Berita Terbaru

Pendaftar Guru Penggerak Sudah Capai 1.108 Peserta

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mencatat, sebanyak 1.108 guru telah mendaftar menjadi calon guru penggerak angkatan kedua. Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD,...

Denny Siregar: Jokowi yang Tetapkan Hari Santri, Tapi Dia Dituduh Anti Islam, Sial kan?

JAKARTA- Setiap tanggal 22 Oktober setiap tahun para santri merayakan hari Santri Nasional yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2015 lalu. Meski demikian,...

Media Diminta Edukasi Demokrasi

JAKARTA – Pemerintah mengajak kalangan media massa untuk mengedukasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang berdemokrasi. Terutama pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020....

Hari Santri Nasional, Menag Apresiasi Resolusi Jihad

JAKARTA- Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober sejak ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2015 lalu. Penetapan Hari Santri antara lain didasarkan pada...

270 Orang Anarko Diamankan, Polisi Lakukan Maladministrasi

JAKARTA - Sebanyak 270 orang diamankan terkait demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Selasa (20/10). Mereka diamankan karena berniat membuat rusuh dan melakukan...

Nusantara

Diduga Berzina, Warga Pegirikan Dipolisikan

TALANG - Kasus dugaan perzinaan yang dilakukan warga Pegirikan, Kecamatan Talang diadukan ke jajaran Unit PPA Polres Tegal. Dari kasus perzinaan ini mengakibatkan istri...

Tinggi, Kasus Persetubuhan Anak di Cianjur

CIANJUR - Hak-hak anak masih belum terpenuhi dengan baik, mulai dari hak hidup layak sampai pendidikan. Hal itu terbukti dengan banyaknya kasus kekerasan terhadap...

News

Tengku Zul Ingatkan Ada Banyak Penguasa Diktator yang Tumbang, Sabar Kita Lihat

JAKARTA– Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Ustaz Tengku Zulkarnian mengingatkan penguasa untuk tidak berbuat zalim atau bertindak diktator. Tengku Zul menyebutkan beberapa diktator di dunia justru...

Hadirkan Konektivitas di Seluruh Negeri Demi Wujudkan Kedaulatan Telekomunikasi

JAKARTA - Pembangunan infrastruktur merupakan satu dari lima aspek utama yang menjadi fokus pemerintah saat ini. Infrastruktur diyakini menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi...

Giatkan Pengawasan Laut dan Udara, Bea Cukai Aceh Rangkul Dit. Polairudda Polda Aceh

Banda Aceh- Sebagai negara yang dianugerahi pulau-pulau yang terhampar, Indonesia membutuhkan pengawasan laut dan udara yang ketat. Hal ini dilaksanakan salah satunya oleh Bea...

Polisi Sebut KAMI Sokong Dana Aksi Penolakan Omnibus Law

BANDUNG – Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) disebut sebagai salah satu penyokong dana aksi masa penolakan penetapan Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law yang...

Petani Milenial di Perbatasan RI-RDTL Yang Menginspirasi

MALAKA - Menjadi salah satu mata pencaharian yang banyak ditekuni sebagian masyarakat di Indonesia, kini dunia pertanian mulai dilirik oleh milenial perbatasan negara. Adalah...

Lebih Dari 100 Kasus Tipiring Diselesaikan Secara Restoratif

JAKARTA - Penagakan hukum tidak hanya selalu bersemangat untuk mempenjarakan para pelaku tindak pidana, khususnya tindak pidana ringan. Buktinya lebih dari 100 kasus pidana...

Hanya 3 Jam, Kuota Peserta PLN Virtual Charity Run dan Ride 2020 Ludes

JAKARTA  – Gelaran PLN Virtual Charity Run and Ride 2020 disambut antusias masyarakat. Tak sampai 3 jam sejak dibuka pada Kamis (15/10) pukul 11.00...