Jurgen Klopp: Tak Ada Sepeserpun untuk Belanja Pemain

Foto: @Jurgenklopp_ig/Instagram

LIVERPOOL – Pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengaku, klubnya tak perlu jor-joran membeli pemain pada bursa transfer musim panas ini. Baginya, ini bentuk empati terhadap klub-klub lain yang tengah berjuang dari krisis keuangan akibat Pandemi Covid-19.

Dilansir dari Sportskeeda, sebagai juara Liga Premier musim ini, tentu neraca keuangan Liverpool dalam kondisi membiru. Banjir sponsor dan hadiah sudah menunggu di depan mata. Namun, Klopp merasa bahwa klub tidak mampu menghabiskan uang sebanyak yang mereka harapkan di bursa transfer sebelumnya.

“COVID-19 telah membuat kita sadar untuk tetap berhemat sehemat mungkin. Kita tidak dapat menghabiskan jutaan dan jutaan karena kita ingin, atau kami pikir itu baik untuk dilakukan. Tapi kami tidak pernah menginginkan itu,” ujarnya.

Di sisi lain, pelatih asal Jerman itu sudah cukup puas dengan kekompakan dan perfoma Salah dkk. “Masalahnya saat ini adalah bagaimana kita menguatkan kembali skuad di tengah bursa transfer nanti. Anda harus kreatif. Kami memiliki tiga atau empat pemain yang bisa membuat langkah besar,” tandasnya.

Diketahui, pembelian Alisson Becker dari AS Roma sebesar EUR 62,5 juta pada bursa transfer 2018, menjadi rekor pembelian termahal dan juga terakhir yang diambil Klopp. Setelah itu, Liverpool hanya membeli beberapa pemain. Seperti Sepp van ven Berg (EUR 1,9 juta) Adrián (gratis) dan Takumi Minamino (€ 8,5 juta).

Dilansir dari Dailymail, Sadio Mane dkk akan menerima total bonus sebesar 4 juta pounds atau sekitar Rp70,8 miliar dari klub. Semua pemain yang telah tampil di Liga Inggris musim ini akan diberikan bonus. Namun, Klopp masih juga tetap memperketat belanja pemainnya.

Anggapan bahwa Klopp akan berfoya-foya membeli pemain runtuh dari wawancara tersebut. Sebelumnya, eks pelatih Borussia Dortmund itu memberikan surat terbuka bagi warga Liverpool yang dimuat melalui surat kabar lokal, Liverpool Echo.

Dalam surat tersebut, ia merasa terharu atas kepercayaan warga Kota Liverpool untuk klub kesayangan mereka. Hingga akhirnya meraih trofi juara yang sudah diidam-idamkan meraka sejak 30 tahun silam. “Ini adalah akhir penantian panjang Liverpool dan membuat saya harus menulis surat sebagai bentuk rasa terima kasih saya,” tandasnya. (fin/tgr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here