Siska: Tidak Perlu Bayar Mahal untuk Persalinan Berkat JKN-KIS

Beranda News Siska: Tidak Perlu Bayar Mahal untuk Persalinan Berkat JKN-KIS

TIGARAKSA – Memasuki tahun ketujuh penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), tidak sedikit dari masyarakat yang telah terdaftar menjadi pesreta JKN-KIS merasa terbantu dengan kehadiran program yang diselenggarakan oleh pemerintah ini.

Salah satunya adalah Siska Nuryanah (28) yang merasakan manfaat yang dihadirkan Program JKN-KIS pada saat melahirkan putri keduanya.

“Kaget saya waktu lihat kertas tagihan persalinan caesar dari rumah sakit totalnya 18 juta. Lalu saya tanya ke bagian administrasi berapa yang harus saya bayar. Saya sudah khawatir dengan jawabannya kalau harus bayar semua, karena sama sekali tidak menyiapkan uang sebanyak itu. Petugasnya bilang semuanya sudah dijamin sama BPJS Kesehatan. Alhamdulillah, saya bersyukur sekali,” cerita Siska ketika ditemui di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (17/03).

Siska terkenang dengan proses persalinan putri pertamanya pada tahun 2012, sebelum Program JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan lahir. Ia menceritakan betapa kesulitannya ia dan suami menyiapkan biaya persalinan caesar yang terbilang cukup mahal. Pada saat itu, suaminya belum memiliki pekerjaan tetap, sedangkan Siska hanya sebagai ibu rumah tangga.

“Lagi-lagi saya bersyukur sekali sejak tahun 2015 suami sudah punya pekerjaan tetap dan kami sekeluarga sudah didaftarkan oleh perusahaan ke Program JKN ini. Sebenarnya baru kali ini kami menggunakan kartu kami untuk berobat. Alhamdulillah, kami sekeluarga masih diberikan kesehatan,” ucap Siska yang terdaftar sebagai peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) dengan hak kelas rawat kelas I.

Siska melanjutkan ceritanya bahwa HRD di tempat suaminya bekerja sudah menginformasikan untuk menyampaikan berkas yang dibutuhkan untuk didaftarkan sebagai peserta JKN-KIS ketika putrinya sudah lahir. Menurut Siska, prosesnya tidak lama dan anaknya langsung mendapatkan kartu. Suami Siska langsung menunjukkan KIS Digital yang ada di aplikasi Mobile JKN kepada rumah sakit karena pada saat itu anaknya perlu penanganan lebih lanjut.

“Kalau saya dan suami hitung, iuran yang kami bayarkan tiap bulannya sejak 2015 jumlahnya masih lebih kecil dari biaya persalinan. Jadi, kalau kata orang jadi peserta JKN-KIS rugi, itu salah besar. Jadi peserta JKN-KIS itu sangat untung, dengan iuran yang masih terjangkau, seluruh biaya pengobatan dijamin oleh BPJS Kesehatan. Yang penting kita mau ikut prosedur yang sudah ditentukan,” kata Siska.

Karena itu, Siska berharap bagi masyarakat yang belum mendaftarkan diri sebagai peserta JKN-KIS, segera daftarkan diri dan rutin bayar iuran supaya kartu aktif selalu. Jika sewaktu-waktu sakit, sudah memiliki jaminan. Kemudian, jika tidak terpakai, iurannya bisa dimanfaatkan oleh orang lain yang membutuhkan. Jadi, dengan gotong royong ini Program JKN-KIS akan terus ada.(Adv/Mul/Fin)

Baca Juga

Rekomendasi Lainnya

Rasis! Pemilik Akun Ambroncius Nababan Sebut Natalius Pigai Gorila, Tokoh NU Mengecam Keras!

JAKARTA- Ramai di media sosial netizen mengecam akun facebook bernama Ambroncius Nababan yang diduga sebagai pendukung Presiden Joko Widodo dan Basuki Tjahja Purnama atau...

Muannas ke Pandji Pragiwaksono: Mau Dukung Anies Silahkan, Mau Dekat FPI Monggo, Tapi gak Mesti Melawan Hukum

JAKARTA- Politikus PSI, Muannas Alaidid menilai, apa yang disampaikan aktor Pandji Pragiwaksono terkait Front Pembela Islam (FPI), merupakan ucapan yang melawan negara. Sebab, ucapan...

Infografis: Statistik Covid-19 di Indonesia Sabtu, 23 Januari 2021

JAKARTA - Update Infografis percepatan penanganan COVID-19 di Indonesia per tanggal 23 Januari 2021 Pukul 12.00 WIB.

Pose Bareng Cinta Laura, Netizen Salfok Jari Angga Yunanda

JAKARTA - Aktris Cinta Laura baru-baru ini sukses mencuri perhatian para netizen. Melalui akun Instagram pribadinya, Cinta membagikan foto saat dirinya tengah berpose berdua...

Baca Juga

Berita Terbaru

Foto-Foto

News