Sevillla Rajai Piala Eropa
JAKARTA - Sevilla berhasil juara Liga Europa musim ini setelah menang 3-2 atas Inter Milan pada laga final di Rhein Energie Stadion, Cologne, Jerman, Sabtu (22/8/2020) dini hari WIB.
Kemenangan atas Inter membuat Sevilla telah enam kali mengangkat trofi ini yakni tahun 2006, 2007, 2014, 2015, 2016, dan 2020. Gelar ini sekaligus juga mengukuhkan Status Sevilla sebagai Raja Liga Eropa.
Sevilla meraih gelar keenam di ajang melalui perjuangan keras. Skuad asuhan Julen Lopetegui sempat tertinggal lebih dulu hingga akhirnya bisa keluar sebagai pemenang di akhir pertandingan dengan skor akhir 3-2.
Tiga gol kemenangan Los Nervionenses hadir lewat sundulan Luuk de Jong menit ke-12 dan 33 serta tendangan salto Diego Carlos (74). Sedangkan dua gol I Nerazzurri tercipta berkat penalti Romelu Lukaku (5) dan tandukan Diego Godin (36).
Dalam laga tersebut, Striker Sevilla Luuk de Jong tampil gemilang. Pemain asal Belanda tersebut sukses mencetak dua gol untuk Los Nervionenses.
De Jong lantas mendapat pujian dari pelatih Sevilla Julen Lopetegui. Pelatih asal Spanyol itu menilai eks PSV Eindhoven itu tampil sangat apik pada laga tersebut. Gelar ini juga istimewa bagi De Jong. Mengingat, ini menjadi gelar perdananya di Sevilla.
"Luuk de Jong adalah pemain sangat bagus. Ia bekerja untuk momennya dan ia siap pada momen yang tepat," puji Lopetegui.
Sementara itu, Winger Sevilla Jesus Navas mendedikasikan gelar itu untuk dua mendiang legenda klub, Jose Antonio Reyes dan Antonio Puerta yang sudah meninggal dunia.
Puerta meninggal dunia karena serangan jantung pada 2007. Adapun Reyes meninggal dunia akibat kecelakaan mobil pada 2019.
"Ini hari paling istimewa untuk bisa mengangkat trofi sebagai kapten bersama Sevilla. Ini untuk semua orang yang sudah bersama kami. Untuk Puerta dan Reyes," ujar Navas.
"Mereka yang saya anggap ayah baptis telah meninggal. Kami semua adalah kapten di sini," sambungnya.
Puerta dan Reyes merupakan legenda Sevilla. Reyes telah bermain lima musim untuk Los Nervionenses, yakni pada musim 2011, 2012 hingga 2015- 2016.
Dalam periode tersebut, ia sukses membawa Sevilla meraih empat gelar. Adapun Puerta memperkuat Sevila pada musim 2003 -2004 hingga 2007-2008. Ia sukses meraih lima gelar besama Sevilla.
Sementara itu, Pelatih Inter Antonio Conte kecewa melihat kegagalan timnya itu. Ia pun mengaku Inter memang kalah pengalaman dari Sevilla.
"Itu adalah pertandingan sulit dan seimbang. Pada babak kedua ada satu insiden yang mengubah situasinya. Kami punya peluang, tetapi sebaliknya ada defleksi sial dari Lukaku," ujar Conte.
"Sevilla menurunkan intensitas dan kualitas umpan mereka. Kami sangat kecewa karena tim mengerahkan semua kemampuan dengan melawan tim yang punya banyak pengalaman pada kompetisi ini dan memenangkan final berkali-kali. Pada akhirnya, itu yang menjadi perbedaan," tambahnya.
Gagal membawa Inter Milan juara Liga Europa, Conte mengisyaratkan bakal tinggalkan klub Liga Italia tersebut. "Kami akan bertemu dengan klub pekan depan dan akan memutuskan masa depan saya," katanya dikutip dari Mirror.
"Saya tidak yakin akan tetap menjadi manajer Inter Milan musim depan. Kami akan memutuskannya bersama. Inter akan merencanakan masa depan dengan atau tanpa saya," imbuhnya.
Sebelumnya, Conte sempat mengungkapkan kekecewaan terhadap klub. Dia merasa pihak klub tak sepenuhnya mendukung dirinya dan para pemain untuk membangun tim yang kuat.
"Saya merasa kerja keras para pemain tak dianggap, begitu juga kerja saya tak diakui. Kami mendapatkan sangat sedikit perlindungan dari klub, bahkan nol besar," ujarnya.
"Kami harus berkembang dan maju di semua sektor, termasuk di luar lapangan. Klub besat harus lebih melindungi para pemainnya. Kami akan membicarakannya pada akhir musim nanti. Saya harus bertemu Presiden Klub [Steven Zhang]," pungkasnya. (der/fin)