JAKARTA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui terdapat bukti bahwa Covid-19 dapat menular melalui udara. Namun, bukti terkait hal tersebut masih perlu diperkuat dan divalidasi.

Dikutip dari The Guardian, Rabu (8/7) pernyataa tersebut diungkap oleh Benedetta Allegranzi, Kepala Bidang Teknis Pencegahan dan Pengendalian Infeksi WHO dalam jumpa pers harian di Jenewa, Selasa 7 Juli 2020.

“Kemungkinan penularan melalui udara dalam pengaturan publik, terutama dalam kondisi yang sangat spesifik, padat, tertutup, pengaturan berventilasi buruk yang telah dijelaskan, tidak dapat dikesampingkan,” kata Allegranzi.

BACA JUGA: Warga Murka, Patung Istri Donald Trump Dibakar di HUT AS

“Namun, bukti perlu dikumpulkan dan ditafsirkan, dan kami terus mendukung ini,” imbuhnya.

Pimpinan teknis WHO untuk pandemi Covid-19 Maria Van Kerkhove mengungkapkan, lembaganya telah mengulas tentang kemungkinan penularan virus melalui udara.

“Kami telah membicarakan tentang kemungkinan transmisi udara dan transmisi aerosol sebagai salah satu mode penularan Covid-19,” ujarnya.

Van Kerkhove mengatakan, WHO akan memublikasikan ringkasan ilmiah yang merangkum penjelasan tentang cara penularan virus dalam beberapa hari mendatang. Menurutnya, paket intervensi yang komprehensif diperlukan untuk dapat menghentikan penularan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here