Ada 31 Laporan Bansos Bermasalah

Beranda Nusantara Ada 31 Laporan Bansos Bermasalah

JAMBI – Ombudsman RI Perwakilan Jambi mencatat ada 31 laporan masyarakat untuk pembagian bantuan sosial (bansos) pada bulan pertama Mei ini. Walaupun sebenarnya pembagian bansos untuk bulan Mei ini masih belum rampung.

Kepala Ombudsman Perwakilan Jambi, Jafar Ahmad mengatakan, laporan tersebut berasal dari tiga daerah di Provinsi Jambi yakni Kabupaten Tebo sebanyak 1 laporan, kemudian 3 laporan di Kabupaten Muarojambi dan Kota Jambi sebanyak 27 laporan masyarakat.

“Mereka yang melapor itu sebagian ada yang salah sasaran, dan sebagian mereka yang tak mendapatkan layanan,” sampai Jafar(11/6).

Diterangkannya, untuk yang salah sasaran tersebut, Jafar menyebutkan bahwa terdapat kesalahan data atau kekeliriuan data seperti di Kabupaten Tebo.

BACA JUGA: Imam Nahrawi Dituntut 10 Tahun Penjara Plus Cabut Hak Politik

“Namun perkembangannya data ini sudah dilaporkan Kemensos, jadi pada prinsipnya laporan tersebut telah selesai di Pemkab masing-masing, sehingga semua sudah difasilitasi untuk kembali mendapatkan bantuan. Intinya sepanjang mereka bisa menyelesaiakan masalahnya dengan baik tidak akan ada sanksi,” sebutnya.

Sementara itu, meski ada 31 laporan terkait penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat, namun Ombudsman RI perwakilan Jambi tak menncatat kasus keberpihakan kepala desa dengan kerabatnya untuk dapat bantuan. “Kalau kabar dan berita memang banyak, namun laporannya yang belum ada,” ungkapnya.

Kemudian juga, Jafar menghimbau kepada Pemda Kabupaten Kota dan Provinsi Jambi untuk benar-benar memilah dan memilih serta mengurus data masyarakat yang berhak menerima. Pasalnya, untuk saat ini yang banyak bermasalah tersebut yakni persoalan data penerima.

“Saya lihat Pemda ini masih bermasalah dengan data, namun kejadian seperti ini tak hanya di Jambi saja, Provinsi lain juga sama,” tuturnya.

BACA JUGA: ASN Disnaker Babel Diadukan ke Kejati, Terima Jatah Reman Bulanan

Selain itu, tak hanya inspektorat yang melakukan pengawasan pegawai dalam penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat, namun masyarakat serta peran media juga ikut memantau dalam pendistribusian bantuan sosial tersebut. Pasalnya dalam penyalurannya sendiri banyak cara dan banyak orang yang beragam, sehingga jika ada salah satu niatan yang tak baik maka membuat sasaran yang tak tepat.

“Jika masyarakat merasa ada keluhan terkait penyaluran bansos ini, segera laporkan ke Ombudsman. Ini agar dapat ditelusuri dengan cepat dan menyelesaikan persoalan tersebut,” ujarnya.

Terpisah, untuk perkembangan kasus Covid19 Provinsi Jambi pada 11 Juni tak ada penambahan positif dan sembuh. Juru bicara gugus tugas Covid19 Provinsi Jambi Johansyah menyebutkan kasus positif Covid masih 105. “Dengan rincian 78 pasien Positif masih diisolasi dan 27 orang sudah sembuh corona,” papar Johansyah.

Sedangkan untuk hasil uji lab swab yang tersisa kini ada 71 uji swab. Lalu untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 37 orang atau bertambah 2 dari hari sebelumnya. Lalu, angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 53. “Dalam rangka persiapan new normal di Provinsi Jambi dianjurkan selalu masyarakat untuk memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan dengan air mengalir, dan selalu patuhi protokol kesehatan,” ujar Johansyah.

BACA JUGA: Hadir dengan Jaringan 100% Fiber Optic, Magelang jadi Smart City

Di bagian lain, dua orang Karyawan Bank di Sungai Penuh, terpaksa dijemput petugas Penanganan Covid-19 Kota Sungai Penuh untuk melakukan karantina di Rumah Sakit H Bakri Sungai Penuh.

Hal tersebut dilakukan, berdasarkan hasil rapid test yang dilakukan pada Rabu (10/06) kemarin, dengan hasil keduanya reaktif rapid test.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kota Sungai Penuh, Zamri Sidik, dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dikatakan Zamri, bahwa dari data yang diperoleh dari dari Tim Gugus Tugas Sungai Penuh, Kedua pagawai tersebut merupakan karyawan bank BRI dan BNI.

Dua orang karyawan Bank tersebut, dinyatakan reaktif setelah ikut Rapid Test pada Rabu (10/06). “Kita dapat info dari Dinkes, bahwa kemaren ada 1 orang karyawan BNI dan 1 orang Karyawan BRI, hasil rapid tes positif,” beber Zamri.

Saat ini sambung Zamri, Dua orang karyawan tersebut sudah dijemput Tim Gugus Tugas Sungai Penuh untuk melakukan karantina di RS H Bakri. Selanjutnya, menunggu hasil uji swab yang telah dilakukan.

Hanya saja ketika ditanya tracing kontak Dua karyawan Bank tersebut? Zamri mengaku belum mendapat informasi lebih jauh dari Dinkes Kota Sungai Penuh. “Kita masih menunggu info lanjutan dari Dinkes Sungai Penuh,” tegasnya. (aba/adi)

Baca Juga

Bantah RS Covidkan Pasien

SLAWI - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal Joko Wantoro membantah jika rumah sakit di Kabupaten Tegal mengcovidkan pasien. Bantahan itu...

PTM Pertama Guru dan Siswa Masih Grogi

PURWOKERTO - Hari pertama pembelajaran tatap muka (PTM) rupanya masih membuat grogi guru maupun murid. Itu lantaran sekian lama melakukan pembelajaran secara daring. Salah satu...

Cianjur Paling Rawan Banjir dan Longsor

CIANJUR - Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur M Irfan Sofyan mengatakan, Cianjur memiliki potensi bencana paling rawan diantaranya bencana banjir dan...

Nakes Positif Covid Bertambah

TAWANG – Hasil tracing terhadap para pegawai dan tenaga kesehatan RSUD dr Soekardjo, tercatat ada tujuh orang yang positif Covid-19. Mereka pun harus menjalani...

Hanya 50 Persen Buruh yang Dapat BLT

WONOSOBO - Aliansi Serikat Pekerja Wonosobo (ASPW) datangi gedung DPRD Wonosobo, Senin (19/10). Mereka mendorong pemkab perhatikan nasib buruh di kabupaten setempat. Ketua ASPW, Andrias...

Berita Terbaru

Ipex Virtual BTN Sedot Lebih dari 2 Juta Pengunjung

JAKARTA-  Indonesia Property Expo Virtual 4D perdana yang diselenggarakan oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk selama kurang lebih 1,5 bulan berhasil meraup perhatian...

Wisata ke Curug, Aura Kasih di-Prank Warga

JAKARTA - Penyanyi Aura Kasih diketahui sedang berlibur untuk mengunjungi wisata air terjun di wilayah Jawa Barat. Ia pun mengungkapkan pengalamannya dalam menyusuri Curug...

Kumpul Kebo dengan Tora Sudiro saat Pacaran, Mieke Amalia: Itunya aja Dua Tahun

JAKARTA - Pasangan selebriti Tora Sudiro dan Mieke Amalia memiliki hubungan yang harmonis dan jauh dari gosip miring hingga saat ini. Namun, dibalik hal...

Ferdinand Soroti Kinerja Stafsus Millenial dan Wapres Ma’ruf Amin: Antara Ada dan Tiada

JAKARTA- Genap satu tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin. Atau dua periode kepemimpinan Joko Widodo alias Jokowi. Beragam penilaian...

Messi Cetak Rekor Baru di Champions League

BARCELONA - Lionel Messi sukses mencatatkan rekor baru, setelah menyarangkan satu gol lewat titik penalti, saat Barcelona melawan Ferencvaros di Liga Champions dini (21/10))...

Nusantara

Bantah RS Covidkan Pasien

SLAWI - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal Joko Wantoro membantah jika rumah sakit di Kabupaten Tegal mengcovidkan pasien. Bantahan itu...

PTM Pertama Guru dan Siswa Masih Grogi

PURWOKERTO - Hari pertama pembelajaran tatap muka (PTM) rupanya masih membuat grogi guru maupun murid. Itu lantaran sekian lama melakukan pembelajaran secara daring. Salah satu...

News

Tengku Zul Ingatkan Ada Banyak Penguasa Diktator yang Tumbang, Sabar Kita Lihat

JAKARTA– Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Ustaz Tengku Zulkarnian mengingatkan penguasa untuk tidak berbuat zalim atau bertindak diktator. Tengku Zul menyebutkan beberapa diktator di dunia justru...

Hadirkan Konektivitas di Seluruh Negeri Demi Wujudkan Kedaulatan Telekomunikasi

JAKARTA - Pembangunan infrastruktur merupakan satu dari lima aspek utama yang menjadi fokus pemerintah saat ini. Infrastruktur diyakini menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi...

Giatkan Pengawasan Laut dan Udara, Bea Cukai Aceh Rangkul Dit. Polairudda Polda Aceh

Banda Aceh- Sebagai negara yang dianugerahi pulau-pulau yang terhampar, Indonesia membutuhkan pengawasan laut dan udara yang ketat. Hal ini dilaksanakan salah satunya oleh Bea...

Nakes Positif Covid Bertambah

TAWANG – Hasil tracing terhadap para pegawai dan tenaga kesehatan RSUD dr Soekardjo, tercatat ada tujuh orang yang positif Covid-19. Mereka pun harus menjalani...

Hanya 50 Persen Buruh yang Dapat BLT

WONOSOBO - Aliansi Serikat Pekerja Wonosobo (ASPW) datangi gedung DPRD Wonosobo, Senin (19/10). Mereka mendorong pemkab perhatikan nasib buruh di kabupaten setempat. Ketua ASPW, Andrias...

Buruh di Cianjur Minta UMK 2021 Naik 8 Persen

CIANJUR - Aliansi Buruh Cianjur meminta Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) naik setidaknya 8 persen di tahun 2021. Terlebih beredar kabar bahwa UMK tahun 2021...

Waspadai La Nina, BPBD Minta Retana Laporkan Tanda-tanda Bencana

CIANJUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, mengimbau warga untuk tetap waspada dalam menghadapi musim penghujan tetap di satu wilayah atau anomali iklim...