JAKARTA — Sikap tegas ditunjukkan Fraksi NasDem terkait kebijakan pemerintah mengalokasikan dana talangan bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang merugi. Langkah ini dinilai tidak strategis, apalagi ada bunga pinjaman yang nantinya justru bisa menjadi jebakan bagi BUMN itu sendiri.

Menurut anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi NasDem, Muhammad Rapsel Ali, ada kesan lepas tangan sebagian BUMN saat usaha mereka mengalami kerugian. Masalah ini langsung dialihkan pada negara dan membuat beban keuangan semakin berat.

“BUMN harus kreatif. Jangan sedikit-sedikit melemparkan tanggung jawab pada pemerintah. Kalau pun nantinya menerima dana talangan, harus dipergunakan seefisien mungkin. Wajib memiliki business plan mulai dari tahap peminjaman, investasi, hingga pengembalian pinjaman,” jelas Rapsel saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dirut BUMN di DPR, Senayan, Senin, 22 Juni.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here