Beranda Nusantara Diduga Konsleting Listrik, Atap Rumah Habis Terbakar

Diduga Konsleting Listrik, Atap Rumah Habis Terbakar

- Advertisement -
- Advertisement -

WONOSOBO – Satu unit rumah milik warga di dusun Pucunggajih Rt. 01/02 Ds. Kalikarung kecamatan Kalibawang dilalap sijago merah sabtu ( 11/7). Diduga kuat api berasal dari hubungan pendek arus listrik instalasi di dalam rumah tersebut. tidak ada korban dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksi mencapai puluhan juta rupiah

Pusdalops BPBD Wonosobo, Sabarno mengatakan, kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 10.00 WIB. Diketahui rumah yang terbakar milik Darto (40) warga setempat. Menurut keterangan beberapa saksi, api pertama kali muncul dari salah satu ruangan dalam rumah dan merembet ke bagian lain.

Kepulan asap yang membumbung tinggi sempat membuat warga sekitar geger dan langsung berdatangan ke lokasi kejadian untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

BACA JUGA: Hagia Shopia Dirubah Jadi Masjid, Paus Fransiskus Sedih dan Tertekan

“ api berhasil dipadamkan satu jam sesudahnya, setelah warga bersama petugas secara bersama memadamkan api dengan alat seadanya. Baru setelah mendapat laporan tim Pemadam Kebakaran Wonosobo langsung mengerahkan 2 unit mobil Damkar dan 2 unit mobil tanki air untuk membantu memadamkam api,” ujarnya seperti dikutip dari Magelang Ekspres (Fajar Indonesia Network).

Rumah mengalami rusak berat karena atapnya yang habis terbakar. Akibatnya, korban sendiri menderita kerugian mencapai Rp 60 jut.

Sehari sebelumnya, hal serupa juga terjadi, sebuah rumah milik warga Dusun Bowongso RT 08/RW 04, Desa Bowongso, Kecamatan Kalikajar, Jumat (10/07) malam dilalap si jago merah. Diduga kuat api berasal dari hubungan pendek arus listrik instalasi di dalam rumah tersebut.

Kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 19.45 WIB. Diketahui rumah yang terbakar milik Subagyo (45) warga setempat. Menurut keterangan beberapa saksi, lanjutnya, api pertama kali muncul dari salah satu ruangan dalam rumah dan merembet ke bagian lain.

Kepulan asap yang membumbung tinggi sempat membuat warga sekitar geger dan langsung berdatangan ke lokasi kejadian untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Api berhasil dipadamkan setelah para warga dibantu petugas pemadam kebakaran bergelut dengan api sekitar 1 jam. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kobaran api membakar atap rumah hingga habis.

“ kami ingatkan kepada masyarakat, karena ini sudah memasuki musim kemarau, untuk lebih hati-hati dan waspada saat meninggalkan rumah dalam kondisi kosong, pastikan tidak ada api dalam kondisi hidup dan pantaua kondisi jaringan listrik secara berkala,” pungkasnya. (gus)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

[300x250]