Antrean KTP-el Penuh

FOTO: SYAIFUL AMRI/FIN JANGAN LAGI PAKAI SUKET: Salah satu warga Kebayoran Lama, DKI Jakarta menunjukan e-KTP yang baru selesai dicetak, Jumat (6/3). .Hampir seluruh kabupaten/kota memberlakukan Suket, setelah distrubusi blanko e-KTP terhambat.

MAKASSAR – Minat warga mengurus dokumen kependudukan cukup tinggi. Antrean pencetakan KTP-el sudah penuh hingga 8 Juni.

Pendaftaran pencetakan KTP elektronik (KTP-el) melalui sistem online atau dalam jaringan (daring). Pelayanan KTP-el di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Makassar mulai dibuka sejak 18 Mei lalu.

Namun, pelayanannya masih dilakukan terbatas. Hanya untuk 100 antrean setiap hari.

Pantauan FAJAR, aktivitas masyarakat di kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) berjalan lancar. Tidak begitu ramai. Namun, pengunjung berdatangan silih berganti.

Kepala Disdukcapil Makassar, Aryati Puspasari mengatakan, kondisi ini wajar terjadi lantaran pelayanan kependudukan khusus KTP-el sempat dihentikan selama masa tanggap darurat Covid-19.

“Untuk KTP-el sampai dengan tanggal 8 Juni sudah penuh antreannya. Tetapi untuk dokumen lain tetap kita layani melalui website dukcapilmakassar.co.id,” ujarnya kepada FAJAR, Selasa, 2 Juni.

Saat ini, pihaknya sedang melakukan pengembangan terkait pelayanan KTP-el. Rencananya, mulai 9 Juni nanti, kuota antrean pengurusan KTP-el akan ditingkatkan menjadi 150 dalam sehari.

“Insyaallah kami menyesuaikan secara perlahan. Karena kami juga berhitung kondisi Makassar yang masih zona merah. Jangan sampai kami dapat teguran,” bebernya.

Di sisi lain, masih ada beberapa masyarakat yang belum mengetahui syarat pelayanan KTP-el. Seorang pengunjung, Rahmat mengatakan, setahunya pengurusan KTP-el cukup membawa atau menunjukkan surat keterangan (suket) saja, tanpa ada proses pendaftaran daring dahulu.

“Saya kira bisa langsung asal ada kita bawa surat keterangan perekaman. Ternyata harus daftar online. Baru ternyata juga sudah penuh sampai tanggal 8 antreannya,” ujar warga Kecamatan Rappocini itu. (Fajar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here