Butterfly Hug Lindungi Diri dari Trauma

Beranda Kesehatan Butterfly Hug Lindungi Diri dari Trauma

MAKASSAR — Pelukan kupu-kupu arau butterfly hug membuat tubuh terlindung dari trauma. Terutama dalam menenangkan diri pada kondisi cemas.

Teknik butterfly hug masuk dalam bagian tindakan psikoterapi. Bisa membantu seseorang merasa santai dan tenang. Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo (RSWS), dr Nilla Mayasari SpKFR MKes menjelaskan, teknik ini kali pertama diperkenalkan pada anak-anak korban badai Pauline, tahun 1998, untuk mengurangi trauma. Tetapi saat ini lebih dikenal untuk menenangkan emosi ataupun meringankan kecemasan.

Cara ini bisa digunakan untuk orang dewasa. Bisa dilakukan sendiri atau pun berkelompok. “Untuk orang dewasa, sangat pas yang memiliki trauma atau kelabilan emosi,” ujarnya kepada FAJAR, Jumat, 4 September.

BACA JUGA: Robert Pattinson Terpapar Corona, Anggaran The Batman Membengkak

Dikatakan baik, karena termasuk gerakan yang ritmis, yaitu menepuk dan mengatur napas, sehingga membuat seseorang merasa aman dan terlindungi dari traumanya. Metodenya, silangkan tangan di atas dada dan posisikan telapak tangan di bawah tulang leher. Lalu tarik napas dari perut dan fokus pada pernapasan tersebut. Kemudian, sadari setiap sensasi atau emosi yang muncul dalam diri sembari terus bernapas. Tepuk tangan perlahan dan bergantian selama 30 detik atau sampai merasa tenang.

“Untuk efektifnya dilakukan enam hingga delapan kali atau 2 hingga 3 menit,” jelasnya seperti dikutip dari Harian Fajar (Fajar Indonesia Network Grup).

Terpisah, Spesialis Kesehatan Jiwa RS Stella Maris Makassar, dr Agus Japari SpKJ MKes menegaskan, mengelola diri terutama cemas dengan olahraga pernapasan sangat baik. Sebab bagian dari rileksasi, dan tubuh membutuhkan itu saat emosi tidak baik. Pikiran dan tubuh saling terhubung. Pikiran memengaruhi respons fisik. Sementara itu, keadaan tubuh memengaruhi apa yang dipikirkan dan rasakan. “Saat tubuh rileks otak juga bisa berpikir lebih rileks dan emosi menjadi lebih tenang,”pungkasnya.

BUTTERFLY hug bisa dilakukan setiap saat. Namun, yang terpenting dilakukan dalam tempat yang cukup nyaman dan aman sehingga hasilnya lebih efektif. Untuk itu, Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, RSWS, dr Nilla Mayasari SpKFR MKes menyampaikan, sebaiknya dilakukan pada ruangan tenang. “Karena kalau bising, maka efektivitasnya berkurang,” katanya.

BACA JUGA: Makin Seru dan Produktif Bersama IndiHome di Hari Pelanggan Nasional 2020

Butuh yang tenang, lanjutnya, sebab dari metodenya membantu penggunaan rangsangan eksternal visual, auditori, atau sentuhan secara berurutan. Tujuannya untuk membantu memproses ingatan yang membuat trauma yang menyebabkan muncul rasa cemas. Jika dilakukan dengan tepat, juga dapat membuat jantung terasa lapang, terutama dalam menyeimbangkan otak kiri dan kanan. “Jadi trauma yang intens terjadi bisa diselesaikan sesegera mungkin,” ucapnya.

Hanya saja, meski diruang tenang jika tanpa fokus yang baik juga apa yang diinginkan sulit tercapi. Sehingga, sangat dibutuhkan fokus yang dalam. (sal/dni)

Baca Juga

Kista Tak Langsung Picu Mandul

MAKASSAR - Kista ovarium jadi momok yang menakutkan bagi wanita. Jika sudah divonis, maka ada kekhawatiran bisa munculkan kemandulan. Padahal tak selamanya demikian. Spesialis Obgyn,...

Mengenal Ciri Anak Introver

MAKASSAR — Tanda anak yang tidak mudah bergaul atau berpikiran sendiri (introver) bisa terlihat sejak dini. Pengaruh lingkungan membentuk itu. Dosen Fakultas Psikologi UNM, Novita...

Erosi Gigi Akibat Asam Lambung

MAKASSAR — Erosi gigi digambarkan sebagai kehilangan permukaan gigi akibat proses kimiawi atau elektrolitik yang bukan berasal dari bakteri. Kondisi ini biasanya melibatkan asam. Spesialis...

Genital Kurang Bersih Berdampak ke Ginjal

MAKASSAR — Gangguan ginjal sudah begitu banyak ditemukan pada anak-anak. Bahkan bukan karena penyakit bawaan sejak bayi. Spesialis Anak Siloam Hospitals Makassar, Dr dr Bob...

Susu Kedelai Cegah Kanker Prostat

MAKASSAR — Kanker prostat menjadi bisa dihindari dengan rutin minum susu kedelai. Minimal dua kali sehari. Ahli Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, Prof dr...

Berita Terbaru

Belum Genap 1 Tahun, Kiano Bakal Punya Adik

JAKARTA - Pasangan selebriti Baim Wong dan Paula Verhoeven tengah berbahagia. Ya, pasalnya orang tua Kiano Tiger Wong itu kini dikabarkan sedang hamil anak...

Kanal Berita SEA Today Siap Membawa Kabar Baik Indonesia Mendunia

JAKARTA, - Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio melakukan soft launching dan menyaksikan penayangan...

Dana Nasabah WanaArtha Tak Bisa Disita

JAKARTA - Kejaksaan seharusnya berhati-hati membekukan atau menyita rekening berbagai pihak dalam kasus Jiwasraya. Penyitaan atau pembekuan harus dibarengi dengan kejelasan keterkaitan. Pakar Tindak...

Musim Flu Sudah Tiba, Ini Bedanya dengan COVID-19

JAKARTA - Memasuki bulan November, masyarakat akan dihadapkan pada dua masalah kesehatan di waktu yang bersamaan.  Selain ancaman musim flu, pandemi corona yang sudah dalam...

Hal yang Ditakutkan Nathalie Holscher saat Menikah dengan Sule

JAKARTA - Jelang menikah dengan Sule, Nathalie Holscher mengaku bahwa dirinya menyimpan sebuah rasa ketakutan. Wanita yang menjalani proses mualaf di rumah Sule itu...

Nusantara

Buaya Sepanjang 5,4 Meter Ditangkap Warga

SUNGAISELAN - Buaya berukuran 5,4 Meter dengan berat 700 hingga 800 Kilogram di daerah Sungai pangkal Raya Desa Sungai Selan Kecamatan Sungai Selan Kabupaten...

Hujan, Turap di Desa Karangsari Longsor

CILACAP - Turap penahan tebing longsor dan menimpa bagian belakang rumah seorang warga di Desa Karangsari, Kecamatan Cimanggu, Senin (26/10) pagi. Tembok penahan tebing setinggi...

News

Dana Nasabah WanaArtha Tak Bisa Disita

JAKARTA - Kejaksaan seharusnya berhati-hati membekukan atau menyita rekening berbagai pihak dalam kasus Jiwasraya. Penyitaan atau pembekuan harus dibarengi dengan kejelasan keterkaitan. Pakar Tindak...

Progres 98 serta Tokoh Lintas Aktivis Menolak Demo Anarkis dan Politik Destruktif

JAKARTA - Berbagai persoalan politik bangsa yang terjadi di Indonesia sangat menarik untuk disikapi. Karena itu, perlu adanya evaluasi yang komprehensif terkait dinamika politik...

Unggah Foto Lari Pagi, Netizen Salfok di Balik Celana Gisel

JAKARTA - Aktris sekaligus penyanyi Gisella Anastasia kerap memposting kegiatannya di media sosial, baik saat sendiri atau sedang bersama sang buah hati, Gempita Nora...

Genital Kurang Bersih Berdampak ke Ginjal

MAKASSAR — Gangguan ginjal sudah begitu banyak ditemukan pada anak-anak. Bahkan bukan karena penyakit bawaan sejak bayi. Spesialis Anak Siloam Hospitals Makassar, Dr dr Bob...

Susu Kedelai Cegah Kanker Prostat

MAKASSAR — Kanker prostat menjadi bisa dihindari dengan rutin minum susu kedelai. Minimal dua kali sehari. Ahli Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, Prof dr...

Waxing Mandiri Rentan Perdarahan

MAKASSAR - Wanita kadang melakukan waxing demi mendapatkan kulit mulus dan meningkatkan kepercayaan diri. Namun, perhatikan dampaknya. Spesialis Kulit dan Kelamin, dr Alwi A Mappiasse...

Seriawan Lama, Waspada Kanker Mulut

MAKASSAR — Rasa sakit di mulut yang tidak kunjung sembuh salah satu gejala awal kanker. Seriawan yang lama misalnya. Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial,...