KPK Ubah Jam Kerja

Beranda Nasional KPK Ubah Jam Kerja

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyesuaikan jam kerja para pegawai seiring dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Penyesuaian jam kerja diterapkan per hari ini, Senin (14/9).

Pelaksana Tugas Juru Bicara bidang Penindakan KPK Ali Fikri mengatakan, Pimpinan KPK mengeluarkan kebijakan pembagian bekerja dari rumah atau work from home (WFH) dan bekerja di kantor atau work from office (WFO) bagi para pegawai. Adapun proporsi pegawai yang WFO mengikuti kebijakan Pemprov DKI Jakarta yaitu maksimal 25 persen dari kapasitas gedung dalam satu waktu bersamaan.

“Sistem kehadiran fisik menggunakan proporsi 25-75, yaitu 25 persen bekerja di kantor (BDK) dan 75 persen bekerja dari rumah (BDR),” ujar Ali dalam keterangan tertulis, Senin (14/9).

BACA JUGA: Pejabat Harus Sinkron, Sebelum Berbicara ke Publik Terkait Data Covid-19

Jam kerja bagi para pegawai yang ber-WFO dibagi menjadi dua shift. Dengan rincian Senin hingga Kamis shift pertama mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB, kemudian shift kedua pukul 11.00 WIB sampai 20.00 WIB. Sementara khusus Jumat, shift pertama mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.30 WIB, dan shift kedua pukul 11.00 WIB sampai 20.30 WIB.

“Pelaksanaan koordinasi atau rapat diutamakan melalui media daring,” kata Ali.

Ali menerangkan, khusus pertemuan tatap muka yang tidak dapat dihindari, KPK memberlakukan sistem pembatasan peserta pertemuan maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan. Jam pertemuan juga dibatasi maksimal selama tiga jam.

Sementara itu, sambung Ali, pegawai di unit kerja pengamanan tahanan maupun aset tetap melakukan tugasnya selama 1×24 jam dengan sistem shifting. Ia menyatakan, KPK akan selalu aktif menginrormasikan dan mengingatkan para pegawai yang melakukan aktifitas di dalam area gedung untuk mematuhi protokol kesehatan.

BACA JUGA: Fahri Hamzah ke Luhut: Perintah Presiden itu Harus ada Surat, Paham Gak sih Opa?

“KPK juga selalu aktif menginformasikan dan mengingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan seperti wajib memakai masker; melakukan physical distancing dalam pengaturan duduk pada saat di ruang kerja, ruang rapat maupun di dalam lift; rutin mencuci tangan; serta tindakan protokol kesehatan lainnya guna mencegah perluasan COVID-19,” tutur Ali.

Tak hanya terhadap para pegawai, sistem kerja baru tersebut juga berlaku bagi Pimpinan KPK. Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango menyatakan, hanya dua pimpinan yang bekerja di kantor setiap harinya, sementara tiga pimpinan lainnya bekerja dari rumah. Sistem tersebut dilakukan secara bergiliran.

BACA JUGA: Pendaftaran Prakerja Gelombang 8 Ditutup, Cek Pengumumannya Disini

“Iya kita bagi kerja dari rumah. Hari ini cuma saya dengan Pak Firli yang hadir (di kantor). Iya besok dua (pimpinan) lagi, kita bikin begitu,” kata Nawawi di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta.

Nawawi memastikan pihaknya secara berkala melakukan evaluasi terhadap sistem kerja di KPK untuk mencegah penyebaran virus corona. Apalagi, KPK baru saja kehilangan salah seorang penyidiknya, Pandu Hendra Sasmita yang meninggal dunia pada Minggu (13/9) kemarin.

“Saya cuma lihat kondisi di kantor seperti apa. Baru ada musibah semalam kehilangan satu orang,” kata dia. (riz/gw/fin)

Baca Juga

Soal Jokowi yang Sering Lupa Menyebut Namanya, Ma’ruf Amin: Namanya juga Lagi Tegang

JAKARTA- Wakil Presiden Maruf Amin angkat bicara terkait posisi dirinya yang disebut-sebut sebagai posisi yang 'terlupakan'. Bahkan di salah satu acara resmi, Presiden Joko...

Menakar Kinerja Jokowi di Masa Pandemi

JAKARTA – Genap sudah satu tahun usia Pemerintahan Presiden Joko Widodo. Sejak dilantik sebagai presiden di periode kedua, Pemerintahan Jokowi banyak mendapat sorotan. Tak...

Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin, Fadli Zon: Ummat Islam Sering Dibuat Marah

JAKARTA- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menilai, periode kedua Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), ada beban perpecahan di tengah masyarakat. Yakni soal sensitifnya...

Siapkan Aksi 28 Oktober

JAKARTA - Aksi massa mahasiswa dan buruh di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat berjalan tertib. Massa bubar setelah enam jam melakukan orasi...

Regulasi Vaksinasi Harus Jelas

JAKARTA - Program vaksinasi COVID-19 harus dianggarkan dengan baik, agar tak membebankan BPJS Kesehatan. Skema pemberian harus jelas dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Menurut...

Berita Terbaru

10 Ciri Sebelum Datang Bulan

JAKARTA - Bicara datang bulan, adalah sesuatu yang bisa ditebak, meski terkadang juga kondisi ini bisa datang sesuka hatinya.  Namun bagi mereka yang belum terbiasa...

Ipex Virtual BTN Sedot Lebih dari 2 Juta Pengunjung

JAKARTA-  Indonesia Property Expo Virtual 4D perdana yang diselenggarakan oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk selama kurang lebih 1,5 bulan berhasil meraup perhatian...

Wisata ke Curug, Aura Kasih di-Prank Warga

JAKARTA - Penyanyi Aura Kasih diketahui sedang berlibur untuk mengunjungi wisata air terjun di wilayah Jawa Barat. Ia pun mengungkapkan pengalamannya dalam menyusuri Curug...

Kumpul Kebo dengan Tora Sudiro saat Pacaran, Mieke Amalia: Itunya aja Dua Tahun

JAKARTA - Pasangan selebriti Tora Sudiro dan Mieke Amalia memiliki hubungan yang harmonis dan jauh dari gosip miring hingga saat ini. Namun, dibalik hal...

Ferdinand Soroti Kinerja Stafsus Millenial dan Wapres Ma’ruf Amin: Antara Ada dan Tiada

JAKARTA- Genap satu tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin. Atau dua periode kepemimpinan Joko Widodo alias Jokowi. Beragam penilaian...

Nusantara

Bantah RS Covidkan Pasien

SLAWI - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal Joko Wantoro membantah jika rumah sakit di Kabupaten Tegal mengcovidkan pasien. Bantahan itu...

PTM Pertama Guru dan Siswa Masih Grogi

PURWOKERTO - Hari pertama pembelajaran tatap muka (PTM) rupanya masih membuat grogi guru maupun murid. Itu lantaran sekian lama melakukan pembelajaran secara daring. Salah satu...

News

Tengku Zul Ingatkan Ada Banyak Penguasa Diktator yang Tumbang, Sabar Kita Lihat

JAKARTA– Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Ustaz Tengku Zulkarnian mengingatkan penguasa untuk tidak berbuat zalim atau bertindak diktator. Tengku Zul menyebutkan beberapa diktator di dunia justru...

Hadirkan Konektivitas di Seluruh Negeri Demi Wujudkan Kedaulatan Telekomunikasi

JAKARTA - Pembangunan infrastruktur merupakan satu dari lima aspek utama yang menjadi fokus pemerintah saat ini. Infrastruktur diyakini menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi...

Giatkan Pengawasan Laut dan Udara, Bea Cukai Aceh Rangkul Dit. Polairudda Polda Aceh

Banda Aceh- Sebagai negara yang dianugerahi pulau-pulau yang terhampar, Indonesia membutuhkan pengawasan laut dan udara yang ketat. Hal ini dilaksanakan salah satunya oleh Bea...

Siapkan Aksi 28 Oktober

JAKARTA - Aksi massa mahasiswa dan buruh di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat berjalan tertib. Massa bubar setelah enam jam melakukan orasi...

Regulasi Vaksinasi Harus Jelas

JAKARTA - Program vaksinasi COVID-19 harus dianggarkan dengan baik, agar tak membebankan BPJS Kesehatan. Skema pemberian harus jelas dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Menurut...

Bubar Setelah Enam Jam, Aksi Berakhir Damai

JAKARTA - Aksi massa mahasiswa dan buruh di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Selasa (20/10) berjalan tertib. Massa bubar setelah enam jam...

Jaga Kedaulatan Perairan Indonesia, Bea Cukai dan Polairud Patroli Laut Gabungan

JAKARTA – Sebagai upaya meningkatkan pengawasan dalam mengamankan wilayah perairan laut Indonesia, Bea Cukai bersama Baharkam Polri melaksanakan patroli laut. Hal ini juga sebagai...